"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Berita Terpopuler Kepahiang 9-15 Februari 2026: Santri Tewas dan Bando Amin Bingung

Berita Terpopuler di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu

Berikut adalah rangkuman lima berita terpopuler di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, selama sepekan terakhir, 9–15 Februari 2026.

1. Dua Perda Strategis Soal Parkir dan Lingkungan Hidup Disahkan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang secara resmi mengesahkan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda) dalam rapat paripurna pada Senin (9/2/2026).

Kedua perda tersebut yakni Perda tentang Penyelenggaraan Parkir serta Perda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Bupati Kepahiang Zurdi Nata menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat aktif dalam proses pembahasan hingga pengesahan raperda tersebut.

Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dibentuk karena sumber daya alam merupakan modal utama pembangunan di berbagai sektor. Sementara itu, Perda tentang Penyelenggaraan Parkir diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepahiang.

2. Dana Desa Tahap I Masih Tunggu Aturan Kemenkeu

Penyaluran Dana Desa tahap pertama di Kabupaten Kepahiang belum berjalan hingga awal tahun 2026. Hingga kini belum satu pun pemerintah desa mengajukan pencairan Dana Desa tahap I.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang, Zaili, menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur persyaratan pencairan Dana Desa.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini baru sekitar 41 perangkat desa di Kabupaten Kepahiang yang telah mengajukan Siltap. Pemerintah daerah berharap seluruh desa segera melengkapi persyaratan administrasi agar proses pencairan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Santri Asal Kota Bengkulu Ditemukan Tewas Tak Wajar

Seorang santri ditemukan tewas dalam kondisi tidak wajar di Dusun III Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, pada Selasa siang (10/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban bernama Revaldi Harianto (18), tinggal di Jalan Halmahera, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Korban pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya yang baru pulang dan melihat korban sudah tergantung di dalam garasi rumah.

Setelah dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Kepahiang sambil menunggu penjemputan keluarga korban.

4. PPPK dan Pria 25 Tahun Digerebek di Kos Karang Anyar

Warga Desa Karang Anyar, Kepahiang, Bengkulu, menggerebek pasangan bukan muhrim di dalam kos pada Selasa (10/2/2026). Kedua pasangan tersebut adalah perempuan berinisial YN (41) yang merupakan PPPK dan pria berinisial RJ (25), warga Kepahiang.

Kanit Pidum Polres Kepahiang, Aiptu Irwansyah, membenarkan adanya kegaduhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Kepahiang. Mendapati informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Irwansyah juga menjelaskan kondisi pintu kos saat penggerebekan dalam keadaan tertutup. Atas kejadian tersebut, kedua pasangan diamankan ke Polres Kepahiang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

5. Rumah Mantan Bupati Kepahiang Digeledah Kejari

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang melalui tim penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) melakukan penggeledahan terhadap rumah mantan Bupati Kepahiang pada Kamis (12/2/2026). Penggeledahan tersebut berlangsung di Desa Pematang Donok, Kabupaten Kepahiang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan indikasi tindak pidana korupsi pada masa kepemimpinan mantan Bupati Kepahiang, Bando Amin. Indikasi korupsi yang mencuat dan tengah didalami penyidik berkaitan dengan lahan proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Kepahiang.

Usai penggeledahan, Bando mengaku bingung atas adanya dugaan pengurangan lahan tersebut. “Saya juga bingung, katanya ada pembelian tanah GOR itu tidak sesuai dengan sertifikat awal ada kekurangan. Jelas ada kekurangan lah kita membangun, dulu jalan depan gor itu satu jalur sekarang sudah dua jalur berkurang lah,” ucap Bando.








Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *