"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Herdman Pujikan Beckham dan Dony Usai Timnas Indonesia Cetak Gol Spektakuler

Pelatih Timnas Indonesia Pujikan Kedisiplinan Taktik dan Mental Pemain Muda



Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi terhadap kedisiplinan taktik yang ditunjukkan oleh Beckham Putra serta mental yang kuat dari Dony Tri Pamungkas dalam laga melawan Saint Kitts and Nevis. Laga ini menjadi momen penting bagi skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026.

Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 4-0 dalam laga perdana mereka melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026). Gol-gol yang dicetak oleh Beckham Putra pada menit ke-15 dan 25, serta dua gol lainnya dari Ole Romeny (53′) dan Mauro Zijlstra (75′) membuat laga ini menjadi sebuah pertandingan yang sangat memuaskan.

Laga ini tidak hanya menarik perhatian karena menjadi debut John Herdman sebagai pelatih anyar Skuad Garuda. Namun, juga karena para pemain muda yang mencetak gol. Mauro (21 tahun), Beckham (24 tahun), dan Ole (25 tahun) menjadi sorotan utama dalam laga ini.

Setelah laga berakhir, pelatih asal Inggris tersebut memberikan apresiasi setinggi langit kepada para pemain muda. Ia bahkan memberikan sinyal kuat bahwa Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas akan menjadi pilar utama dalam skuad Garuda untuk Piala AFF 2026. Ajang dua tahunan ini akan digelar pada Juli mendatang, dan karena bukan bagian dari FIFA Matchday, Herdman harus mengandalkan pemain lokal serta pemain muda.

“Kami selalu melihat ke masa depan dan saat ini. Masa depan adalah Piala AFF, di mana kita dapat memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk bermain dan mencoba pemain baru,” ujar John Herdman kepada awak media termasuk di SUGBK, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Selain fokus pada Piala AFF 2026, Herdman juga memanfaatkan ajang FIFA Series 2026 untuk melihat potensi para pemain diaspora. Ia tak selalu melihat Jay Idzes dan kawan-kawan, sehingga memberikan kesempatan kepada pemain diaspora bermain agar bisa memilih skuad terbaik untuk Piala Asia 2027.

Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut melakukan rotasi dengan mengganti delapan pemain dari skuad utama dan hanya tiga orang yang tetap dipertahankan. Ketiga pemain itu adalah Maarten Paes, Rizky Ridho, dan Dony Tri Pamungkas.

“Saya punya keputusan besar yang harus dibuat untuk turnamen Piala Asia 2027, itu yang menjadi tujuan akhir dari semua ini, pertandingan-pertandingan ini,” kata John Herdman.

Ia juga menilai pentingnya kemampuan pemain dalam menangani tekanan bermain di kandang. Apresiasi diberikan kepada Dony Tri Pamungkas karena meskipun menjadi pemain termuda di Skuad Garuda, ia menunjukkan mental yang kuat. Herdman juga memuji Beckham Putra yang menjadi pemain terbaik seusai mencetak dua gol ke gawang tim asal Karibia, Amerika Tengah tersebut.

“Apakah pemain muda seperti Dony Tri bisa menangani tekanan itu? Saya pikir dia menunjukkannya malam ini bahwa dia bisa,” jelas Herdman.

Selain itu, pelatih yang pernah mengantar Timnas Putra dan Putri Kanada lolos ke Piala Dunia tersebut juga memuji Ole Romeny. Penyerang keturunan Indonesia-Belanda tersebut sukses mencatatkan satu gol dan dua assist untuk gol Beckham Putra dalam laga ini.

Herdman juga sengaja menarik keluar pemain kunci seperti Jay Idzes hingga Kevin Diks lebih awal. Langkah ini diambil demi menjaga “bensin” Skuad Garuda tetap penuh saat menantang Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bulgaria dalam laga final yang bakal bergulir di SUGBK, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

“Tetapi sekali lagi, sebutan khusus untuk Ole Romeny, permainan kreatifnya malam ini solid, saya sangat menikmati menontonnya bermain lebih dari sebagai pemain nomor 10, itu menyenangkan,” jelas John Herdman.

“Jadi, banyak hal baik. Saya pikir itu adalah penampilan yang disiplin, penampilan profesional, dan bisa menarik Jay, Kevin, serta Calvin keluar lebih awal di pertandingan. Hal itu memberi tahu Anda seberapa disiplinnya penampilan mereka.”

“Jadi kami seharusnya masih memiliki sisa tenaga di tangki untuk Bulgaria, yang mana itulah yang kami butuhkan karena pertandingan tersebut akan menjadi tantangan yang sangat berat,” tuturnya.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *