"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Berita Arema FC Terkini: Pemain Cidera Jelang Derby Jatim, Andre Caldas Jadi Pelatih Sementara

Berita Arema FC Hari Ini: Pemain Sakit dan Pelatih Sementara

Arema FC kembali menjadi sorotan dalam berita terkini, terutama karena kondisi pemain yang mengalami sakit akibat cuaca ekstrem jelang laga melawan Madura United. Selain itu, Andre Caldas akan menjadi pelatih sementara saat Marcos Santos masih belum kembali dari Brasil.

Pemain Sakit Jelang Derby Jatim



Situasi sulit sedang dialami oleh Arema FC menjelang pertandingan Super League 2025/2026 melawan Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (23/12/2025). Beberapa pemain seperti Betinho, Anwar Rifai, dan Valdeci tumbang akibat kondisi kesehatan mereka yang tidak stabil.

Kondisi ini disinyalir dipengaruhi oleh cuaca ekstrem yang melanda Malang Raya dalam beberapa hari terakhir. Cuaca yang tidak menentu menyebabkan kebugaran pemain Arema FC harus diuji. Meski belum diketahui pasti apakah mereka akan absen atau tidak, namun kondisi tersebut bisa mengganggu persiapan tim.

Belum kembalinya pelatih kepala Marcos Santos dan bomber Arema FC Dalberto juga turut mempengaruhi kondisi tim. Namun, manajemen Arema FC tetap optimistis bahwa Singo Edan dapat meraih poin penuh dalam pertandingan nanti.

“Target kami jelas tiga poin. Apalagi kami bermain di kandang sendiri,” kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi (Inal) kepada media, Sabtu (20/12/2025).

Tumbangnya para pemain Arema FC ini membuat manajemen sampai berkoordinasi dengan Dokter Tim Arema FC. Maklum saja, Singo Edan ditargetkan untuk dapat meraih poin di dua laga kandang terakhir di penghujung tahun 2025 ini.

Kemenangan terakhir Arema FC di Stadion Kanjuruhan telah terjadi empat bulan lalu saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC. Saat itu, Dendi Santoso dan kawan-kawan menang dengan skor 2-1 pada 22 Agustus 2025.

Setelah itu, Arema FC mengalami empat kekalahan beruntun di kandang sendiri dan belum meraih kemenangan sampai saat ini.

“Informasi dari dokter tim, kemungkinan ada infeksi bakteri yang menyerang pemain, seperti infeksi yang menular ke beberapa pemain,” ujarnya.

Inal menambahkan, tumbangnya para pemain ini disebabkan faktor cuaca di Kota Malang yang tidak menentu. Pagi sampai siang hari matahari cukup terik, namun saat sore menjelang malam hujan deras selalu mengguyur Kota Malang. Kondisi itu cukup mempengaruhi kebugaran pemain di tengah kompetisi Super League 2025/2026 yang kini sudah kembali bergulir pasca libur.

“Sebelumnya pemain ini kan liburan, saya juga gak tahu ke mana.”
“Lalu kembali ke Malang yang saat ini cuacanya cukup ekstrem.”
“Kadang panas tinggi sampai 30 derajat Celcius lalu hujan lebat,”
“Semoga kondisi mereka membaik sebelum pertandingan nanti,” tandasnya.

Andre Caldas sebagai Pelatih Sementara



Pelatih Marcos Santos tidak akan memimpin Arema FC saat menghadapi Madura United dalam pekan 15 Super League 2025/2026. Duel Arema FC vs Madura United digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (23/12/2025) sore.

Hingga H-2 menjelang pertandingan, pelatih berusia 46 tahun belum juga kembali ke Malang pasca libur kompetisi kemarin. Pelatih asal Brasil tersebut masih berada di negaranya untuk mendampingi orang tuanya yang sedang sakit.

Untuk sementara ini, asisten pelatih Arema FC, Andre Caldas, yang memimpin Dendi Santoso dan kawan-kawan saat menjalani latihan. Ia didampingi oleh dua asisten pelatih lainnya, yakni Kuncoro dan Siswantoro, yang tetap konsisten mendampingi Arema FC dalam memantapkan persiapan.

Andre Caldas mengaku tidak ada persoalan serius meski tanpa kehadiran Marcos Santos dari pinggir lapangan. “Tidak ada yang berbeda dari apa yang sudah kami lakukan sebelumnya.” Ia sudah pernah bekerja dengannya di klub lain dan beberapa kali menggantikannya di pertandingan lain.

Menurut pelatih berusia 39 tahun itu, komunikasi dengan Marcos Santos tetap berjalan intens setiap hari. Terutama yang terkait dengan aspek teknis dan strategi tim menuju pertandingan nanti.

Belum hadirnya Marcos Santos membuat Andre Caldas harus kembali memimpin para pemain dari pinggir lapangan. Seperti yang ia lakukan saat Piala Presiden 2025 kemarin. Ia sempat memimpin persiapan Arema FC ketika Marcos pulang ke Brasil.

“Dia memang sangat penting bagi tim, tapi kami semua sepakat dan yakin akan menjalani pertandingan yang kuat dan bagus melawan Madura United,” ujarnya.

Selain Marcos Santos, bomber Arema FC Dalberto juga belum kembali ke tim. Ia diprediksi akan absen dalam pertandingan nanti. Meski tanpa pelatih kepala dan bomber andalannya, Arema FC diprediksi tetap tampil solid.

Stabilitas tim kepelatihan dan komunikasi intens antara Andre Caldas Costa dan Marcos Santos menjadi modal penting Singo Edan. Arema FC juga memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, yang berpotensi meningkatkan motivasi pemain.

Apalagi Singo Edan belum pernah menang di kandang sendiri sejak Agustus 2025 kemarin. Namun Madura United bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Madura United dikenal memiliki transisi cepat serta permainan yang disiplin.

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *