Peluang Besar Arsenal untuk Meraih Gelar Juara Liga Premier
Arsenal memiliki peluang besar lainnya untuk selangkah lebih dekat menuju kejayaan Liga Premier sore ini ketika mereka menghadapi Chelsea di Emirates. Para pemain asuhan Mikel Arteta tidak diragukan lagi akan memasuki pertandingan ini dengan penuh percaya diri setelah kemenangan 4-1 atas rival berat mereka, Tottenham Hotspur, dalam Derby London Utara akhir pekan lalu.
The Gunners hanya tinggal 10 pertandingan lagi untuk mengakhiri penantian satu generasi untuk meraih gelar juara, dan pertandingan hari ini melawan rival lain berpotensi sangat penting dalam upaya mereka untuk mengakhiri penantian tersebut. Mikel Arteta, manajer Arsenal, saat pertandingan Liga Premier antara Brentford dan Arsenal.
Masih perlu dilihat perubahan apa yang akan dilakukan manajer terhadap sebelas pemain intinya di Emirates, terutama setelah penampilan yang begitu dominan hanya tujuh hari yang lalu. Namun, Arteta kemungkinan besar akan kehilangan sejumlah pemain kunci dalam skuadnya melawan tim Liam Rosenior di London Utara setelah pembaruan yang dia sampaikan menjelang pertandingan tersebut.
Susunan pemain Arsenal menjelang pertandingan melawan Chelsea.
Dalam beberapa minggu terakhir, Arsenal mengalami masalah kebugaran dengan sejumlah pemain, yang tidak diragukan lagi telah menyebabkan kesulitan mereka baru-baru ini di liga utama Inggris. Pemain remaja Max Dowman telah absen sejak Desember setelah mengalami cedera pergelangan kaki, tetapi ia berpotensi untuk kembali bermain di tim senior.
Pemain sayap itu tampil selama 45 menit saat kekalahan tim U21 melawan Ipswich Town pada hari Jumat, yang bisa membuka jalan baginya untuk kembali duduk di bangku cadangan sore ini. Kai Havertz sekali lagi bergelut dengan cedera di Emirates dalam beberapa pekan terakhir, sehingga absen dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Pemain asal Jerman itu telah kembali berlatih bersama tim utama dalam beberapa hari terakhir, dan manajer Arteta menyatakan bahwa ia siap untuk kembali bermain dalam waktu dekat. Masih belum bisa dipastikan apakah dia akan tampil di London Utara sore ini, mengingat Viktor Gyokeres hampir pasti akan menjadi starter setelah mencetak dua gol akhir pekan lalu.
Mengapa Arteta Harus Mencoret Eze dari Tim Utama?
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kemenangan Arsenal atas Spurs akhir pekan lalu memberi banyak pemain kesempatan untuk kembali bersinar – tetapi tidak ada yang lebih beruntung daripada gelandang serang Eberechi Eze. Pemain asal Inggris itu menyamai rekor Gyokeres dengan mencetak dua gol selama kemenangan tersebut, sehingga total golnya melawan The Lilywhites menjadi lima sejak transfernya senilai £67 juta pada musim panas lalu.
Namun, pemain berusia 27 tahun itu kemungkinan besar akan kembali duduk di bangku cadangan melawan Chelsea sore ini, karena Arteta mungkin ingin merombak susunan pemainnya. Bukayo Saka kemungkinan besar akan diberi kesempatan lain untuk menunjukkan kemampuannya di posisi nomor sepuluh, yang bisa memberi kesempatan bagi pemain sayap Noni Madueke untuk tampil mengesankan melawan mantan klubnya.
Penyerang yang didatangkan dengan harga £52 juta atau Rp1,17 triliun pada jendela transfer musim panas ini, kesulitan untuk mengamankan tempatnya di starting eleven musim ini, seperti yang terlihat dari catatan 11 kali menjadi starter hingga saat ini. Namun, Arteta bisa memberinya kesempatan sempurna untuk bersinar melawan anak asuh Rosenior, terutama jika dia mampu menunjukkan performa yang banyak orang tahu mampu dia tunjukkan di London Utara.
Pemain berusia 23 tahun itu sebelumnya menyatakan bahwa ia mendasarkan gaya bermainnya pada mantan bintang Chelsea, Eden Hazard, yang dapat memungkinkan The Gunners untuk meraih kemenangan yang dibutuhkan sore ini. Saat berbicara selama masa baktinya di PSV, Madueke menyatakan: “Saya mungkin harus mengatakan Eden Hazard… tipe pemain yang bisa membuat Anda berdiri dari tempat duduk.”
“Sangat mengasyikkan dalam hal bakat untuk membuat orang berdiri dari tempat duduk mereka dan berkreasi. Pasti ada kesamaan, tetapi saya berharap bisa sebaik dia suatu hari nanti.”
Noni Madueke – Statistik Liga Premier (2025/26)
Statistik (per 90) Menghitung
Permainan yang dimainkan 19
Gol & assist 3
Foto-foto yang diambil 1.9
Peluang tercipta 1.6
Persilangan yang sukses 1.4
Dribel berhasil 2.4
Keberhasilan menggiring bola 53 persen
Duel dimenangkan 6.1
Apakah dia bisa mendekati level pemain Belgia itu sepanjang kariernya adalah satu hal, tetapi gaya bermainnya yang lugas untuk anak asuh Arteta tentu bisa menjadi ancaman bagi tim lawan. Masuknya dia ke dalam tim bisa membuat Eze kembali duduk di bangku cadangan, sebuah keputusan yang mungkin tidak populer mengingat kesuksesannya di Derby akhir pekan lalu.
Namun, Madueke sendiri perlu mendapatkan menit bermain reguler jika ia ingin mencapai level yang banyak diprediksi setelah transfer besar-besaran ke Emirates selama jendela transfer musim panas. Jika ia mampu menampilkan kemampuan menggiring bola terbaiknya melawan mantan klubnya akhir pekan ini, tidak ada alasan mengapa ia tidak dapat membantu anak asuh Arteta selangkah lebih dekat menuju kejayaan gelar juara.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











