"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Joko Susilo: Pilar Baru Sriwijaya FC dari Kostrad

Kehadiran Joko Susilo di Sriwijaya FC: Harapan Baru untuk Lini Pertahanan

Joko Susilo, seorang prajurit aktif Kostrad TNI AD, siap menjadi benteng lini pertahanan Sriwijaya FC di putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Dengan pengalaman bermain di beberapa klub ternama seperti Arema FC, Persis Solo, Persikabo, dan PSMS Medan, Joko membawa bekal yang sangat berharga untuk memperkuat Elang Andalas.

Kehadiran Joko Susilo di Sriwijaya FC tentu menjadi angin segar bagi tim. Ia dikenal sebagai pemain yang memiliki semangat tinggi dan motivasi kuat. Dalam wawancaranya, Joko menyatakan bahwa ia sangat antusias menjelang pertandingan putaran ketiga. Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah Sriwijaya FC agar bisa tampil lebih baik dari putaran sebelumnya.

“Yang pasti menatap laga besok itu kita penuh dengan antusias, motivasi dan gairah. Terlebih kita ingin Sriwijaya FC di putaran ketiga ini berbeda dengan putaran-putaran sebelumnya. Yang ada kedepan kita menjaga marwah Sriwijaya FC untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Joko juga mengungkapkan rasa percaya dirinya terhadap pelatih anyar Iwan Setiawan. Menurutnya, Iwan Setiawan memiliki pengalaman dan track record yang bagus dalam menangani tim. Ia yakin bahwa kehadiran Iwan akan memberikan warna baru bagi Sriwijaya FC.

Perjalanan Karier Joko Susilo

Sebelum bergabung dengan Sriwijaya FC, Joko Susilo pernah memperkuat beberapa klub. Di Arema FC, ia tidak langsung mendapatkan tempat di skuat utama. Awalnya, Joko menjadi pelapis dari bek tengah andalan Arema FC, Bagas Adi Nugroho. Namun, setelah beberapa pertandingan, Joko mulai menunjukkan performa yang menjanjikan dan akhirnya menjadi starter.

Selama masa kariernya di Arema FC, Joko mencatatkan 9 penampilan dan mencetak satu gol. Performa apiknya membuat Arema FC memperpanjang kontraknya. Sebelumnya, Joko juga pernah memperkuat PSMS Medan, di mana ia pernah menjabat sebagai kapten tim.

Kombinasi Karier Sepak Bola dan Militer

Joko Susilo adalah contoh nyata dari seseorang yang mampu menjalani dua jalan sekaligus. Sebagai prajurit aktif di Kostrad TNI AD, ia tetap menjaga komitmennya terhadap sepak bola. Perjalanan karier sepak bolanya dimulai dari SSB di kampung halamannya. Kemudian, ia terus berkembang melalui berbagai pelatihan dan kompetisi.

Pada masa SMA, Joko sempat dipindahkan ke Malang oleh pelatih Adji Santoso. Namun, karena berbagai pertimbangan, ia memilih tetap tinggal di Pasuruan. Selama masa SMA, Joko juga pernah mengikuti pelatihan di bawah asuhan I Putu Gede, pelatih PSMS saat ini.

Pilihan Sulit dan Keberhasilan

Pada tahun 2014, Joko dihadapkan pada dua pilihan: melanjutkan karier sepak bola atau mengikuti seleksi TNI. Akhirnya, ia memilih menjadi prajurit TNI. Setelah diterima, Joko menjalani pendidikan di Infanteri dan kemudian terpilih sebagai siswa terbaik di bidang Kopassus. Kopassus merupakan salah satu satuan elit TNI AD yang memiliki kemampuan khusus dalam pertempuran jarak dekat.

Setelah menjalani pendidikan, Joko kembali mengembangkan bakat sepak bolanya. Ia kemudian melanjutkan kariernya di PS TNI U-21, Persikabo, dan Persis Solo. Saat Liga 2 musim 2021/2022 berlangsung, Joko resmi bergabung dengan PSMS Medan dan diberi kepercayaan sebagai kapten tim.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *