Kamerun berhasil menutup fase grup Piala Afrika 2025 dengan kemenangan 2-1 atas Mozambik di Stade d’Adrar, Agadir, kemarin (1/1). Hasil tersebut membuat Indomitable Lions – julukan Kamerun – finis sebagai runner-up grup F atau di bawah Pantai Gading yang menang dramatis 3-2 atas Gabon.
Dengan hasil ini, Kamerun akan menghadapi rute Rabat di fase gugur. Tim yang merupakan juara kedua terbanyak di Piala Afrika (5 gelar) setelah Mesir (7 gelar) itu akan menghadapi Afrika Selatan (Afsel) dalam babak 16 besar di Al Medina Stadium, Rabat, pada Senin (5/1). Kamerun juga berpotensi bertemu tuan rumah Maroko di Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat, dalam babak 8 besar (10/1), asalkan Maroko bisa melewati Tanzania di babak 16 besar pada Minggu (4/1).
“Kami akhirnya lolos ke babak 16 besar dan itu yang terpenting saat ini,” kata pelatih Kamerun David Pagou.
Bafana-Bafana Hanya Sekali Kalah pada 2025
Afsel bakal menjadi lawan yang sulit bagi Kamerun. Bafana-Bafana – julukan Afsel – adalah semifinalis edisi sebelumnya (2023) ketika Kamerun terhenti di babak 16 besar. Afsel juga telah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Yang perlu dicermati oleh Kamerun, Afsel hanya sekali kalah sepanjang 2025.
Satu-satunya kekalahan dialami oleh Mesir 0-1 dalam matchday kedua grup B Piala Afrika 2025 (27/12). Afsel memang pernah kalah 0-3 di awal 2025 oleh Lesotho dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, kekalahan tersebut dianggap sebagai keputusan di atas kertas karena Afsel dihukum gara-gara memainkan pemain yang tidak sah.
Reuni Broos
Afsel juga memiliki sosok pelatih yang memahami Kamerun, yaitu Hugo Broos. Delapan tahun silam, pelatih 73 tahun asal Belgia itu membawa Kamerun juara Piala Afrika 2017. Meski berhasil meraih prestasi tertinggi bersama Kamerun, Broos merasa pencapaian terbaiknya saat ini lebih berkesan.
“Apa yang saya lakukan di tim ini (Afsel) membuat saya jauh lebih puas. Bersama Kamerun, hasil seperti itu (juara Piala Afrika, Red) sudah bisa diduga. Tetapi, di tim ini (Afsel), tidak banyak yang menyangka kami bisa melangkah sejauh ini,” ujar Broos kepada Goal.
Regenerasi Skuad
Gol penentu kemenangan Kamerun atas Mozambik kemarin dicetak oleh penyerang 19 tahun Christian Kofane menit ke-55. Selain Kofane, Kamerun mengandalkan pemain muda lain di Piala Afrika 2025 seperti bek kiri Stade Rennes Mahamadou Nagida (19 tahun) dan gelandang Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba, 21 tahun.
Menurut Pagou, skuad Kamerun saat ini sedang menjalani proses regenerasi. “Para pemain muda adalah masa depan sepak bola Kamerun. Mereka memiliki kualitas yang hebat dan banyak potensi,” katanya kepada All Africa.
Rekor Kofane
Bagi Kofane, gol kemarin merupakan gol pertama yang dia cetak untuk Indomitable Lions. Selain terpilih sebagai man of the match, penyerang Bayer Leverkusen itu menorehkan sejarah sebagai pencetak gol termuda Kamerun di Piala Afrika sejak Samuel Eto’o (18 tahun) pada edisi 2000.
“Samuel Eto’o adalah legenda dan inspirasi bagi semua pemain muda Kamerun. Dibandingkan dengannya adalah sebuah kehormatan. Akan tetapi, aku ingin membangun jalanku sendiri,” kata penyerang berpostur 189 sentimeter itu dikutip dari Camfoot.
FASE KNOCKOUT PIALA AFRIKA 2025
Berikut jadwal pertandingan fase knock-out Piala Afrika 2025:
Babak 16 Besar
- 4 Januari (02.00 WIB): Mali vs Tunisia, Stade Mohammad V, Casablanca
- 5 Januari (23.00 WIB): Afrika Selatan vs Kamerun, Al Medina Stadium, Rabat
- 6 Januari (23.00 WIB): Aljazair vs Republik Demokratik Kongo, Moulay El Hassan Stadium, Rabat
- 7 Januari (02.00 WIB): Nigeria vs Mozambik, Fez Stadium, Fez
- 4 Januari (23.00 WIB): Maroko vs Tanzania, Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat
Babak Perempat Final
- 9 Januari (23.00 WIB): Senegal vs Sudan, Grand Stade de Tanger, Tangier
- 10 Januari (23.00 WIB): Grand Stade de Marrakech, Marakesh
- 7 Januari (02.00 WIB): Pantai Gading vs Burkina Faso, Grand Stade de Marrakech, Marakesh
- 10 Januari (02.00 WIB): Mesir vs Benin, Stade d’Adrar, Agadir
Babak Semifinal
- 15 Januari (00.00 WIB): Grand Stade de Tanger, Tangier
- 18 Januari (23.00 WIB): Stade Mohammad V, Casablanca
Babak Final
- 19 Januari (03.00 WIB): Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat
HASIL DAN KLASEMEN AKHIR FASE GRUP PIALA AFRIKA 2025 (1/1)
Grup A
- Maroko: 3 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 0 kalah, 6-1, 7 poin
- Mali: 3 pertandingan, 0 menang, 3 imbang, 0 kalah, 2-2, 3 poin
- Komoro: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 0-2, 2 poin
- Zambia: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 1-4, 2 poin
Grup B
- Mesir: 3 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 0 kalah, 3-1, 7 poin
- Afrika Selatan: 3 pertandingan, 2 menang, 0 imbang, 1 kalah, 5-4, 6 poin
- Angola: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 2-3, 2 poin
- Zimbabwe: 3 pertandingan, 0 menang, 1 imbang, 2 kalah, 4-6, 1 poin
Grup C
- Nigeria: 3 pertandingan, 3 menang, 0 imbang, 0 kalah, 8-4, 9 poin
- Tunisia: 3 pertandingan, 1 menang, 1 imbang, 1 kalah, 6-5, 4 poin
- Tanzania: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 3-4, 2 poin
- Uganda: 3 pertandingan, 0 menang, 1 imbang, 2 kalah, 3-7, 1 poin
Grup D
- Senegal: 3 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 0 kalah, 7-1, 7 poin
- Republik Demokratik Kongo: 3 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 0 kalah, 5-1, 7 poin
- Benin: 3 pertandingan, 1 menang, 0 imbang, 2 kalah, 1-4, 3 poin
- Botswana: 3 pertandingan, 0 menang, 0 imbang, 3 kalah, 0-7, 0 poin
Grup E
- Aljazair: 3 pertandingan, 3 menang, 0 imbang, 0 kalah, 7-1, 9 poin
- Burkina Faso: 3 pertandingan, 2 menang, 0 imbang, 1 kalah, 4-2, 6 poin
- Sudan: 3 pertandingan, 1 menang, 0 imbang, 2 kalah, 1-5, 3 poin
- Guinea Khatulistiwa: 3 pertandingan, 0 menang, 0 imbang, 3 kalah, 2-6, 0 poin
Grup F
- Pantai Gading: 3 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 0 kalah, 5-3, 7 poin
- Kamerun: 3 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 0 kalah, 4-2, 7 poin
- Mozambik: 3 pertandingan, 1 menang, 0 imbang, 2 kalah, 4-5, 3 poin
- Gabon: 3 pertandingan, 0 menang, 0 imbang, 3 kalah, 4-7, 0 poin
KLASEMEN PERINGKAT KETIGA TERBAIK
1. Mozambik: 3 pertandingan, 1 menang, 0 imbang, 2 kalah, 4-5, 3 poin
2. Benin: 3 pertandingan, 1 menang, 0 imbang, 2 kalah, 1-4, 3 poin
3. Sudan: 3 pertandingan, 1 menang, 0 imbang, 2 kalah, 1-5, 3 poin
4. Tanzania: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 3-4, 2 poin
5. Angola: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 2-3, 2 poin
6. Komoro: 3 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 1 kalah, 0-2, 2 poin
KETERANGAN:
*) Lolos ke babak 16 besar
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











