Momentum Penting dalam Kepemimpinan Bank SulutGo
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulut Gorontalo (BSG) yang digelar di Manado menjadi momen penting dalam perjalanan kepemimpinan bank daerah tersebut. Agenda utama RUPS kali ini tidak hanya terkait evaluasi kinerja keuangan tahun buku 2025, tetapi juga menyangkut perombakan struktur jajaran Komisaris dan Direksi. Proses ini dinilai sebagai babak baru dalam pengelolaan bank yang sebelumnya dipimpin oleh para tokoh yang sudah lama berkiprah di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Beberapa nama kuat mulai muncul sebagai calon pengisi posisi strategis di jajaran Dewan Komisaris “Torang Pe Bank”. Dua sosok yang menarik perhatian publik adalah Dr. Ir. Godbless Sofcar Vicky Lumentut dan Rania Riris Ismail. Kehadiran mereka mencerminkan upaya penyegaran dan penambahan wajah baru dalam struktur kepemimpinan BSG.
Vicky Lumentut: Tokoh dengan Pengalaman Luas
Nama pertama yang menghebohkan publik adalah Dr. Ir. Godbless Sofcar Vicky Lumentut, S.H., M.Si. Sosok yang akrab disapa Vicky Lumentut ini disebut-sebut akan menduduki salah satu kursi Komisaris BSG. Ia memiliki latar belakang pendidikan akademik yang kuat, termasuk gelar doktor dari Prancis. Selain itu, Vicky juga memiliki pengalaman panjang dalam tata kelola pemerintahan, terutama selama menjabat sebagai Wali Kota Manado dua periode.
Vicky Lumentut dikenal sebagai tokoh yang memiliki basis massa dan jaringan luas di Sulawesi Utara. Selama masa jabatannya sebagai Wali Kota Manado, ia memperkenalkan berbagai program pro-rakyat seperti layanan kesehatan gratis dan tunjangan bagi lansia. Di bawah kepemimpinannya, Kota Manado meraih puluhan penghargaan nasional, baik dalam bidang pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan.
Selain pengalaman birokrasi, Vicky juga aktif di dunia politik dan organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulut dan Ketua DPD Partai NasDem Kota Manado. Meski belum ada pernyataan resmi dari manajemen BSG, kemungkinan besar Vicky akan menggantikan salah satu posisi komisaris yang saat ini masih kosong.
Rania Riris Ismail: Representasi dari Provinsi Gorontalo
Sementara itu, nama kedua yang menarik perhatian adalah Rania Riris Ismail. Kehadirannya di RUPS menarik atensi karena statusnya sebagai menantu dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Rania Riris Ismail terlihat hadir di tengah-tengah momentum krusial tersebut, dan dianggap sebagai representasi dari kepentingan daerah Gorontalo dalam struktur pengawasan bank yang dimiliki bersama oleh dua provinsi ini.
Rania Riris Ismail diketahui merupakan menantu dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Kehadirannya di arena RUPS pun langsung menjadi sorotan. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa ia duduk bersama jajaran Komite Bank SulutGo serta Vicky Lumentut di dalam ruang pelaksanaan RUPS. Kedatangannya ikut memunculkan informasi bahwa Rania Riris Ismail digadang-gadang akan mengisi salah satu posisi Komisaris Bank SulutGo sebagai perwakilan dari Provinsi Gorontalo.
Peran Pemegang Saham Pengendali
Agenda RUPS kali ini memang menjadi perhatian publik, menyusul adanya kabar mengenai kemungkinan pergantian di jajaran Komisaris dan Direksi bank milik pemerintah daerah tersebut. Salah satu pemegang saham pengendali (PSP) yang hadir secara langsung adalah Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK). Sebagai pemegang saham pengendali, suara YSK memiliki bobot yang sangat menentukan arah kepemimpinan bank ke depan.
YSK tiba di kantor pusat BSG sekitar pukul 09.30 Wita dengan kawalan protokol yang ketat. Kehadirannya disambut langsung oleh jajaran manajemen yang saat ini masih menjabat. Didampingi oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, YSK langsung menuju lantai sembilan gedung tersebut. Lantai ini menjadi saksi bisu pembahasan rahasia mengenai masa depan perbankan di Sulut dan Gorontalo.













