Berita Populer Sumatera Barat Pada Jumat (16/1/2026)
Berikut adalah rangkuman berita populer di Sumatera Barat pada hari Jumat, 16 Januari 2026. Mulai dari isu teror manusia bertopeng hingga penemuan bayi yang menjadi perhatian masyarakat.
1. Teror Manusia Bertopeng di Agam Hantui Warga
Masyarakat Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam dibuat resah dengan kemunculan manusia bertopeng saat malam hari di daerah tersebut. Informasi mengenai kejadian ini viral di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Diketahui bahwa kemunculan teror tersebut terjadi di lokasi bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Menurut keterangan Jorong Kayu Pasak Timur, Yoka membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kemunculan teror sudah terjadi sejak Minggu (11/1/2026), namun awalnya masyarakat tidak terlalu merespons.
Namun, pada Rabu (14/1/2026), manusia bertopeng kembali muncul dan melakukan pengejaran terhadap warga. Hal ini membuat warga semakin khawatir. Yoka menjelaskan ciri-ciri dari manusia bertopeng tersebut, yaitu hanya mengenakan celana dalam, membawa parang, serta wajahnya ditutupi.
Manusia bertopeng tersebut sering terlihat di berbagai tempat seperti batang pohon dan jalan-jalan. Tampaknya, fenomena ini lebih dominan terlihat oleh warga perempuan. Meski demikian, beberapa warga laki-laki juga pernah melihatnya, tetapi hanya melihat bagian belakang atau punggung.
Setelah kejadian kedua, polisi, brimob, perangkat jorong, hingga masyarakat langsung melakukan patroli untuk mencari keberadaan manusia bertopeng tersebut. Namun karena kondisi gelap dan penerangan yang tidak memadai, terduga pelaku belum berhasil ditemukan.
2. Lubang di Rumah Warga Pessel, BPBD: Bukan Sinkhole
Beredar video viral terkait lubang besar di dalam sebuah rumah warga di Koto Ranah Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Video tersebut menampilkan lubang besar yang terjadi di dalam rumah warga dan menarik perhatian masyarakat.
Video tersebut diposting oleh akun Instagram @medankini dan mendapatkan banyak respons dari netizen. Dengan 2.261 like, 127 komentar, dan 732 kali dibagikan, video ini menuai berbagai spekulasi. Beberapa orang menghubungkannya dengan fenomena sinkhole, yaitu fenomena alam yang terjadi akibat runtuhnya lapisan batugamping di bawah permukaan tanah.
Menanggapi hal ini, Kalaksa BPBD Pesisir Selatan, Mulyandri, menyatakan bahwa informasi tentang sinkhole tersebut tidak benar. Pihaknya telah memastikan bahwa lubang yang terjadi di dalam rumah warga tersebut bukanlah fenomena alam sinkhole. Lubang tersebut disebabkan oleh dampak bencana yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.
Pemilik rumah dan wali nagari setempat membenarkan bahwa itu bukan fenomena alam sinkhole. Meski begitu, Mulyandri tidak menjelaskan secara spesifik jenis bencana apa yang menyebabkan terjadinya lubang besar tersebut.
3. Update Penemuan Bayi di Agam, Polisi: Kondisinya Sehat dan Dirawat di Puskesmas
Update terbaru mengenai penemuan bayi dengan jenis kelamin perempuan di Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, pada Kamis (15/1/2026).
Terkait penemuan bayi ini, pihak kepolisian dari Polsek Tilatang Kamang Polresta Bukittinggi tengah melakukan penyelidikan. Kapolsek Tilatang Kamang, Iptu Riko Kurniawan, menyampaikan bahwa bayi dalam kondisi sehat setelah ditemukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di depan rumahnya.
Bayi tersebut masih dirawat di Puskesmas Pakan Kamis yang berada tepat di Jalan Syeikh Muhammad Nurdin, Jalan Raya Pakan Kamis, Kecamatan Tilatang Kamang. Iptu Riko Kurniawan menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.
Saat ini, pihak terus berupaya melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Namun, hingga hari ini belum ada laporan kecurigaan dari warga terkait ciri-ciri pelaku pembuangan bayi.











