"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Jawa Timur Jadi Tujuan Utama Liburan, Stasiun Ketapang Padati Penumpang

Tingkat Kepuasan Pengguna Kereta Api Selama Libur Nataru 2025/2026

Selama masa libur pergantian tahun 2025 hingga 2026, relasi kereta api Banyuwangi-Malang-Purwokerto semakin diminati oleh para penumpang. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya aktivitas wisata dan perjalanan keluarga yang terjadi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Menurut data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), Stasiun Ketapang di Banyuwangi menjadi salah satu stasiun dengan volume pergerakan pelanggan tertinggi. Selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), jumlah pelanggan yang naik mencapai 25.605 orang atau meningkat sebesar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara jumlah pelanggan yang turun mencapai 28.041 orang, meningkat 10 persen dari Nataru tahun lalu.

Stasiun Ketapang menempati posisi ketiga dalam daftar stasiun dengan volume terbanyak di Daerah Operasional (Daop) 9 Jember. Stasiun Jember dan Stasiun Banyuwangi menduduki posisi pertama dan kedua. Stasiun Jember melayani 67.743 pelanggan naik dan 63.765 pelanggan turun, sedangkan Stasiun Banyuwangi melayani 31.029 pelanggan naik dan 31.715 pelanggan turun.

Pertumbuhan Perjalanan Pelanggan

Secara regional, Daop 8 Surabaya melayani 450.668 pelanggan selama masa libur akhir tahun, meningkat 12 persen dari tahun sebelumnya. Daop 9 Jember melayani 207.980 pelanggan atau meningkat 11 persen, sementara Daop 5 Purwokerto melayani 322.780 pelanggan, meningkat 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa kinerja tersebut menunjukkan pertumbuhan perjalanan pelanggan secara merata di wilayah yang terhubung dengan Banyuwangi, Malang, dan Purwokerto.

Layanan Kereta Api Favorit

Di Daop 5 Purwokerto, peningkatan jumlah pelanggan juga terlihat pada layanan kereta api jarak jauh. Selama masa libur akhir tahun, KA Kutojaya Selatan melayani 15.053 pelanggan, disusul KA Serayu dengan 12.479 pelanggan, dan KA Kamandaka sebanyak 12.262 pelanggan. Diikuti oleh KA Sawunggalih dan KA Joglosemarkerto yang masing-masing melayani lebih dari 10.000 pelanggan.

Untuk layanan di Jawa Timur, relasi Banyuwangi–Malang dilayani sejumlah kereta api jarak jauh dengan tingkat keterisian yang tinggi. Pada relasi Malang–Jember–Ketapang, KA Ijen Ekspres melayani 1.629 pelanggan kelas eksekutif dan 4.956 pelanggan kelas ekonomi, sementara KA Tawang Alun melayani 10.004 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 105 persen.

Relasi Banyuwangi–Surabaya juga mengalami peningkatan penggunaan. KA Probowangi melayani 11.954 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 104 persen, sedangkan KA Mutiara Timur dari Surabaya Pasarturi dan Surabaya Gubeng melayani total 13.130 pelanggan pada berbagai jadwal keberangkatan.

Dampak Wisata Terhadap Arus Penumpang

Peningkatan arus penumpang kereta api ini dipengaruhi oleh aktivitas wisata dan perjalanan keluarga. Dari Stasiun Ketapang, pelanggan melanjutkan perjalanan menuju destinasi pesisir dan bahari Banyuwangi seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater. Selain itu, kawasan perkotaan yang dikenal dengan ragam kuliner dan agenda pariwisata daerah juga menjadi tujuan utama.

Di sisi lain, Malang dan Purwokerto menjadi tujuan perjalanan pelanggan menuju pusat pendidikan, kegiatan ekonomi, serta mobilitas regional.

Pergerakan Wisatawan di Jawa Timur

Pergerakan wisatawan selama libur akhir tahun 2025 di Jawa Timur mencapai 19,8 juta perjalanan. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur hingga 4 Januari 2026, total pergerakan wisatawan diperkirakan mencapai 19,88 juta perjalanan, sedangkan jumlah kunjungan ke destinasi wisata tercatat sebanyak 10 juta orang.

Wisatawan mancanegara (wisman) tercatat sebanyak 26.035 orang, sedangkan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 9,9 juta orang. Destinasi wisata favorit wisman antara lain Air Terjun Tumpak Sewu Semeru di Kabupaten Lumajang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Teras Semeru di Lumajang, Taman Nasional Baluran di Situbondo, serta Florawisata San Terra di Kabupaten Malang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa kenaikan kunjungan wisman menunjukkan tren positif yang sangat baik, terlebih dengan dukungan infrastruktur jalan tol yang kini terkoneksi secara optimal.




Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *