Persiapan Angkutan Lebaran 2026 oleh KAI Divre IV Tanjungkarang
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang tengah mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi angkutan Lebaran 2026. Dengan jumlah kursi yang mencapai lebih dari 60.000 tempat duduk, KAI Divre IV berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin mudik.
Pengoperasian Kereta Arus Mudik
Dalam perayaan Lebaran 2026, KAI Divre IV akan mengoperasikan dua kereta utama, yaitu KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas. Masing-masing kereta menawarkan kapasitas kursi yang cukup besar.
- KA Rajabasa akan menyediakan sekitar 37.000 kursi.
- KA Kuala Stabas akan menyediakan sekitar 23.000 kursi.
Selain itu, pihak KAI juga sedang mengajukan penambahan satu rangkaian kereta untuk KA Kuala Stabas. Namun, pengajuan tersebut masih dalam proses persetujuan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Prediksi Puncak Arus Mudik
Executive Vice President KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, menyampaikan bahwa puncak arus mudik di wilayah kerja Divre IV diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran, yaitu sekitar tanggal 17 April 2026. Hal ini berbeda dengan wilayah Pulau Jawa, di mana kebiasaan masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Hendy menjelaskan bahwa masyarakat di Sumatera Bagian Selatan cenderung melakukan perjalanan mendekati hari raya karena jarak antar kota relatif lebih dekat. Namun, hal ini tetap memerlukan persiapan ekstra, terutama karena potensi cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Langkah Mitigasi dan Keamanan
Untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, KAI Divre IV telah menyiapkan langkah mitigasi di sejumlah titik rawan. Titik-titik ini bukanlah hal baru dan selalu menjadi perhatian rutin setiap musim angkutan Lebaran.
Selain itu, pihak KAI juga menambah personel di lapangan, termasuk di area pintu perlintasan sebidang. Penambahan petugas ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dan meminimalisir potensi gangguan perjalanan kereta api.
Imbauan kepada Calon Penumpang
Hendy Helmy juga memberikan beberapa imbauan kepada calon penumpang:
- Jangan membawa barang bawaan secara berlebihan: Meski saat ini belum ada pembatasan ketat terkait jumlah barang, penumpang diminta tetap mengutamakan kenyamanan bersama. Barang bawaan yang terlalu banyak bisa mengurangi kenyamanan, baik untuk diri sendiri maupun penumpang lain karena memakan ruang di dalam kereta.
- Hindari menggunakan perhiasan atau aksesori mencolok: Hal ini dilakukan guna menghindari potensi tindak kriminalitas.
- Pesan tiket lebih awal: Untuk menghindari kepadatan dan memastikan perjalanan yang lebih lancar, masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal.
Jadwal Pemesanan Tiket
KAI Divre IV Tanjungkarang telah mengatur jadwal pemesanan tiket agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Berikut adalah jadwal pemesanan tiket:
- Tiket KA Rajabasa dapat dipesan mulai 45 hari sebelum keberangkatan.
- Tiket KA Kuala Stabas akan tersedia untuk pemesanan mulai 7 hari sebelum keberangkatan.
Penjualan tiket resmi akan segera dibuka dalam waktu dekat.
Arus Balik dan Fleksibilitas Waktu
Sementara itu, arus balik diperkirakan akan mengalami kepadatan pada tiga hari terakhir masa libur Lebaran. Hal ini dipengaruhi fleksibilitas waktu cuti dan pola kerja yang lebih dinamis, sehingga banyak pemudik memilih kembali mendekati akhir masa liburan.
Kesimpulan
Dengan berbagai langkah antisipasi dan persiapan yang matang, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.











