"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Jemaah Haji Banjarmasin Masuk Asrama 23 April 2026, Cek Jadwal Kloter Kalsel

Jadwal Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 Hijriah

Pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin untuk musim haji tahun 1447 Hijriah telah dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 23 April hingga 21 Mei 2026. Total sebanyak 19 kelompok terbang (kloter) akan diberangkatkan secara bertahap melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Setiap kloter lebih dulu masuk ke Asrama Haji Banjarmasin di Banjarbaru sehari sebelum keberangkatan. Kloter pertama (BDJ 01) dijadwalkan masuk asrama pada 23 April 2026 pukul 10.00 Wita dan diberangkatkan ke Madinah pada 24 April 2026 dini hari. Pola serupa berlaku untuk kloter berikutnya.

Berikut adalah rincian jadwal pemberangkatan kloter:

  • Kloter 2 hingga kloter 7 berangkat pada 25 April hingga 1 Mei 2026.
  • Kloter 8 sampai kloter 14 dijadwalkan berangkat pada 3 Mei hingga 12 Mei 2026.
  • Adapun kloter 15 hingga kloter 19 akan diberangkatkan pada 13 Mei sampai 21 Mei 2026.

Seluruh penerbangan dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dengan pesawat Airbus A330-900 dengan registrasi T7-SRS yang memiliki kapasitas 360 tempat duduk. Rute penerbangan dimulai dari Banjarmasin menuju Madinah.

Setiap kloter membawa sekitar 350 hingga 360 jemaah yang didampingi oleh petugas kloter. Petugas tersebut terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga kesehatan yang siap memberikan layanan optimal kepada jemaah selama perjalanan.

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji

Sementara itu, pemulangan jemaah haji dijadwalkan berlangsung mulai 4 Juni hingga 1 Juli 2026. Jadwal ini menyesuaikan dengan gelombang kepulangan dari Arab Saudi.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, memastikan bahwa kesiapan penyelenggaraan ibadah haji terus dimatangkan. Hal ini termasuk dalam pengukuhan petugas penyelenggara ibadah haji untuk Embarkasi Banjarmasin.

Menurutnya, petugas akan melayani jemaah yang berasal dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, kondisi fisik dan kesehatan petugas menjadi faktor penting dalam kelancaran pelayanan di lapangan.

“Petugas harus menjaga kesehatan dan fisik agar dapat memberikan pelayanan optimal kepada jemaah,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan haji tahun ini telah mencapai tahap maksimal. Ia berharap seluruh proses, baik pemberangkatan maupun pemulangan, dapat berjalan lancar. Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci agar dapat menunaikan ibadah dengan baik.

“Tentunya kita berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dengan predikat haji mabrur,” katanya.

Penambahan Kuota Jemaah Haji

Tahun ini, jumlah jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 jumlahnya sekitar 3.500 orang, maka pada 2026 mencapai 5.187 orang.

Penambahan kuota tersebut, kata dia, merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam pemerataan alokasi jemaah antarprovinsi. Dengan tambahan itu, Syarifuddin juga dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia akan bergabung dalam BDJ 19 atau kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin.

Persiapan Layanan bagi Jemaah

Selain kesiapan teknis, Sekdaprov Kalsel juga memperhatikan aspek layanan bagi jemaah, termasuk konsumsi. Menu makanan yang disiapkan disebut mengakomodasi cita rasa lokal, seperti nasi kuning, nasi uduk, hingga nasi balamak, dengan olahan lauk yang disesuaikan agar mudah dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia.


Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *