"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Tiga Berita Terpopuler Sumbar: 1.020 Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah, Ancaman Rob 3-6 Maret 2026

Berita Populer Sumbar: Konflik Timur Tengah, Pencurian Karet, dan Potensi Banjir Rob

Beberapa berita menarik muncul di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari imbauan keamanan terkait konflik di Timur Tengah hingga kasus pencurian karet yang mengundang perhatian masyarakat. Berikut adalah rangkuman informasi terkini yang patut diketahui.

Imbauan untuk Menunda Keberangkatan Umrah Akibat Konflik Timur Tengah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Kantor Perwakilan Wilayah Sumbar memberikan imbauan kepada calon jemaah umrah asal Sumbar untuk menunda keberangkatan. Hal ini dilakukan karena situasi di Timur Tengah yang memanas akibat konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Menurut Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, Rifki Diflaizar, situasi yang tidak stabil dapat membahayakan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang menjalankan ibadah atau akan melakukan perjalanan umrah. Ia menyampaikan bahwa imbauan tersebut telah diberikan oleh Kemenhaj untuk sementara waktu hingga situasi benar-benar aman.

Rifki menjelaskan bahwa setiap pekan, sekitar 1.020 jemaah umrah dari Sumbar dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi, baik melalui penerbangan langsung maupun transit via Malaysia. Saat ini, sekitar 2.500 jemaah umrah masih berada di Arab Saudi, terdiri dari 1.000 jemaah yang mengikuti program awal Ramadan dan 1.500 jemaah yang mengikuti program Full Ramadan.

Jemaah yang berangkat pada 22 Februari 2026 akan kembali ke Tanah Air pada 5 Maret 2026, sementara jemaah yang berangkat pada 23 Februari 2026 dijadwalkan pulang pada 26 Maret 2026. Meskipun penerbangan langsung dari Arab Saudi menuju Indonesia masih berjalan normal, beberapa penerbangan transit dilaporkan terdampak akibat melintasi wilayah konflik.

Pihak Kemenhaj terus berkoordinasi dengan travel haji dan umrah untuk memantau kondisi jemaah serta memastikan jadwal kepulangan tetap aman.

Pria di Dharmasraya Diarak Keliling Kampung Setelah Curi Karet

Seorang pria di Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, harus menghadapi konsekuensi atas tindakannya mencuri karet milik warga. Pelaku diamankan saat beraksi di area perkebunan pada Senin (2/3/2026) dini hari.

Kapolsek Sungai Rumbai, AKP Agus Salem, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku merupakan warga setempat atau yang secara adat disebut sebagai “anak kemanakan”. Namun, kasus ini tidak langsung berujung pada proses hukum.

Warga bersama perangkat nagari dan tokoh masyarakat telah memiliki kesepakatan sejak awal Januari 2026 terkait penanganan pencurian ringan. Dalam kesepakatan tersebut, jika ada warga setempat yang mencuri karet atau sawit, maka akan dikenakan sanksi sosial berupa diarak keliling kampung.

Agus menjelaskan bahwa sanksi ini dinilai lebih efektif secara moral, karena rasa malu di hadapan masyarakat dianggap mampu mencegah pelaku mengulangi perbuatannya. Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengedepankan prinsip keadilan restoratif selama tidak ada laporan resmi dari korban.

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar dan Mentawai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengingatkan adanya potensi banjir rob di wilayah pesisir Sumbar dan Kepulauan Mentawai pada 3-6 Maret 2026. Peringatan ini berkaitan dengan fenomena astronomi Bulan Penuh (Full Moon) yang terjadi pada 3 Maret 2026 dan berpotensi memicu pasang maksimum air laut.

Prakirawan BMKG menjelaskan bahwa pasang maksimum diprediksi mencapai 1,3 hingga 1,4 meter yang berpotensi terjadi sekitar pukul 18.00-20.00 WIB. Selain itu, pada periode yang sama juga diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai angin di wilayah perairan Sumbar dan Mentawai.

BMKG menyebutkan, kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, seperti Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kepulauan Mentawai.




Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *