Persaingan Liga Indonesia Musim Ini Lebih Ketat
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa persaingan di Liga Indonesia musim ini jauh lebih sulit dibandingkan tiga tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh perubahan standar yang sangat signifikan dalam meraih gelar juara. Dalam dua musim sebelumnya, timnya membutuhkan 64 poin untuk memastikan gelar juara, tetapi kini angka tersebut belum cukup.
Persib akan menghadapi Dewa United dalam laga pekan ke-28 Super League 2025/2026, yang digelar di Banten International Stadium (BIS), Senin (20/4/2026). Pertandingan ini menjadi penting bagi Maung Bandung karena perburuan gelar juara masih berlangsung sengit.
Standar untuk menjadi juara Liga Indonesia kini melonjak drastis. Sebelumnya, raihan 64 poin sudah cukup untuk memastikan gelar juara, namun saat ini Persib yang berada di puncak klasemen hanya mengemas 64 poin dari 27 pertandingan. Sementara itu, Borneo FC di posisi kedua memiliki 63 poin, dan Persija Jakarta di posisi ketiga mencatatkan 58 poin.
Situasi ini menunjukkan bahwa persaingan untuk gelar juara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bojan Hodak bahkan menyatakan bahwa kompetisi musim ini jauh lebih kompetitif dibandingkan tiga tahun terakhir di Indonesia.
Namun, alih-alih merasa berat, ia justru menilai ini semakin menarik. Menurutnya, hingga dua pertandingan terakhir, empat tim masih bersaing untuk gelar juara. Hal ini membuat liga lebih menarik bagi para penggemar.
“Saya pikir ini adalah musim tersulit dari tiga musim terakhir, tetapi ini justru lebih menarik bagi para penggemar karena hingga mungkin dua pertandingan lalu masih ada empat tim yang bersaing untuk gelar juara,” ujar Bojan Hodak kepada awak media, Minggu (19/4/2026).
Meskipun saat ini Persib berada di posisi yang menguntungkan, juru taktik asal Kroasia itu menegaskan bahwa keunggulan timnya masih sangat tipis. Dengan tiga tim yang saling bersaing di jalur juara, Hodak memprediksi penentuan gelar akan terjadi secara dramatis di laga pamungkas.
“Sekarang ada tiga tim dan siapa pun bisa menjadi juara,” kata Bojan Hodak.
“Kami memiliki sedikit keunggulan, tetapi saya rasa semuanya masih bisa terbuka hingga pertandingan terakhir,” ucapnya.
Situasi ini membuat Bojan Hodak menilai bahwa persaingan untuk meraih gelar juara memang sangat menarik. Oleh karena itu, ia menilai justru ini jadi hal yang bagus buat semua pihak. Dengan tujuh laga sisa yang ada, semua tim akan bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan.
“Tentu liga akan sangat menarik bagi para penggemar dan ini juga bagus untuk publik, media, pemasaran, dan semua pihak,” tuturnya.
Sebagai informasi tambahan, Bojan Hodak dalam dua tahun sebelumnya sukses mempersembahkan dua gelar beruntun untuk Persib Bandung. Untuk itu, apabila Thom Haye dan kawan-kawan bisa meraih gelar juara musim ini, maka akan menjadi hattrick juara. Oleh karena itu, ia mengakui bahwa ini menjadi musim paling berat, meski ia juga sebelumnya sempat menukangi PSM Makassar. Namun, saat itu ia tak bisa menukangi PSM dalam waktu lama, karena kompetisi Liga 1 2020 dihentikan total akibat pandemi.











