"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Akun WhatsApp Disadap? Ini Cara Cepat Menghentikannya Sebelum Data Dicuri Hacker

Tanda WhatsApp Disadap dan Cara Mengatasinya

Banyak pengguna WhatsApp tidak menyadari bahwa akun mereka sedang disadap. Jika Anda curiga atau sudah mendeteksi adanya penyadapan di aplikasi WhatsApp, segera lakukan beberapa langkah untuk mencegah data penting dari akun Anda disalahgunakan oleh peretas.

Berikut adalah cara mengatasi jika WhatsApp disadap:

1. Buat Pengumuman di Media Sosial

Jika akun Anda telah diretas, segera beri tahu teman dan keluarga Anda. Peretas mungkin akan mengirimkan pesan atau tautan palsu dari akun Anda yang dapat merusak perangkat mereka. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan antara lain:

  • Membuat pengumuman di media sosial lain atau menghubungi langsung teman dan keluarga untuk memberi tahu mereka tentang situasi ini secepat mungkin.
  • Beritahu mereka untuk tidak membuka atau mengklik tautan atau lampiran apa pun yang dikirim dari akun Anda.
  • Sarankan agar kerabat memeriksa kembali setiap komunikasi dengan Anda dengan cara menghubungi Anda langsung, dan untuk tidak mempercayai pesan atau tautan yang mencurigakan.
  • Mintalah mereka untuk mengambil tangkapan layar dari pesan, tautan, dan lampiran yang mencurigakan, namun hindari untuk membukanya.

2. Keluar dari Semua Perangkat

WhatsApp memungkinkan pengguna untuk mengakses WA di berbagai perangkat. Bisa jadi peretasan terjadi karena pengguna lalai tidak logout ke perangkat tersebut. Berikut cara mengeluarkan akun yang terhubung:

  • Buka akun WhatsApp Anda di HP utama.
  • Ketuk titik tiga di pojok kanan atas.
  • Pilih “Linked devices”.
  • Ketuk salah satu tautan WA yang terhubung di perangkat lain.
  • Pilih “Log out”. Anda bisa mengeluarkan akun WA sementara dari seluruh perangkat agar lebih aman.

3. Install Ulang Aplikasi

Saat mengetahui akun WhatsApp tiba-tiba keluar dari perangkat dengan sendirinya, segera hapus, kemudian unduh dan instal aplikasi kembali. Selanjutnya, masuk menggunakan nomor WhatsApp yang telah diretas. Pengguna akan diminta verifikasi akun dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke nomor tersebut. Jika sebelumnya kode OTP itu telah digunakan oleh peretas, pengguna kemungkinan harus menunggu sekitar 12 jam untuk mendapatkan kode baru. Setelah memasukkan kode OTP dan berhasil masuk, maka akun WhatsApp pun akan pulih kembali.

4. Aktifkan Otentikasi Dua Faktor

Apabila Anda merasa belum mengaktifkan keamanan ganda dan masih bisa mengakses akun WhatsApp, segeralah untuk mengaktifkan otentikasi dua faktor berikut ini:

  • Buka “Setelan” pada aplikasi WhatsApp.
  • Ketuk “Akun” lalu pilih “Verifikasi dua langkah” lalu pilih “Aktifkan”.
  • Masukkan alamat e-mail yang bisa diakses, atau ketuk “Lewati” jika Anda tak ingin menambahkan alamat e-mail.
  • Sebaiknya, tambahkan alamat email untuk memungkinkan pengguna menyetel ulang verifikasi dua langkah, dan membantu melindungi akun.
  • Ketuk “Berikutnya”, konfirmasikan alamat email dan ketuk “Simpan” atau “Selesai”.

5. Login Ulang Akun WhatsApp

Saat mengetahui beberapa ciri kalau akun WhatsApp telah disadap, pengguna bisa mencoba untuk menginstal ulang aplikasi. Caranya, hapus aplikasi WhatsApp, kemudian unduh dan instal kembali. Setelah itu, pengguna dapat melakukan login ulang akun WhatsApp. Caranya, masuk ke WhatsApp dengan nomor telepon yang dipakai jadi akun. Setelah itu, verifikasi akun dengan memasukkan kode 6 digit yang diterima melalui SMS. Dikutip dari laman resmi WhatsApp, setelah melakukan verifikasi dengan kode 6 digit itu, orang yang menyadap atau menggunakan akun milik pengguna tanpa sepengetahuan, akan dikeluarkan secara otomatis. Alhasil, pengguna bisa mengambil alih akunnya lagi.

6. Melaporkan ke Alamat Email Dukungan WhatsApp

Apabila dengan cara di atas belum berhasil, pengguna bisa melaporkan langsung masalah penyadapan akun melalui email ke alamat support@whatsapp.com. Pengguna bisa menyampaikan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan kemungkinan bagaimana akun diretas. Setelah itu, tim WhatsApp bakal melakukan investigasi terkait laporan pengguna untuk mengidentifikasi pola peretasan. Semakin cepat pengguna melapor maka proses pemulihan akun WhatsApp juga bakal berjalan dengan cepat.



Agar menghindari masalah akun WhatsApp dibajak, jangan lupa juga untuk mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah. Fitur tersebut bakal memberikan pengamanan ekstra saat ada orang yang mencoba login menggunakan akun WhatsApp pengguna, dengan memasukkan pin tambahan yang berisi enam digit angka. Fitur ini bisa diaktifkan di dalam opsi “Akun” pada menu pengaturan di aplikasi WhatsApp. Dengan mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah, pengguna bakal diminta untuk memasukkan pin pengaman tambahan selain kode OTP, saat hendak login akun di WhatsApp.

Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *