Pengangkatan Plt Direktur Utama Bank bjb Masih Tunggu Keputusan
Bank bjb belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama setelah Yusuf Saadudin, mantan Dirut bank bjb, wafat pada Jumat 14 November 2025 lalu. Pemimpin Divisi Corporate Secretary (Corsec) bank bjb, Herfinia, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengangkatan dan penetapan Plt Direktur Utama.
“Belum ada pengangkatan dan penetapan Plt Dirut,” ujar Herfinia.
Pascawafatnya Yusuf Saadudin, yang menjabat sebagai Dirut bank bjb sejak Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 16 April 2025 lalu, perhatian publik tertuju pada siapa yang akan diangkat sebagai Plt Dirut bank bjb sebagai pengganti. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali bank bjb, memberikan respons terkait pengangkatan Plt Dirut tersebut. Menurut Dedi Mulyadi, pihaknya akan segera memutuskan sosok Plt Dirut bank bjb.
“Malam ini sudah diputuskan. Sudah ada namanya. Yang penting orang baik saja. Kerja dengan saya, tidak perlu pintar-pintar banget. Yang penting jujur dan berintegritas,” kata Dedi Mulyadi, Jumat 14 November 2025 di Bandung.
Meski demikian, Dedi Mulyadi tidak mengungkapkan identitas calon Plt Dirut bank bjb. Sampai Minggu 16 November 2025, belum ada informasi resmi tentang siapa yang akan menjabat sebagai Plt Dirut bank bjb.
Mekanisme Pengangkatan Plt Direktur Utama
Kepala Biro BUMD, Investasi, dan Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Deni Hermawan, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Plt Dirut bank bjb sudah ada, namun pihak bank bjb yang akan mengumumkannya. Menurut Deni Hermawan, mekanisme pengangkatan Plt Dirut bank bjb diatur dalam Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bank Umum Pasal 14 dan Anggaran Dasar Bank BJB Nomor 12 tanggal 2 April 2024 Pasal 16.
Dalam Pasal 16 disebutkan bahwa direksi melalui Keputusan Direksi dapat menunjuk direktur pengganti dari anggota direksi yang sedang menjabat dengan ketentuan bidang tugas direktur yang dipenuhi oleh direktur pengganti berlaku paling lama 6 (enam) bulan.
“Dalam hal tersebut diperlukan, pembidangan tugas direktur pengganti tersebut dapat diperpanjang berdasarkan pertimbangan tertentu dari perseroan dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan,” ucap Deni Hermawan.
Atas konsultasi dengan pemegang saham pengendali (PSP), dalam hal ini Gubernur Jabar, Dewan Komisaris meminta direksi untuk menunjuk Plt Dirut sesuai dengan ketentuan di atas. Selanjutnya, berdasarkan hasil Rapat direksi yang disetujui oleh Dewan Komisaris, ditunjuk Plt Dirut dan ditetapkan Pembidangan tugas dan wewenang direksi yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi bank bjb.
Adapun prosesnya dilakukan dalam waktu cepat sehubungan perlu ditetapkan segera dalam rangka menjaga stabilitas operasional dan kesinambungan pelaksanaan bank bjb.
Daftar Direksi yang Siap Menjadi Plt Dirut
Saat ini, direksi bank bjb yang tersisa dan telah dinyatakan lolos fit and proper test Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ada sebanyak empat orang direksi. Keempat orang direksi tersebut akan diangkat dan ditetapkan salah satu di antaranya sebagai Plt Dirut bank bjb.
Berikut adalah nama dan profil singkat empat direksi bank bjb:
-
Hana Dartiwan sebagai Direktur Keuangan bank bjb.
Hana lahir di Tasikmalaya pada tahun 1970. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Industri di Universitas Islam Bandung pada tahun 1996 dan menyelesaikan program Magister Manajemen Keuangan di Universitas Padjadjaran pada tahun 2009.
Jabatan Hana lainnya yang pernah atau sedang dipegang antara lain: Komisaris bjb Sekuritas (2023-Juli 2024), anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun bank bjb (2022-Juli 2024) dan Pemimpin Divisi Treasury bank bjb (2018-Juli 2024). -
Nunung Suhartini sebagai Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb.
Nunung lahir di Bandung pada tahun 1971. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Manajemen SDM di STIA LAN RI Bandung pada tahun 2002 dan Magister Manajemen Pemasaran Universitas Pasundan pada tahun 2004.
Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang Nunung antara lain: Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan bank bjb (2022-2025), CEO Regional 3 bank bjb (2019-2022). Pemimpin Kantor Cabang Saharjo bank bjb (Januari 2019-September 2019). -
Ayi Subarna sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi bank bjb.
Ayi lahir di Bandung pada tahun 1975, meraih gelar Sarjana di Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen dari STIE Inaba Bandung pada tahun 2008.
Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang Ayi Subarna antara lain: Penjabat Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb (2024-2025). Pemimpin Kantor Cabang Soreang bank bjb (2023-2024). Pemimpin Kantor Cabang Cimahi bank bjb (2021-2023). -
Mulyana sebagai Direktur Korporasi dan UMKM bank bjb.
Mulyana lahir di Bandung pada tahun 1971. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Manajemen di STIE Inaba pada tahun 2001.
Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang Mulyana antara lain: Pemimpin Divisi Kebijakan dan Prosedur bank bjb (2023-2025). Pemimpin Kantor Cabang Cikarang bank bjb (Februari 2023-September 2023). Pemimpin Kantor Cabang Purwakarta bank bjb (2022-2023).
Keempat kandidat Plt Dirut bank bjb tersebut adalah orang dalam bank bjb dan berkarier penuh di bank bjb sejak awal.











