Trio Persebaya Surabaya Jadi Pemain Kunci dalam Super League 2025/2026
Persebaya Surabaya menunjukkan performa yang luar biasa di Super League 2025/2026. Trio pemain andalan mereka, Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Francisco Rivera, berhasil mencetak total 16 gol sejauh musim berjalan. Capaian ini menjadikan mereka masuk ke dalam lima besar trisula paling produktif di liga. Keberhasilan ketiga pemain tersebut menjadi tanda kuat bahwa Green Force kembali bangkit dan siap bersaing di papan atas.
Performa Ketiga Pemain Andalan
Bruno Moreira menjadi pencetak gol terbanyak dengan tujuh gol. Ia memainkan peran penting sebagai motor serangan yang membuat lini depan Persebaya Surabaya tetap hidup dan agresif di setiap pertandingan. Kecepatan dan kemampuan membaca permainan membuatnya menjadi ancaman utama bagi lawan.
Gali Freitas mengikuti dengan lima gol yang lahir dari pergerakan eksplosif di sisi lapangan. Keberaniannya untuk menusuk kotak penalti memberikan variasi serangan yang sulit ditebak oleh tim lawan. Sementara itu, Francisco Rivera melengkapi trio ini dengan empat gol yang berasal dari kecerdikan dalam membaca ruang. Sebagai gelandang serang asal Amerika Latin, ia menjadi penghubung ideal antara lini tengah dan lini depan.
Posisi di Tabel Trisula Terbaik
Dengan total 16 gol, Persebaya Surabaya menduduki posisi kelima dalam daftar trisula paling produktif. Di bawahnya, Malut United, Persija Jakarta, dan Borneo FC masing-masing mengoleksi 22 gol. Malut United memimpin daftar dengan kontribusi Ciro Alves dan David da Silva yang masing-masing mencetak delapan gol. Yakob Sayuri menambahkan enam gol untuk melengkapi trisula Malut.
Persija Jakarta juga menunjukkan ketajaman dengan Maxwell sebagai mesin gol utama dengan 12 gol. Allano dan Eksel Runtukahu ikut berkontribusi masing-masing enam dan empat gol hingga total menyentuh angka 22. Sementara itu, Borneo FC mencatatkan 22 gol dari Mariano Peralta, Joel Vinicius, dan Douglas Coutinho.
Persib Bandung berada tepat di atas Persebaya Surabaya dengan total 14 gol dari Uilliam, Andrew Jung, dan Federico Barba. Meski selisihnya tipis, peluang Persebaya Surabaya untuk menyalip masih terbuka dalam beberapa pekan ke depan.
Persiapan Menghadapi Laga Kontra Dewa United
Ketajaman trio Persebaya Surabaya datang di momen krusial jelang laga pekan ke-19 Super League 2025/2026. Green Force akan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (1/2). Laga ini menjadi ujian konsistensi Persebaya Surabaya setelah grafik performa menunjukkan tren positif.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyiapkan tim dengan pendekatan bertahap. Fokus utama latihan saat ini adalah pemulihan kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya pulih. Intensitas latihan lebih tinggi diberikan kepada pemain dengan kebugaran yang masih tertinggal.
Selain aspek fisik, Persebaya Surabaya juga memoles detail taktikal jelang menghadapi Dewa United. Materi latihan menitikberatkan pada transisi menyerang dan bertahan untuk mengantisipasi tempo cepat lawan. Organisasi permainan menjadi perhatian serius mengingat waktu persiapan relatif singkat.
Harapan dan Target Tim
Perkembangan tim dinilai menunjukkan arah positif dalam beberapa pekan terakhir. Pemahaman antar pemain disebut semakin matang seiring intensitas latihan dan pertandingan. “Saya percaya sekarang kita lebih baik. Para pemain semakin mengenal karakteristik rekan satu tim,” ujar Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan peningkatan performa menjadi target utama setiap pekan. “Kita lebih baik dari minggu lalu dan targetnya adalah menjadi tim yang lebih baik dari hari ke hari,” lanjut Bernardo Tavares.
Kepercayaan diri tersebut sejalan dengan performa trio Bruno, Gali, dan Rivera yang terus meningkat. Kolaborasi mereka menjadi fondasi penting dalam skema permainan Persebaya Surabaya. Ketajaman trisula Persebaya Surabaya juga memberi harapan besar bagi suporter untuk melihat tim kesayangan bersaing di papan atas.
Bila konsistensi terjaga, bukan mustahil Persebaya Surabaya menyalip trisula klub lain dalam daftar top skor kolektif. Laga kontra Dewa United bisa menjadi panggung lanjutan bagi trio gacor Green Force.
Borong 16 gol bukan sekadar angka, tetapi cerminan progres dan identitas baru Persebaya Surabaya musim ini. Dengan racikan Bernardo Tavares, Green Force perlahan menunjukkan taringnya di Super League 2025/2026.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











