Informasi Gempa Bumi di Tenggara Pacitan
BMKG merilis informasi mengenai gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,8 yang terjadi di tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (6/12/2025) pukul 04:40 WIB. Gempa tersebut terjadi di kedalaman 26 km, dengan pusat gempa berada 77 km tenggara Pacitan pada koordinat 8.87 LS dan 111.16 BT. Informasi ini dapat dipantau melalui laman resmi BMKG atau akun X @infoBMKG.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) adalah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis soal cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami. Daerah Pacitan yang terkena dampak gempa hari ini merupakan sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur. Jarak Pacitan dari ibu kota Jawa Timur, Surabaya, sekitar 272,1 km tergantung rute yang dipilih.
Gempa bumi yang terjadi di tenggara Pacitan memiliki kekuatan magnitude 2.8. Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Waktu terjadinya gempa bumi Pacitan diperkirakan sekira pukul 04:40:43 WIB. Lokasi gempa bumi terkini berada di titik koordinat 8.87 LS, 111.16 BT, dengan pusat gempa berada 77 km di tenggara Pacitan. Gempa bumi ini terjadi di kedalaman 26 km.
Informasi gempa Pacitan ini bisa Anda lihat melalui laman resmi BMKG di x @infoBMKG. Dalam pesannya, BMKG menulis:
“#Gempa Mag:2.8, 16-Dec-2025 04:40:43WIB, Lok:8.87LS, 111.16BT (77 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedlmn:26 Km #BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”
Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum, Sesaat, dan Sesudah Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
A. Kunci Utama adalah
– Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);
– Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
– Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;
– Belajar melakukan P3K;
– Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;
– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal
– Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi;
– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran;
– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material
– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah;
– Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (misalnya lampu dll).
E. Alat yang harus ada di setiap tempat
– Kotak P3K;
– Senter/lampu baterai;
– Radio;
– Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
– Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;
– Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;
– Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
B. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka
– Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll;
– Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
C. Jika Anda sedang mengendarai mobil
– Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;
– Lakukan point B.
D. Jika Anda tinggal atau berada di pantai
– Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
E. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan
– Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
– Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;
– Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;
– Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;
– Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
B. Periksa lingkungan sekitar Anda
– Periksa apabila terjadi kebakaran;
– Periksa apabila terjadi kebocoran gas;
– Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik;
– Periksa aliran dan pipa air;
– Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).
C. Jangan masuki bangunan yang sudah terkena gempa
– Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
D. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa
– Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
E. Mendengarkan informasi
– Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan);
– Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
G. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo’a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











