Paul Scholes: Michael Carrick Telah Berhasil, Tapi Ada Pilihan Lebih Baik untuk Manajer Tetap
Paul Scholes, legenda Manchester United, mengakui bahwa Michael Carrick telah melakukan pekerjaan yang luar biasa sebagai pelatih sementara klub. Meski begitu, ia tetap percaya bahwa ada pilihan yang lebih baik untuk menjadi pelatih tetap di Old Trafford.
Carrick telah memimpin tim dalam tujuh pertandingan sejak diangkat sebagai pelatih sementara setelah pemecatan Ruben Amorim pada Januari lalu. Dari enam pertandingan yang dimainkan, Carrick berhasil meraih kemenangan. Kehadirannya membawa Manchester United naik ke posisi ketiga di klasemen Liga Inggris, melebihi rival-rival utama seperti Aston Villa, Liverpool, dan Chelsea.
Scholes menilai perubahan yang terjadi di Manchester United sangat luar biasa. Ia juga menyatakan bahwa Carrick memberikan tekanan nyata kepada pemilik klub untuk memberikan jabatan permanen kepada mantan rekan setimnya tersebut.
Awalnya, penunjukan Carrick hanya bersifat sementara. Namun, kembalinya Manchester United ke jalur kemenangan membuat banyak pengamat dan penggemar yakin bahwa Carrick layak mendapatkan posisi sebagai pelatih tetap.
Meski demikian, Scholes ingin melihat bagaimana Carrick menghadapi masa-masa sulit sebelum mendukungnya secara penuh. Ia menilai bahwa Carlo Ancelotti adalah kandidat yang sempurna untuk posisi itu.
Ancelotti saat ini sedang mempersiapkan Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Ia dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang masa dengan berbagai gelar yang diraih di berbagai liga besar, termasuk Liga Champions lima kali.
“Michael Carrick melakukan pekerjaan yang hebat, perubahannya luar biasa,” kata Scholes dalam podcast The Good, The Bad & The Football.
“Ia memberikan tekanan nyata kepada mereka (pemilik klub) untuk mendapatkan pekerjaan itu.”
Scholes menambahkan bahwa orang-orang yang membuat keputusan mungkin perlu mempertimbangkan kembali karena ia merasa tidak semua butuh pelatih teknis atau paling berbakat.
“Kita berada di klub besar dengan pemain-pemain bagus yang tahu apa yang mereka lakukan. Mereka mungkin lebih membutuhkan seorang manajer yang bisa mengelola pemain daripada hal lainnya.”
Ia mencontohkan Sir Alex Ferguson, yang bukan pelatih teknis, tetapi memiliki kemampuan luar biasa dalam mengelola pemain. Scholes juga menilai bahwa pelatih seperti Ancelotti dan Zinedine Zidane lebih berfokus pada pengelolaan pemain daripada strategi teknis.
“Jika Anda melihat Real Madrid dengan Ancelotti, Zidane, mereka bukan pelatih paling teknis, tapi mereka pelatih yang baik dalam mengelola pemain.”
Scholes juga menyebut bahwa Ruben Amorim terlalu fokus pada taktik, yang tidak berhasil. Sementara Xabi Alonso di Real Madrid juga menunjukkan pendekatan serupa.
“Pertanyaan tentang Michael adalah apakah dia punya pengalaman? Saya tahu dia pernah melatih di Championship, tapi ini jelas berbeda.”
“Saya bisa membayangkan Carrick sebagai pelatih tim yang sangat bagus karena dia brilian dalam berinteraksi dengan orang dan pemain.”
Scholes menegaskan bahwa penilaian terhadap pelatih Manchester United harus berdasarkan kemampuan mereka memenangkan Liga Inggris, bukan sekadar finis di empat besar.
“Keunggulan Ancelotti adalah pengalamannya. Saya tahu itu terdengar jelas, tapi kita belum tahu bagaimana Carrick akan menghadapi kesulitan.”
Legenda lain, Nicky Butt, awalnya ragu-ragu tentang Carrick. Namun, sekarang ia memprediksi bahwa Carrick akan menjadi pelatih tetap musim depan.
“Apa yang telah dia lakukan sungguh luar biasa karena klub sedang dalam kekacauan,” ujar Butt.
“Jika saya seorang penjudi, saya akan bertaruh bahwa Carrick akan menjadi pelatih tetap.”
“Saya pikir dia pantas mendapatkan pekerjaan itu sekarang.”











