"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Hamka Hamzah Berharap Herdman Bawa Timnas Indonesia Juara ASEAN Championship 2026

Kehadiran Pelatih Baru, Harapan untuk Timnas Indonesia

Mantan bek Timnas Indonesia, Hamka Hamzah, menyampaikan harapan besar terhadap pelatih baru skuad Garuda, John Herdman. Ia berharap bahwa dengan kehadiran pelatih asal Inggris ini, Timnas Indonesia bisa membawa pulang trofi di ASEAN Championship 2026.

Timnas Indonesia akan bergabung dalam Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Kamboja, Singapura, dan pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Setelah melihat hasil drawing ini, Hamka Hamzah menilai bahwa ini bisa menjadi kesempatan bagus bagi pelatih baru untuk menunjukkan kualitasnya dalam turnamen regional.

Sebelumnya, banyak suporter Timnas Indonesia yang kecewa karena gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Dengan adanya pelatih baru, Hamka mengajak suporter untuk memberikan kepercayaan kepada John Herdman.

“Mungkin seperti yang saya sampaikan tadi bahwa masyarakat kita bertanya-tanya sebelumnya pelatihnya siapa, karena harus memang lebih bagus dari pelatih sebelumnya,” ujar Hamka Hamzah kepada awak media.

Ia juga menyebut bahwa penunjukan pelatih saat ini dinilai positif oleh media sosial dan media massa. Mantan pemain Persija Jakarta ini mengajak suporter untuk melupakan kegagalan tahun lalu dan mendukung pelatih baru agar bisa membawa skuad Garuda lebih berprestasi.

“Jadi yuk sama-sama kita dukung, lupakan dulu yang lalu-lalu, kita dukung ke depan ini agar tim nasional bisa setidaknya berprestasi di ajang yang paling dekat,” kata Hamka.

Kesempatan untuk Menciptakan Sejarah

Hamka berharap John Herdman bisa mencetak sejarah dengan membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara di ASEAN Championship 2026. Menurutnya, sebagai mantan pemain Timnas Indonesia, ia selalu optimistis dengan perjuangan skuad Garuda di segala turnamen.

“Ya selalu, kita harus selalu, apalagi saya sebagai mantan pemain sepak bola itu sendiri. Jadi setiap ajang turnamen dan membela tim nasional, ya kita harus optimistis,” tegas Hamka.

Turnamen ini juga menjadi penting bagi pelatih baru dan suporter, karena menjadi pembuktian bahwa langkah PSSI dalam mendatangkan pelatih yang pernah membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022 tersebut tidak salah.

Tantangan dalam Komposisi Skuad

Namun, Hamka juga menyoroti fakta penting lainnya, yaitu masalah kesuapan pemain. Menurutnya, komposisi skuad akan sangat penting buat Timnas Indonesia, karena turnamen dua tahunan ini bakal bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Situasi ini tidak bertepatan dengan FIFA Matchday, sehingga akan sangat sulit bagi John Herdman memboyong pemain terbaiknya untuk tampil di Piala AFF ini. Pasalnya, pemain yang bermain di Eropa pun tak akan dilepas ke Timnas Indonesia, sehingga ini akan jadi ujian berat.

Akan tetapi, Hamka tetap percaya bahwa kemampuan para pemain yang bermain di Super League termasuk pemain keturunan juga tak kalah bagus. Untuk itu, ia tetap percaya diri John Herdman bakal bisa membawa Timnas Indonesia melangkah jauh di ASEAN Championship 2026 ini.

“Jadi yang paling utama adalah para pemainnya dulu, apakah pemain yang bermain di luar bisa dipakai atau hanya yang ada di liga kita,” jelas Hamka.

“Tapi saya yakin bahwa liga kita juga sudah banyak berbenah, banyak pemain-pemain yang berkualitas, bahkan sekelas Thom Haye, terus Rafael, dia bisa kita ajak untuk mengikuti ajang AFF mungkin karena dia bermain di liga Indonesia.”

Optimisme Meski Catatan Kurang Bagus

Meski Timnas Indonesia memiliki catatan kurang bagus di ASEAN Championship ini, Hamka tetap optimistis. Menurutnya, skuad Garuda memang enam kali gagal juara dan hanya menjadi runner-up pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016 dan 2020.

Untuk itu, dengan pelatih baru berpengalaman ini, Hamka berharap John Herdman bisa membawa skuad Garuda mengangkat trofi untuk pertama kalinya nanti.

“Kita harapkan semua bahwa tahun ini, tahunnya Indonesia dengan pelatih baru,” ujarnya.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *