Kronologi Video Viral di Puskesmas Kota Padang
Video yang beredar di media sosial menunjukkan situasi kritis seorang warga yang membutuhkan pertolongan medis di Puskesmas Kota Padang. Dalam video tersebut, terlihat seorang pasien mengalami luka cukup serius akibat tertimpa kayu saat bekerja sebagai penebang pohon. Perekam video menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan puskesmas, dengan menyebut bahwa tidak ada petugas yang berjaga saat pasien dalam kondisi kritis.
Pihak keluarga korban menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi Asikin Jaya masih dalam keadaan kritis. Korban diketahui bernama Asikin Jaya (47), warga Kelurahan Kota Padang, Kecamatan Padang. Ia mengalami kecelakaan kerja setelah tertimpa pohon di wilayah Trans Lubuk Mumpo sekitar siang hari. Salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa korban dalam kondisi kritis saat dievakuasi dari lokasi kejadian.
Tiba di Puskesmas, Tidak Ada Petugas yang Berjaga
Menurut keterangan keluarga, korban langsung dibawa ke Puskesmas Kota Padang dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, setibanya di puskesmas, pihak keluarga mengaku tidak langsung menemukan tenaga medis yang berjaga. “Kami sampai sekitar jam 3 sore. Waktu itu tidak ada satu pun petugas yang terlihat. Kami sempat mencari-cari dulu,” ujar sumber kepada wartawan.
Karena kondisi korban dinilai kritis, keluarga menyatakan terpaksa mengeluarkan sendiri ranjang pasien untuk membaringkan korban. Sekitar 15 menit kemudian, lanjutnya, muncul seorang perawat yang kemudian disusul satu perawat lainnya tidak lama setelah itu. “Itu kami bahkan keluarkan sendiri pak ranjang pasien, setelahnya baru ada petugasnya pak, itu sekitar 15 menitan,” tambahnya.
Disarankan Dirujuk, Ambulans Disebut Tidak Ada
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, salah satu perawat menyarankan agar korban segera dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap. Keluarga kemudian memutuskan membawa korban ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau karena kondisi dinilai sangat kritis. Namun, keluarga menyebut ambulans tidak tersedia di puskesmas saat itu.
“Ambulans tidak ada. Akhirnya kami meminjam mobil ambulans kecamatan bantuan Helmi-Mian untuk membawa korban ke Lubuklinggau,” jelasnya. Korban kemudian diberangkatkan menuju Kota Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Kondisi Korban Masih Kritis
Pihak keluarga menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi Asikin Jaya masih dalam keadaan kritis. Disebutkan, bagian mata korban tidak dapat digerakkan dan mengalami pendarahan. Selain itu, hidung korban juga mengeluarkan darah dan beberapa gigi dilaporkan patah akibat benturan. “Kondisinya masih kritis. Mata tidak bisa bergerak dan berdarah, hidung juga berdarah, giginya patah,” ungkapnya.
Puskesmas Bantah Tidak Ada Petugas
Sebelumnya diberitakan, beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang warga dalam kondisi luka serius di Puskesmas Kota Padang. Plt Kepala Puskesmas Kota Padang, Syahral Pasila S.Kep, sebelumnya menyatakan bahwa pasien tetap dilayani oleh petugas, meskipun diakui terdapat jeda waktu sebelum penanganan dilakukan. Ia juga menegaskan bahwa puskesmas memiliki jadwal piket UGD 24 jam.
“Tidak benar kalau posisi puskesmas kosong, memang kita akui ada keterlambatan sedikit, tapi tidak lama,” ungkap Syahral. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Lubuklinggau dan belum ada keterangan resmi lanjutan terkait evaluasi pelayanan dari pihak terkait.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











