Festival Investasi Emas Tring Pegadaian di Taman Pattimura
PT Pegadaian Area Ambon menggelar festival investasi yang meriah di Taman Pattimura pada Jumat (30/1/2026) malam. Acara ini berlangsung selama dua hari hingga 31 Januari 2026 dan disambut antusias oleh ratusan warga dari berbagai kalangan usia. Dengan tagline “Mulai dari Tring”, festival ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperkenalkan investasi emas kepada masyarakat.
Festival ini merupakan lanjutan dari Festival Tring tahap kedua tahun 2025, yang pelaksanaannya digeser ke awal 2026. Selain sebagai ajang edukasi, acara ini juga dirancang sebagai hiburan yang menarik bagi semua kalangan.
Aplikasi Tring Mempermudah Investasi Emas
Deputi Bisnis Pegadaian Area Ambon, Hardsal Rahman, menjelaskan bahwa aplikasi Tring dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi sekaligus membentuk kebiasaan investasi. Menurutnya, Tring bukan hanya sekadar aplikasi pembayaran, tetapi juga menjadi pintu masuk investasi emas digital yang bisa diakses siapa saja yang memiliki KTP.
“Registrasi cukup menggunakan NIK,” ujar Hardsal. Ia menambahkan bahwa anak-anak pun bisa memiliki tabungan emas dengan registrasi menggunakan identitas orang tua. Pegadaian ingin menanamkan budaya investasi sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak mulai usia 5 tahun sampai tingkatan SMP memahami pentingnya investasi. Karena itu kami libatkan mereka lewat festival got talent dan kompetisi tari yang diselingi edukasi melalui talkshow,” jelasnya.
Edukasi Keuangan untuk Orang Tua dan Anak
Festival ini tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga orang tua. Pegadaian mendorong keluarga mulai merencanakan biaya pendidikan anak melalui investasi emas yang praktis lewat aplikasi. Menurut Hardsal, pendekatan hiburan dipilih agar edukasi keuangan terasa ringan dan mudah diterima masyarakat.
“Kami berharap orang tua memahami bagaimana mempersiapkan masa depan pendidikan anak dengan investasi emas, tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian karena semuanya bisa diakses lewat Tring,” jelasnya.
50 UMKM Ikut Terlibat
Festival Tring juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 50 UMKM Ambon dilibatkan melalui booth pameran dan bazar. Pegadaian menilai UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kehadiran mereka di festival ini diharapkan memberi nilai tambah dan peluang pengembangan usaha.
“UMKM adalah penunjang perekonomian kita. Kami ingin mereka mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan ini,” kata Hardsal.
Bazar Emas hingga Doorprize Tabungan
Rangkaian acara festival mencakup bazar emas, booth UMKM, Tring dance competition, got talent, talkshow literasi keuangan, live entertainment, penampilan bintang tamu, DJ performance, wahana permainan, kuis, dan berbagai hadiah doorprize. Pegadaian menyiapkan hadiah tabungan emas dan berbagai bonus menarik bagi pengunjung yang berpartisipasi aktif.
Usai pembukaan resmi, Wali Kota Ambon bersama deputi Pegadaian dan rombongan meninjau stand pameran sebelum pengumuman pemenang lomba yang berlangsung sejak siang hari.
Ajak Warga Ambon Mulai Investasi
Pegadaian berharap festival ini menjadi momentum perubahan pola pikir masyarakat terhadap investasi. “Kami mengajak seluruh warga Ambon meramaikan kegiatan ini dan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang penggunaan Tring untuk mewujudkan investasi masa depan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi untuk keluarga hingga generasi berikutnya,” tutup Hardsal.
Festival Tring menjadi sinyal bahwa investasi emas kini semakin mudah, cepat, dan bisa dimulai dari genggaman tangan.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











