Perjalanan Seorang Pendaki yang Menciptakan Brand Lokal
Yudi Kurniawan, salah satu tokoh penting dalam dunia pendakian dan kegiatan luar ruang di Indonesia, meninggal dunia pada hari Minggu, 8 Februari 2026. Kabar duka ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Avtech. Yudi tidak hanya dikenal sebagai seorang pendaki gunung, tetapi juga sebagai pendiri brand peralatan outdoor lokal Avtech. Ia membangun merek tersebut berkat cintanya terhadap kegiatan mendaki.
Yudi Kurniawan adalah sosok yang sangat berpengaruh bagi keluarga besar AVTECH Indonesia. Ia bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga seorang ayah dan petualang sejati. Ia mengajarkan bahwa setiap puncak bisa diraih dengan kerendahan hati dan kerja keras. Semangatnya dalam memajukan industri outdoor tanah air akan terus dijaga sebagai api perjuangan AVTECH ke depan.
Awal Mula Pendirian Avtech
Nama Yudi Kurniawan pertama kali muncul sebagai pendiri produk outdoor Avtech pada tahun 1997. Awal mula bisnis ini dimulai ketika ia merasakan kesulitan dalam mencari perlengkapan mendaki. Pada masa itu, produk outdoor masih jarang dan harganya mahal, terutama pada tahun 1988-1989.
Dengan keterbatasan bahan dan tenaga jahit, Yudi mulai belajar menjahit dan terinspirasi dari ibunya. Produk pertamanya adalah dompet, yang kemudian membawanya untuk mengeksplorasi lebih jauh. Dengan modal awal sebesar Rp500.000, Avtech kini telah bertahan selama lebih dari 25 tahun dan produknya tersebar di banyak toko outdoor di seluruh Indonesia.
Perkembangan Bisnis Avtech
Awalnya, Yudi menyebarkan produknya ke distributor di sekitar daerah rumahnya. Saat itu, nama Avtech adventure mulai dikenali oleh pasar konsumen. Bahkan, bisnis Avtech dimulai dari rumah keluarganya di Sunter Jakarta Utara. Ketika bisnis berkembang, rumah tersebut berubah menjadi kantor dan gudang.
Selama lebih dari 15 tahun, Sunter menjadi kantor utama Avtech hingga 2012. Setelah itu, Avtech membuka cabang di Setu dan akhirnya menjadikan Setu Cilangkap Jakarta Timur sebagai kantor pusat.
Avtech awalnya bernama Adventure, namun karena nama tersebut sudah dipakai oleh perusahaan lain, Yudi mengubahnya menjadi Avtech, singkatan dari Adventure technology.
Perkembangan Produk dan Tantangan
Menurut wawancara podcast dengan Yudi Kurniawan yang diangkat oleh channel Youtube Tanah Pictures, produk Avtech mulai berkembang 5 tahun pertama penetrasi pasar. Pada tahun 2021, jumlah pengguna produk Avtech meningkat, sehingga bisnisnya semakin berkembang.
Awalnya, Avtech hanya membuat dompet, namun akhirnya berkembang dengan membuat ransel, tas, jaket, celana, dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Namun, saat bisnis mulai maju, Yudi terserang stroke saat pandemi covid. Hal ini menyebabkan setengah badannya tidak berfungsi dan bisnisnya harus diteruskan oleh adiknya.
Perubahan Strategi dan Pensiun
Setelah diskusi dengan adiknya, mereka memutuskan bisnis diteruskan oleh sang adik yang sukses membuat Avtech bangkit lagi. Di bawah kepemimpinan adiknya, manajemen dan produk Avtech diperbaiki.
Yudi menjelaskan beberapa perubahan yang dilakukan Avtech untuk bersaing dengan kompetitor adalah fokus pada bisnis Apparel. Alasannya, pola perilaku belanja pecinta outdoor sudah berubah, di mana mereka lebih suka menyewa alat-alat outdoor seperti ransel dan sepatu.
Akhirnya, Avtech beradaptasi dengan fokus pada apparel yang umumnya masih jarang disewakan dan kebutuhannya lebih banyak. Akhirnya, Yudi memutuskan pensiun dan fokus pada pemulihan penyakitnya hingga kabar meninggalnya kemarin.











