"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Korban Cuaca Ekstrem, Maria Ndeang Berterima Kasih pada Bantuan BPBD Ende

Cuaca Ekstrem Angin Kencang Melanda Kabupaten Ende, Banyak Rumah dan Usaha Rusak

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Ende pada Jumat (23/1/2026) mengakibatkan kerusakan parah di berbagai wilayah. Angin kencang yang terjadi sekitar pukul 11.00 WITA menyebabkan puluhan atap rumah rusak berat, beberapa bangunan roboh, dan pohon tumbang yang menimpa permukiman warga. Selain itu, ternak milik warga juga menjadi korban akibat tertindih pohon yang tumbang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende segera merespons kejadian ini dengan menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan bahan bangunan stimulan kepada warga terdampak. Salah satu pengusaha lokal yang terkena dampak adalah Maria S Ndeang, warga RT 05/RW 02, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah. Tempat usahanya yang berdekatan dengan kampus Universitas Flores (Unflor) juga mengalami kerusakan akibat angin kencang.

Pengalaman Maria S Ndeang

Maria menceritakan bagaimana tiba-tiba angin kencang menghancurkan atap tempat usahanya. “Tadi itu sekitar jam 11.04 WITA tiba-tiba angin kencang langsung terangkat semua seng dan bangunan tempat usaha ini roboh,” katanya. Ia menyampaikan apresiasi atas respons cepat BPBD yang memberikan bantuan darurat.

“Kami sangat bersyukur, BPBD cepat tanggap dan luar biasa. Kami sebagai masyarakat kecil sangat berterima kasih sekali apalagi dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Respons BPBD Kabupaten Ende

Kalak BPBD Kabupaten Ende, Marselus Ekleanus Meta menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari berbagai wilayah di Kabupaten Ende. Meski begitu, bantuan yang diberikan hanya terbatas pada sembako dan bahan bangunan stimulan karena keterbatasan jarak dan jenis bantuan yang bisa diintervensi.

“Untuk ini kami sudah menjawab empat laporan, dua pohon tumbang, termasuk disini terdampak angin kencang, lalu ada satu lagi di Dile akibat angin kencang yang merobohkan atap rumah. Bantuannya kami identifikasi sesuai dengan kerusakan dan kebutuhan jumlah jiwanya,” tambahnya.

Dampak Cuaca Ekstrem di Berbagai Wilayah

Di Desa Wawonato, Kecamatan Ende, beberapa rumah warga dilaporkan rusak parah akibat terjangan angin. Atap rumah beterbangan dan sebagian bangunan tidak dapat lagi ditempati. Seorang warga, @Dennydregs, melaporkan melalui Grup WhatsApp Ende Bebas Bicara: “Izin melaporkan, beberapa rumah warga Desa Wawonato, Kecamatan Ende, rusak parah akibat angin kencang. Mohon kiranya pihak yang memiliki akses ke dinas terkait dapat membantu.”

Di Kampung Kasike, Dusun Sambarena, Desa Sanggarhorho, Kecamatan Nangapanda, angin kencang juga merobohkan atap rumah warga dan merusak struktur bangunan. Di wilayah Kecamatan Maukaro, atap seng rumah warga terlepas dan tersangkut di pohon mangga akibat kuatnya hembusan angin.

Selain itu, beberapa rumah warga dilaporkan tertimpa pohon tumbang, dan sebagian lainnya tergerus longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Dampak pada Ternak dan Ekonomi Warga

Dampak hujan dan angin kencang tidak hanya dirasakan pada permukiman warga. Di wilayah Pantai Utara Kabupaten Ende, ternak milik warga turut menjadi korban setelah tertindih pohon yang tumbang. Peristiwa ini menambah kerugian warga karena ternak merupakan salah satu aset ekonomi keluarga.

Imbauan untuk Tetap Waspada

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Mereka juga diminta menjaga keselamatan diri, keluarga, serta hewan ternak.

“Tetap hati-hati para sahabat. Jaga baik-baik diri, keluarga, dan ternak piaraan yang menjadi aset ekonomi keluarga. Semoga badai lekas berlalu,” ujar salah satu warga.


Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *