Pahlawan Newcastle United, Harvey Barnes, Berharap Kemenangan Menjadi Momentum untuk Bangkit
Harvey Barnes, salah satu pahlawan Newcastle United, berharap kemenangan 2-1 atas Manchester City bisa menjadi titik balik yang membawa timnya bangkit dan memperbaiki performa di Liga Inggris. Meski sempat mengabaikan beberapa peluang emas di babak pertama, Barnes berhasil mencetak gol pada menit ke-63 dengan penyelesaian yang luar biasa, yang tidak mampu dihalau oleh Gianluigi Donnarumma.
Namun, kegembiraan Newcastle tidak bertahan lama ketika Ruben Dias mencetak gol melalui pantulan bola lima menit kemudian. St James’ Park segera kembali membangkitkan semangat para pemain dan pendukung. Setelah upaya Bruno Guimaraes membentur mistar gawang, Barnes menyambar bola muntah dan mencetak dua gol. Gol tersebut lolos dari pemeriksaan VAR karena tidak ada pelanggaran terhadap Donnarumma.
Barnes menjadi pemain Newcastle pertama yang mencetak dua gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan City sejak Alan Shearer pada November 2003. Pertemuan ini juga menjadi yang ke-40 antara Barnes dan City sejak dua gol Shearer. Sebagai pemain berusia 27 tahun, Barnes kini menjadi pencetak gol terbanyak Newcastle di semua kompetisi musim ini (enam gol, tidak termasuk penalti). Namun, yang lebih penting bagi Barnes adalah arti kemenangan ini bagi tim.
Tim asuhan Eddie Howe datang ke pertandingan Sabtu (22/11) setelah mengalami dua kekalahan beruntun di Liga Inggris. Kemenangan atas City membawa mereka ke posisi ke-14 dalam klasemen. Barnes mengungkapkan perasaannya kepada BBC Match of the Day: “Rasanya luar biasa. Saya rasa saya bukan orang paling populer saat jeda babak pertama.” Ia menambahkan, “Senang bisa menebusnya di babak kedua dengan beberapa gol bagus, dan itu kemenangan yang luar biasa bagi kami. Semoga, setelah hasil hari ini, kami bisa terus melaju dan meraih hasil yang baik.”
Performa Impresif Newcastle di Kandang Sendiri
Kemenangan ini juga melanjutkan performa impresif Newcastle di kandang sendiri pada tahun kalender ini. Pada 2025, hanya City (13) yang memenangkan lebih banyak pertandingan kandang Liga Primer daripada Newcastle (11). The Magpies telah memenangkan 10 dari 13 pertandingan liga terakhir mereka di St James’ Park (K3). Barnes mengatakan, “Ini tempat yang istimewa untuk bermain sepak bola. Hal terpenting bagi kami adalah membuat tim-tim lain tidak nyaman bermain di sini.”
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa hasil terakhir mengecewakan, dan semakin cepat timnya bisa memperbaiki performa tandang, semakin besar dorongan yang akan diperoleh. Barnes menilai bahwa kemenangan ini sangat penting untuk meningkatkan moral tim.
Kemenangan Bersejarah untuk Bos Newcastle, Eddie Howe
Hari itu juga menjadi hari bersejarah bagi bos Newcastle, Eddie Howe, yang meraih kemenangan perdananya di Liga Inggris atas Pep Guardiola dalam percobaan ke-17 (S2 K14). Meskipun kemenangan ini diraih, timnya harus bekerja keras untuk mendapatkannya. Dari sembilan tembakan yang dilakukan, Newcastle memiliki total gol yang diharapkan (xG) sebesar 2,24, sedangkan City memiliki xG sebesar 1,88 dari 17 tembakan mereka ke gawang Nick Pope, meskipun hanya empat di antaranya yang tepat sasaran.
Dengan kemenangan ini, Newcastle United berharap bisa memperbaiki posisi mereka di klasemen dan terus menunjukkan performa yang konsisten, baik di kandang maupun saat bermain sebagai tamu.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











