"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Bocor! Bruno Paraiba Cedera, Bernardo Tavares Tak Tahu Kapan Kembali Bela Persebaya Surabaya

Kondisi Bruno Paraiba yang Menyisakan Tanda Tanya

Kabar tidak menyenangkan datang dari klub Persebaya Surabaya setelah kondisi pemain asing mereka, Bruno Paraiba, terungkap. Sang gelandang asal Brasil diketahui sedang mengalami cedera, dan pelatih Bernardo Tavares mengakui bahwa ia belum bisa kembali bermain dalam waktu dekat. Hal ini memicu banyak pertanyaan di kalangan suporter Persebaya atau yang dikenal sebagai Bonek.

Bruno Paraiba menunjukkan performa yang menjanjikan saat debutnya. Dalam laga melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18, 25 Januari 2026, ia masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol dalam waktu hanya 19 menit. Gol tersebut menjadi awal yang mengesankan bagi Persebaya Surabaya, seolah menemukan sosok pembeda di lini depan.

Namun, setelah momen itu, Bruno justru menghilang dari daftar susunan pemain. Ia absen dalam empat pertandingan sejak bergabung dengan Persebaya pada 10 Januari 2026. Pada pekan ke-17 melawan Malut United, namanya bahkan tidak tercantum dalam skuad. Di pekan ke-19, ketika Persebaya menjamu Dewa United, ia juga tidak tampil. Situasi serupa terjadi pada pekan ke-20 saat laga tandang melawan Bali United, dan di pekan ke-21 kontra Bhayangkara FC.

Kekecewaan Suporter dan Pertanyaan yang Muncul

Keabsenan Bruno Paraiba selama beberapa pertandingan membuat suporter semakin khawatir. Apalagi, ia didatangkan sebagai pengganti Diego Mauricio yang sempat tersisih pada paruh musim ini. Seorang fanbase melalui akun @tribunpersebaya menyoroti hal ini dan menanyakan apa yang terjadi dengan Bruno.

“Bruno Paraiba didatangkan sebagai pengganti Diego Mauricio yang harus tersisih pada paruh musim ini. Jika di awal musim, Diego Mauricio sempat absen dalam beberapa laga awal musim karena alasan kebugaran,” tulis @tribunpersebaya.

“Kali ini, Bruno Paraiba pun sempat menjalani debut impresif dengan mencetak gol di laga perdananya. Namun, pada pertandingan berikutnya ia tidak tampil, dan hingga kini belum ada pernyataan resmi dari @officialpersebaya terkait kondisinya.”

Pertanyaan tersebut akhirnya mendapat jawaban dari pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares. Ia mengonfirmasi bahwa Bruno memang sedang mengalami cedera. Meskipun demikian, Tavares tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang jenis cedera yang dialaminya atau perkiraan waktu pemulihan.

Riwayat Cedera yang Mengkhawatirkan

Bruno Paraiba memiliki riwayat cedera sebelumnya, yaitu robekan ligamen pergelangan kaki lateral. Cedera tersebut terjadi pada 26 Mei 2022 hingga 4 Juli 2022, dengan durasi sekitar 40 hari. Saat itu, ia harus absen dalam delapan pertandingan bersama klub Jepang, Ventforet Kofu.

Riwayat cedera ini tentu menambah kekhawatiran publik Surabaya. Hingga kini, belum ada penjelasan detail apakah cedera yang dialami saat ini berkaitan dengan masalah lama atau bukan.

Profil dan Potensi Bruno Paraiba

Bruno Pereira de Albuquerque lahir di João Pessoa, Brasil, pada 20 Juli 1994. Ia memiliki tinggi badan 1,89 meter dan berposisi utama sebagai gelandang tengah, meski juga bisa dimainkan sebagai penyerang tengah. Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp 3,04 miliar.

Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan daya gedor Persebaya Surabaya yang sedang bersaing di papan tengah klasemen. Meski statistiknya masih sangat terbatas—dari satu pertandingan, ia sudah menyumbang satu gol dengan total waktu bermain 19 menit—efektivitas tersebut membuat publik semakin penasaran dengan potensi sebenarnya.

Sikap Realistis Pelatih

Di sisi lain, Bernardo Tavares memilih untuk realistis menghadapi situasi cedera yang sedang terjadi. Ia menegaskan bahwa tidak ingin menjadikan kondisi tim sebagai alasan. Persebaya Surabaya tetap dituntut konsisten di tengah jadwal padat kompetisi. Dengan atau tanpa Bruno Paraiba, Green Force harus menemukan formula terbaik agar tidak kehilangan momentum.

Kini, bola ada di tangan ruang medis dan manajemen klub untuk memberikan kepastian. Bonek hanya bisa menunggu kabar resmi sambil berharap sang gelandang Brasil segera kembali merumput dan membuktikan kualitasnya lagi bersama Persebaya Surabaya.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *