Persija Jakarta Akan Gelar Laga Spesial di Jakarta
Teka-teki mengenai tempat penyelenggaraan laga antara Persija Jakarta melawan PSIM Jogja tampaknya telah terpecahkan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pertandingan tersebut akan digelar di Jakarta, tepat pada hari ulang tahun klub. Hal ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar setia Macan Kemayoran.
Kabar ini dibocorkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) The Jakmania, Diky Soemarno. Ia mengungkapkan bahwa pertandingan yang digelar pada 28 November 2025, tanggal yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun Persija, akan diselenggarakan di Jakarta.
“Konon kabarnya, laga Persija vs PSIM yang bertepatan dengan hari ulang tahun Persija, 28 November, akan digelar di Jakarta,” tulis Diky dalam akun Instagram pribadinya, dikutip pada Kamis (13/11).
Meskipun Diky tidak menyebutkan secara spesifik venue yang akan digunakan, namun karena hanya ada dua stadion utama di Jakarta, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium (JIS), maka kemungkinan besar salah satu dari dua tempat tersebut akan dipilih.
Diky berharap laga spesial ini dapat dihadiri banyak penonton. The Jakmania, sebagai suporter fanatik Persija, diharapkan dapat memadati stadion hingga memecahkan rekor penonton terbanyak di Super League 2025/2026.
“Meski jatuh pada Jumat malam, kita berharap stadion akan penuh sesak dan memecahkan rekor penonton terbanyak musim ini,” jelas Diky.
Saat ini, rekor penonton terbanyak Super League 2025/2026 masih dipegang oleh pertandingan Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo itu disaksikan sekitar 33.432 penonton.
Masalah Venue Kandang Persija Jakarta
Saat ini, masalah venue kandang Persija Jakarta menjadi perhatian serius. Macan Kemayoran telah menjalani satu laga sebagai tuan rumah, tetapi bukan di rumahnya sendiri. Bahkan, laga tersebut digelar di luar kota domisilinya.
Pada pekan ke-11 Super League 2025/2026, Persija menjamu tamunya dari Papua, PSBS Biak, di Stadion Manahan, Solo. Situasi ini akan terulang kembali pada pekan ke-13, ketika Persija akan menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan pada 20 November.
Diky menanggapi laga Persija vs Persik di Solo dengan santai. Menurut dia, langkah ini adalah yang terbaik untuk Macan Kemayoran meski harus bertanding di luar rumah.
Terlebih, pertandingan nanti sudah bisa dihadiri penonton sehingga The Jakmania dapat mendukung langsung Persija Jakarta bertanding.
“Kita harus kembali bermain di luar Jakarta karena stadion-stadion di ibu kota belum juga siap, rumputnya masih berbenah agar layak digunakan secara maksimal, nggak bikin cedera, dan nggak bikin malu,” kata Diky.
“Untungnya, pertandingan kali ini bisa dihadiri penonton. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Stadion Manahan Solo menjadi pilihan terbaik. Di sana, koordinasi dan komunikasi berjalan lancar, dan atmosfernya selalu hangat menyambut,” tambah dia.
Penantian Untuk Laga Spesial
Laga Persija vs PSIM di Jakarta akan menjadi momen istimewa bagi para penggemar. Selain bertepatan dengan hari ulang tahun klub, laga ini juga menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk hadir dan memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.
Dengan rekor penonton yang saat ini masih dipegang oleh laga Persebaya vs Persija, laga spesial ini memiliki potensi besar untuk memecahkan rekor tersebut. Para penggemar berharap laga ini dapat menjadi momen yang tak terlupakan dalam sejarah sepak bola Indonesia.











