"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

PSM Makassar Pertimbangkan Ganti Tomas Trucha, Siapa Pengganti Juku Eja Menghadapi Malut United?

PSM Makassar Mengisyaratkan Perubahan Pelatih

PSM Makassar tampaknya akan segera mengganti pelatihnya, Tomas Trucha, setelah kekalahan 2-4 dari Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie. Kekalahan ini menjadi laga ke-15 yang dipimpin oleh Trucha dengan catatan 4 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 9 kali kalah. Hasil tersebut membuat PSM Makassar terpuruk di posisi ke-13 klasemen Super League, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.

Setelah pertandingan, Tomas Trucha tidak hadir dalam konferensi pers dan digantikan oleh asisten pelatih Ahmad Amiruddin. Hal ini menunjukkan kemungkinan besar bahwa PSM Makassar akan berpisah dengan pelatih asal Ceko tersebut. Laga melawan Persita Tangerang bisa jadi menjadi pertandingan terakhir Trucha bersama Juku Eja.

Pada pertandingan tersebut, PSM Makassar kalah 2-4 dari Persita Tangerang. Dalam 15 laga yang dilakoninya bersama PSM Makassar, Trucha hanya meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kali kalah. Performa tim yang kurang memuaskan ini membuat posisi PSM Makassar terancam degradasi.

Kehadiran Trucha di pinggir lapangan selama 90 menit menunjukkan komitmennya terhadap tim. Namun, absen Trucha dalam sesi jumpa pers menandakan adanya perubahan besar dalam struktur pelatih PSM Makassar. Sesi konferensi pers baru dilaksanakan pada pukul 00.15 Wita, Selasa (3/3/2026), karena beberapa pemain PSM Makassar dihadang suporter yang masuk lapangan usai laga.

Ahmad Amiruddin, asisten pelatih PSM Makassar, menyampaikan permintaan maaf kepada suporter. Ia mewakili pelatih dan pemain yang merasa telah mengecewakan para pendukung. “Saya mewakili pelatih, pemain, dan manajemen memohon maaf atas rentetan hasil buruk ini. Kami tidak akan membela diri atau melindungi pemain,” katanya.

Menurut Amiruddin, ada perbedaan besar antara performa tim saat latihan dan saat pertandingan. “Kenapa performa kami ketika di latihan dan pertandingan jauh berbeda? Setiap kami berlatih, kami analisa semuanya, kami merasa yakin di pertandingan kami akan tampil baik. Tapi apa yang terjadi hari ini, kami cetak gol sudah bersyukur karena ada progres, tapi kami kebobolan empat. Yang kami butuhkan sekarang adalah poin,” ujarnya dengan penuh kekecewaan.

Amiruddin juga mengakui bahwa kritikan dari suporter adalah hal yang wajar di tengah kondisi tim yang kurang baik. “Tapi kami tidak mau membela diri, silahkan suporter menyalahkan kami itu wajar, kami terima karena memang kami kalah,” tambahnya.

Ia berharap agar PSM Makassar tidak sampai mengalami degradasi. “Percaya, pemain, official, dan manajemen sudah berusaha, tapi sampai sekarang kami belum meraih kemenangan. Insyaa Allah kami akan berjuang, kami tidak mau sampai degradasi, itu akan tercatat di bukunya PSM bahwa kami dalam skuad yang bikin degradasi,” ujarnya.

Rizky Eka Pratama juga menyampaikan rasa sedihnya atas kekalahan di kandang sendiri. “Saya pribadi mewakili teman-teman minta maaf, ini bukan hasil yang kami inginkan. Percayalah kita tidak ingin PSM sampai kenapa-kenapa (degradasi), di setiap pertandingan saya selalu berusaha tapi nyatanya lagi dan lagi kami kalah,” kata Rizky.

Profil Tomas Trucha

Tomas Trucha lahir pada 17 Oktober 1971, merupakan seorang pelatih sepak bola asal Republik Ceko. Karier kepelatihannya dimulai pada 1 Juli 1992 bersama Olomouc Yth hingga 30 Juni 2001. Kini, ia menaungi skuad PSM Makassar sejak didatangkan ke Makassar pada 28 Oktober 2025.

Sebelum bergabung dengan PSM Makassar, Trucha pernah menangani AFC Leopards, Kelantan Utd, Penang, Township Rol, dan Orapa United FC. Ia mencetak prestasi gemilang saat melatih Penang FC dengan 29 pertandingan, 12 menang, 8 seri, dan 8 kalah.

Profil Lengkap Tomas Trucha

  • Nama lengkap / Nama di negara kelahiran: Tomáš
  • Tanggal lahir / Umur: 17 Okt 1971 (54)
  • Kewarganegaraan: Republik Ceko
  • Periode rerata sebagai pelatih: 1,75 Tahun
  • Lisensi Kepelatihan: Lisensi Pro – UEFA
  • Agen: ACTIV8

Sejarah Kepelatihan

  • AFC Leopards (Pelatih Kepala): 16 Oktober 2023
  • Kelantan Utd. (Pelatih Kepala): 30 Desember 2022 – 8 April 2023
  • Penang (Pelatih Kepala): 4 Desember 2020 – 29 April 2022
  • AFC Leopards (Pelatih Kepala): 2 November 2020 – 3 Desember 2020
  • Township Rol. (Pelatih Kepala): 2 Juli 2019 – 1 November 2020
  • Orapa United FC: 1 Desember 2018 – 31 Maret 2019

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *