"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Tak Peduli Target Pribadi! Francisco Rivera Siap Bawa Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United

Persiapan Persebaya Surabaya Menghadapi Bali United

Persebaya Surabaya akan menghadapi Bali United FC dalam pertandingan pekan ke-20 Super League 2025/2026, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) malam. Laga ini menjadi ujian penting bagi Green Force yang sedang dalam tren positif, meskipun masih dibayangi catatan tandang yang kurang bersahabat.

Pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta selalu menimbulkan tekanan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Atmosfer Dipta, kualitas Bali United, serta sejarah pertemuan membuat laga ini bukan sekadar duel papan atas, tetapi juga pertarungan mental dan konsistensi.

Francisco Rivera, gelandang asal Meksiko, muncul sebagai salah satu figur sentral dalam persiapan tim. Pemain berusia 31 tahun itu menilai kondisi internal Persebaya Surabaya saat ini berada dalam fase yang sangat baik.

“Persebaya sedang bagus, seperti kata pelatih. Ini juga kesempatan bagi pemain baru dan pemain muda untuk berkontribusi,” ujar Rivera saat jumpa pers jelang laga, Jumat (6/2/2026).

Ia melihat proses adaptasi pemain anyar berjalan positif dan memberi energi baru bagi tim. Kehadiran pemain baru membuat persaingan internal semakin sehat. Rivera menilai hal itu berdampak langsung pada intensitas latihan dan kualitas permainan tim secara keseluruhan.

Persebaya Surabaya juga mempersiapkan diri secara spesifik untuk meredam kekuatan Bali United. Rivera menyebut lawan memiliki karakter permainan agresif dengan transisi cepat yang bisa mematikan jika lengah.

“Kami tahu Bali United punya tim yang bagus dan transisi cepat. Karena itu kami kerja keras minggu ini dan siap untuk meraih tiga poin,” kata Rivera.

Ia menegaskan fokus tim tertuju penuh pada hasil akhir, bukan sekadar permainan apik. Bagi Rivera, Bali United bukan lawan asing. Sejak berkarier di Indonesia, ia sudah empat kali menghadapi Serdadu Tridatu bersama beberapa klub berbeda.

Namun dari empat pertemuan itu, Rivera baru sekali merasakan kemenangan. Catatan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi dirinya untuk memperbaiki rekor pribadi sekaligus tim.

Dua pertemuan terakhir terjadi saat Rivera berseragam Persebaya Surabaya. Salah satunya berakhir manis dengan kemenangan telak 5-2 di Surabaya pada 23 Agustus 2025. Dalam laga tersebut, Rivera tampil gemilang dengan sumbangan satu gol dan dua assist. Performa itu menjadi salah satu penampilan terbaiknya sejak bergabung dengan Green Force.

Pada pertemuan lainnya, Rivera juga mencatatkan nama di papan skor. Namun gol tersebut belum cukup menyelamatkan Persebaya Surabaya dari kekalahan 1-3 atas Bali United.

Meski memiliki catatan individu yang cukup baik, Rivera menegaskan dirinya tidak ingin terjebak pada target personal. Fokus utamanya tetap hasil tim, terutama di laga sulit seperti di Gianyar.

“Semoga saya bisa membantu dengan gol atau assist, tapi yang paling penting Persebaya dapat tiga poin,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan sikap profesional Rivera sebagai pemain tim.

Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta menghadirkan tantangan yang tidak ringan. Persebaya Surabaya tercatat sudah tiga kali menelan kekalahan saat bertandang ke markas Bali United tersebut. Rekor itu menjadi beban tersendiri bagi Persebaya Surabaya yang sedang berusaha menjaga momentum.

Namun Rivera memilih melihatnya sebagai tantangan, bukan hambatan. Ia percaya tren positif tim bisa menjadi modal penting. Konsistensi latihan dan pemahaman antar lini dinilai semakin solid dari pekan ke pekan.

Persebaya Surabaya datang ke Bali dengan kepercayaan diri tinggi. Hasil-hasil positif sebelumnya memberi keyakinan tim mampu bersaing di level tertinggi liga musim ini. Rivera juga menilai kedewasaan tim semakin terlihat. Banyak pemain muda mulai berani mengambil peran penting tanpa merasa tertekan oleh situasi laga besar.

Dalam kondisi seperti ini, peran pemain berpengalaman seperti Rivera menjadi krusial. Ia tidak hanya diharapkan memberi kontribusi teknis, tetapi juga menjaga stabilitas permainan. Tekanan suporter tuan rumah dan atmosfer Dipta dipastikan akan menguji mental pemain. Rivera menilai kesiapan mental sama pentingnya dengan taktik di lapangan.

Bagi Persebaya Surabaya, laga melawan Bali United bukan sekadar soal posisi klasemen. Ini adalah kesempatan untuk mengubah cerita lama tentang kesulitan menang di Gianyar. Rivera memahami betul arti kemenangan di laga seperti ini. Tiga poin dari Bali bisa menjadi pernyataan kuat Persebaya Surabaya layak diperhitungkan sebagai penantang serius musim ini.

Tak ada ambisi pribadi yang ia kedepankan. Rivera hanya ingin memastikan kontribusinya berdampak langsung pada hasil akhir. Di tengah tekanan, sejarah yang tak ramah, dan kualitas lawan, Persebaya Surabaya membawa satu tekad kuat. Dan jika malam di Dipta berpihak, Francisco Rivera siap menuliskan bab baru bersama Green Force.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *