"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Kelurahan Tomuan Raih Piala MTQN ke 58, Harapan Wali Kota Wesly Silalahi

Penutupan MTQN Tingkat Kecamatan Siantar Timur ke 58 Tahun 2026

Pada perhelatan MTQN (Musiqa Tilawatil Quran) Tingkat Kecamatan Siantar Timur ke 58 Tahun 2026, acara penutupan resmi dilakukan di halaman Kantor Camat Siantar Timur, Jalan Siatas Barita Ujung. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat setempat, serta diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH yang mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn.

Dalam acara tersebut, Muhammad Hamdani Lubis SH menyerahkan piala juara umum kepada Kelurahan Tomuan dan juga menerima Piala Bergilir. Selain itu, para juara dalam masing-masing kategori lomba MTQN ke 58 juga turut diberikan penghargaan oleh beberapa pejabat penting seperti Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua SE MSi, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Timur Ny Boinah Masa Rahmat Zebua, KaKUA Kecamatan Siantar Timur Syahril SSosI, dan Ketua MUI Kecamatan Siantar Timur Indarmawan.

Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua Majelis Taklim Silaturahim Hj Yusnaini Nasir, serta seluruh jajaran Kecamatan Siantar Timur dan Para Lurah se Kecamatan Siantar Timur.

Apresiasi dari Wali Kota Pematangsiantar

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, serta semua pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQN ini dengan baik dan lancar.

“MTQN merupakan sarana untuk menumbuhkan kecintaan kita terhadap al-Qur’an, memperkuat keimanan, serta membentuk generasi qur’ani yang berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai al-Qur’an dapat semakin membumi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah meraih prestasi. “Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Keikutsertaan saudara-saudari semua adalah bagian dari ibadah dan proses pembelajaran yang sangat berharga,” ucapnya.

Ajakan untuk Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup

Melalui momentum MTQN ini, Hamdani Lubis mengajak kita semua untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, mempererat ukhuwah islamiyah, serta bersama-sama membangun kota Pematangsiantar yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

Ucapan Terima Kasih dari Camat Siantar Timur

Sebelumnya, Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kelancaran kegiatan rangka penutupan MTQN Ke 58 Siantar Timur kepada panitia, mulai dari persiapan, acara, serta hari ini penutupan dan juga kepada Dewan Hakim yang telah bekerja maksimal dalam perlombaan MTQN.

“Kepada BKMT, MT Silaturahim, KaKUA, Forkopimcam, Para Lurah, juga saya ucapkan terima kasih. Kepada pihak-pihak yang telah berkolaborasi baik secara materi maupun secara dukungan moril, hanyalah Tuhan Yang Maha Kuasa yang bisa membalas kebaikan kita selama ini. Semoga kegiatan-kegiatan selanjutnya dapat kita laksanakan dengan kolaborasi-kolaborasi seperti ini untuk Kecamatan Siantar Timur,” imbuhnya.

Nilai-Nilai Keagamaan dalam MTQ

Ia juga mengungkapkan bahwa MTQ bukan hanya perlombaan semata, namun kita harus menanamkan nilai-nilai keagamaan. “Apalagi maraknya narkoba, marilah kita bekerja sama, membina keluarga kita agar dapat terjauhkan dari penyalahgunaan narkoba. Itulah tujuan kegiatan kerohanian seperti ini,” ungkapnya.

Harapan untuk Para Peserta

Kepada para pemenang, Camat Siantar Timur mengatakan agar jangan berpuas diri saja, teruslah berlatih untuk dapat menjadi kontingen Kecamatan Siantar Timur untuk MTQ Tingkat Kota. “Lewat MTQ ke 58 ini, bisa meraih juara umum, bisa mempertahankan dan membawa nama baik Kecamatan Siantar Timur. Bagi yang belum mendapat juara, jangan berkecil hati, kalian adalah anak-anak Al Qur’an luar biasa. Marilah kita tingkatkan agar dapat mengikuti perlombaan MTQ selanjutnya,” pungkasnya.


Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *