"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Marahnya Rexy Mainaky Usai Kejuaraan Asia 2026 Jadi Bencana bagi Malaysia, Musuh Terberat Jafar/Felisha Disentil

Kondisi Ganda Malaysia di Kejuaraan Asia 2026

Sorotan tajam diberikan oleh Rexy Mainaky, Direktur Kepelatihan Ganda Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), terhadap performa pemainnya dalam Kejuaraan Asia 2026. Ia menyatakan ketidakpuasan terhadap hasil yang diraih sektor ganda Malaysia selama ajang ini berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, China.

Kondisi yang sulit dialami oleh semua sektor ganda Malaysia, baik putra, putri, maupun campuran. Sebelumnya, Negeri Jiran memiliki harapan besar untuk meraih medali, tetapi kenyataannya justru tidak sesuai dengan ekspektasi.

Ganda Putra: Aaron Chia/Soh Wooi Yik Terjebak di Babak Perempat Final

Di sektor ganda putra, Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi pasangan terjauh yang berhasil mencapai babak perempat final. Meskipun mereka adalah juara bertahan dan kini berada di peringkat kedua dunia, Chia/Soh harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju.

Pertandingan ini berakhir dalam rubber game yang dramatis, dengan kemenangan Korea Selatan memastikan bahwa Chia/Soh pulang tanpa medali.

Ganda Putri: Pearly Tan/Thinaah Muralitharan Terhenti di Babak Perempat Final

Di sektor ganda putri, pencapaian terjauh dicatat oleh Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Pasangan peringkat kedua dunia itu mampu melaju hingga babak perempat final, namun akhirnya kalah dari wakil tuan rumah China, Li Yi Jing/Luo Xu Min, dengan skor 13-21, 15-21.

Rexy Mainaky menilai bahwa performa Tan/Thinaah tidak maksimal. Ia menyoroti rotasi yang buruk dan sikap yang terlalu pasif, yang dinilai sebagai faktor utama kekalahan mereka.

“Permainan Tan/Thinaah agak negatif, terutama dari segi rotasi dan serangan,” ujar Rexy. “Sepatutnya, hal itu merupakan kekuatan mereka, tetapi tidak langsung ditunjukkan dalam kejuaraan ini.”

Ganda Campuran: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei Tersandung di Babak Perempat Final

Di sektor ganda campuran, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menjadi wakil terakhir yang bertahan hingga babak perempat final. Meskipun mereka unggulan keempat, langkah mereka kandas di tangan pasangan Korea Selatan Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong dengan skor 19-21, 17-21.

Rexy Mainaky juga mengkritik penampilan Chen Tang Jie yang tampak tidak terarah dan permainannya kacau. Ia menilai bahwa strategi yang digunakan oleh pasangan tersebut tidak efektif.

Performa Korea Selatan yang Mengesankan

Sebaliknya, Rexy memberikan pujian terhadap performa pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju. Mereka dinilai tampil sangat baik dengan rotasi yang mumpuni dan serangan yang akurat. Selain menumbangkan Chia/Soh, mereka juga berhasil mengalahkan wakil Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di semifinal.

“Permainan pasangan Korea tampak sangat baik, lebih agresif dan rotasi mereka juga lebih rapi,” ucap Rexy.

Kesimpulan

Performa ganda Malaysia di Kejuaraan Asia 2026 tidak sesuai dengan harapan. Rexy Mainaky menilai bahwa beberapa aspek penting seperti rotasi dan serangan masih perlu diperbaiki. Dengan adanya kritik dan evaluasi, diharapkan Malaysia dapat bangkit dan menunjukkan penampilan yang lebih baik di ajang-ajang berikutnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *