Pemain yang Diincar AC Milan
Sebuah kabar mengejutkan muncul mengenai striker yang sebelumnya dianggap sebagai mimpi buruk bagi Manchester United, yaitu Jean-Philippe Mateta. Saat ini, Mateta bermain untuk Crystal Palace dan kini dikabarkan semakin dekat untuk bergabung dengan AC Milan. Jelang ditutupnya jendela transfer Januari 2026, pemain asal Prancis itu menyatakan keinginannya untuk pindah ke klub asuhan Massimiliano Allegri.
Mateta disebut telah berbicara langsung dengan manajemen Crystal Palace untuk melepasnya ke AC Milan. Terbaru, striker tersebut diklaim telah menyepakati proposal kerja sama dari pihak Rossoneri. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Mateta setuju diikat dengan kontrak selama 4 tahun. Besaran gajinya sekitar 3 hingga 3,5 juta euro per musim, plus bonus.
Keinginan kuat Mateta untuk bergabung dengan tim asuhan Allegri mempercepat rencana transfer. AC Milan juga sudah berdiskusi dengan klub pemilik Mateta, Crystal Palace. Kedua kubu mencapai titik tengah negosiasi dengan nominal transfer sebesar 30 juta euro (Rp597,7 miliar). Namun, angka tersebut hanya berlaku jika AC Milan merekrutnya pada musim panas nanti.
Jika bisa, I Rossoneri ingin mendatangkannya sesegera mungkin pada pertengahan musim. Untuk mencapai tujuan tersebut, AC Milan siap menyuntikkan dana tambahan 5 juta euro guna merayu Palace untuk melepasnya lebih cepat.
Kondisi Mateta dalam Skuad Crystal Palace
Mateta tidak lagi disertakan pelatih Oliver Glasner dalam skuad untuk pertandingan melawan Nottingham Forest pekan ini. Sebuah kondisi yang mengisyaratkan peluangnya hijrah semakin besar. Pelatih Crystal Palace mengungkapkan bahwa JP tidak akan menjadi bagian dari tim, tetapi bukan karena ada transfer mendadak.
“Dia tidak dalam kondisi mental yang tepat untuk bermain, dan tidak masuk akal baginya untuk melakukannya. Saya harus melindungi tim dan saya harus melindungi dia,” ujar Glasner. “Itulah mengapa dia tidak akan bergabung dengan kami di Nottingham.”
“Jika seorang pemain tidak bisa fokus pada sepak bola, tidak ada gunanya dia bermain. Untuk jelasnya, mungkin dia masih menjadi pemain Palace pada 2 Februari, tetapi juga mungkin dia sudah meninggalkan klub dan striker lain akan menggantikannya.”
Proses Transfer dan Tantangan
AC Milan masih menghadapi syarat lain sebelum dapat menggolkan transfer Mateta. I Rossoneri kudu cepat-cepat mencari pelabuhan baru bagi Christopher Nkunku supaya keseimbangan materi lini depan terjaga. Di sisi lain, Palace juga membutuhkan striker anyar untuk menutup lubang kepergian Mateta.
Target terdekat Si Elang adalah Jorgen Strand Larsen, penyerang Wolverhampton yang uniknya pernah dididik akademi Milan. Jurnalis Italia, Nicolo Schira, melaporkan AC Milan sudah merencanakan tes medis untuk Mateta pada Minggu (1/2/2026) besok. “Sang penyerang mendesak untuk bergabung dengan AC Milan, yang yakin dapat menuntaskan kesepakatan dalam 48 jam ke depan,” cuit jurnalis spesialis mercato itu.
Koleganya, Fabrizio Romano, menambahkan Milan sedang menunggu lampu hijau dari pihak Palace. Hal ini menunjukkan bahwa proses transfer masih dalam tahap akhir.
Alasan AC Milan Mengincar Mateta
Ada alasan kuat mengapa AC Milan sangat ingin mendatangkan Mateta. Kehadirannya bisa membuat I Diavolo memiliki striker gacor yang menjamin lahirnya dua digit gol dalam tiga musim terakhir. Kendati baru meminjam Niclas Fullkrug, Allegri membutuhkan amunisi alternatif yang mumpuni guna menandingi ketajaman Inter, sang capolista.
Jika Fullkrug cuma dipinjam, Mateta diidentifikasi sebagai calon pemain nomor sembilan yang dibutuhkan AC Milan untuk beberapa musim ke depan. Rekam jejaknya cukup meyakinkan. Mateta secara beruntun mencetak 19 dan 17 gol pada musim 2023-2024 dan 2024-2025 bagi Palace. Musim ini argonya pun sudah mencapai dua digit, yakni 10 gol dalam 34 partai lintas kompetisi.
Kiprah Jean-Philippe Mateta di Inggris juga menakutkan bagi klub-klub elite. Sejak gabung Crystal Palace pada 2020-2021, Mateta berhasil menjebol gawang semua klub anggota The Big Six Liga Inggris. Manchester United adalah tim raksasa yang paling sering disiksa pemain berdarah campuran Kongo-Prancis itu. Dia mencetak 4 gol dalam 7 pertemuan melawan Setan Merah di Premier League. Semua gol dibikinnya dalam tiga musim terakhir, di mana Palace membungkam Man United 4-0 dan 2-0, serta momen terbaru saat Si Elang kalah 1-2, November lalu.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











