"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil dan Dicoret untuk FIFA Matchday

Pemanggilan dan Pemecatan Pemain untuk FIFA Matchday Maret 2026

Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah menyelesaikan pemanggilan 24 pemain untuk menghadapi laga FIFA Matchday melawan Saint Kitts and Nevis. Proses ini dilakukan setelah John Herdman, pelatih Timnas, melakukan evaluasi terhadap 41 nama yang sebelumnya dipanggil. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 pemain dicoret, termasuk beberapa nama yang sebelumnya dianggap penting dalam skema permainan.

Daftar Pemain yang Dipanggil

Pemanggilan 24 pemain ini mencakup berbagai posisi, dengan persaingan ketat di setiap lini. Berikut adalah daftar lengkap pemain yang resmi dipanggil:

Kiper

– Cahya Supriadi

– Maarten Paes

– Emil Audero

Bek

– Dean James

– Dony Tri Pamungkas

– Elkan Baggott

– Jay Idzes

– Justin Hubner

– Kevin Diks

– Nathan Tjoe-A-On

– Rizky Ridho

– Sandy Walsh

Gelandang

– Calvin Verdonk

– Eliano Reijnders

– Ivar Jenner

– Joey Pelupessy

– Jordi Amat

Penyerang

– Beckham Putra

– Mauro Zijlstra

– Ole Romeny

– Ragnar Oratmangoen

– Ramadhan Sananta

– Yakob Sayuri

Pemain yang Dicoret

Dari 41 nama awal, John Herdman memilih untuk mencoret 17 pemain. Beberapa di antaranya memiliki reputasi baik di level nasional maupun internasional. Berikut adalah daftar pemain yang tidak masuk dalam daftar akhir:

Kiper

– Ernando Ari

Bek

– Muhammad Ferrari

– Fajar Fathurrahman

– Yance Sayuri

Gelandang

– Marc Klok

– Ricky Kambuaya

– Tim Geypens

– Arkhan Fikri

– Witan Sulaeman

– Egy Maulana Vikri

– Victor Dethan

– Ezra Walian

Penyerang

– Miliano Jonathans

– Stefano Lilipaly

– Adrian Wibowo

– Hokky Caraka

– Jens Raven

Evaluasi dan Strategi Pelatih

John Herdman memutuskan untuk memanggil tiga kiper, yaitu Cahya Supriadi, Maarten Paes, dan Emil Audero. Cahya Supriadi mendapat perhatian khusus karena performanya yang stabil dalam dua musim terakhir bersama PSIM dan Bekasi City. Sementara itu, Paes dan Audero berasal dari luar negeri, memberikan pengalaman berbeda dalam menjaga gawang.

Di lini pertahanan, Herdman memilih 10 bek, termasuk Nathan Tjoe-A-On yang memiliki fleksibilitas bermain sebagai bek atau gelandang. Hal ini memunculkan spekulasi tentang formasi yang akan digunakan oleh pelatih. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Calvin Verdonk, yang disebutkan dalam daftar sebagai gelandang meskipun sebelumnya lebih dikenal sebagai bek sayap.

Jordi Amat juga menjadi salah satu pemain yang tetap dipertahankan. Meski lebih dominan sebagai bek tengah, ia pernah bermain sebagai gelandang bertahan di Persija. Fleksibilitas ini bisa menjadi keuntungan bagi tim.

Eliano Reijnders juga menjadi salah satu pemain yang dinantikan kehadirannya. Ia memiliki kemampuan bermain di banyak posisi, mulai dari bek sayap hingga penyerang sayap. Performanya musim ini di Persib sangat menjanjikan, sehingga harapan besar ditempatkan padanya.

Spekulasi Formasi dan Kolaborasi

Dengan adanya banyak pemain yang bisa bermain di posisi yang sama, seperti Calvin Verdonk, Jordi Amat, dan Nathan Tjoe-A-On, maka akan ada persaingan ketat di lini tengah dan belakang. Beckham Putra, rekan satu tim Eliano di Persib, juga menjadi faktor penting dalam kolaborasi antar pemain.

Pemecatan Ezra Walian dan Egy Maulana Vikri juga menjadi sorotan. Keduanya sempat menjadi incaran pelatih sebelumnya, namun kini harus rela tidak masuk dalam daftar akhir. Ini juga mengakhiri kemungkinan reuni Ezra dengan Calvin Verdonk, yang pernah bermain bersama di timnas Belanda saat masih junior.

Kesimpulan

Pemanggilan 24 pemain ini menunjukkan bahwa John Herdman ingin membentuk tim yang kompetitif dan siap menghadapi laga FIFA Matchday. Dengan kombinasi pemain lokal dan asing, serta fleksibilitas dalam formasi, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk menunjukkan performa yang baik dalam pertandingan mendatang.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *