Performa Membanggakan Teja Paku Alam di Liga 1 2025/2026
Performa penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, menjadi salah satu sorotan utama sepanjang kompetisi Indonesia Super League musim 2025/2026. Penampilannya di bawah mistar justru semakin menegaskan peran vitalnya dalam menjaga stabilitas tim. Meski Persib sempat mendatangkan kiper asing, Adam Przybek, pilihan utama di bawah mistar tetap jatuh kepada Teja Paku Alam. Kepercayaan itu tidak disia-siakan. Ia menjawabnya dengan konsistensi performa yang terus terjaga di setiap pertandingan.
Hingga memasuki pekan ke-25, kontribusi Teja terlihat sangat menonjol. Ia mampu menunjukkan kualitasnya dengan penampilan yang solid sepanjang kompetisi, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu kiper terbaik musim ini. Namanya kini berada di posisi teratas dalam daftar penjaga gawang dengan jumlah cleansheet terbanyak di Super League. Catatan tersebut menjadi indikator kuat betapa pentingnya peran Teja dalam menjaga gawang Persib tetap aman dari kebobolan.
Secara statistik, terdapat empat kiper yang tampil paling menonjol sepanjang musim ini. Mereka adalah Teja Paku Alam, Nadeo Argawinata, Mike Hauptmeijer, dan Cahya Supriadi. Keempatnya mencatat performa yang cukup impresif dibandingkan penjaga gawang lainnya. Namun di antara nama-nama tersebut, Teja Paku Alam tampil paling dominan dalam urusan nirbobol. Ia unggul jauh dalam jumlah cleansheet dibandingkan para pesaingnya di kompetisi yang sama.
Sementara itu, dari jajaran kiper asing, hanya Mike Hauptmeijer yang berhasil menembus empat besar. Kiper milik Bali United itu menjadi satu-satunya pemain non-lokal yang mampu bersaing di papan atas statistik musim ini. Sepanjang gelaran musim 2025/2026, Teja telah mengoleksi 15 cleansheet bersama Persib Bandung. Angka tersebut bukan hanya menjadi capaian tertingginya secara pribadi, tetapi juga menjadi yang terbaik di liga hingga pekan ke-25.
Tak berhenti di situ, kontribusi Teja juga tercermin dari data performa keseluruhan. Ia sudah tampil lebih dari 20 laga dengan jumlah kebobolan yang relatif minim, disertai banyak penyelamatan penting yang kerap menentukan hasil pertandingan. Efektivitas lini pertahanan Persib pun sangat terasa ketika Teja berada di bawah mistar. Rasio kebobolan tim menjadi sangat rendah, memperlihatkan soliditas pertahanan Maung Bandung yang terjaga sepanjang musim.
Konsistensi tersebut turut mengantarkan Persib Bandung menjadi salah satu tim dengan lini belakang paling tangguh di kompetisi musim ini. Dengan performa yang terus stabil, peluang Teja untuk mencatatkan rekor baru terbuka lebar. Ia berpotensi melampaui rekor cleansheet terbanyak sepanjang sejarah Super League.
Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh Yoo Jae-hoon saat membela Persipura Jayapura pada musim 2013. Kala itu, kiper asal Korea Selatan tersebut berhasil mencatatkan 17 clean sheet dalam satu musim. Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
25
18
4
3
43
14
29
58
2
Borneo FC
25
17
3
5
48
25
23
54
3
Persija Jakarta
25
16
4
5
45
22
23
52
4

Malut United
25
13
6
6
51
32
19
45
5
Persita
25
12
5
8
35
24
11
41
6
Bhayangkara FC
25
12
5
8
32
27
5
41
7
Persebaya
25
10
9
6
37
30
7
39
8

PSIM
25
9
11
5
35
32
3
38
9

Dewa United
25
10
4
11
30
31
-1
34
10
Bali United
25
8
9
8
35
37
-2
33
11
Arema FC
25
8
7
10
36
36
0
31
12
Persik
25
8
5
12
32
45
-13
29
13
PSM Makasar
25
5
9
11
29
34
-5
24
14
Persijap
25
5
6
14
22
41
-19
21
15

Persis
25
4
8
13
28
44
-16
20
16
Madura United
25
4
8
13
24
42
-18
20
17

Semen Padang
25
5
5
15
21
41
-20
20
18
PSBS Biak
25
4
6
15
27
53
-26
18
Hingga saat ini, angka tersebut masih menjadi yang tertinggi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Catatan itu pun masih belum terpecahkan oleh kiper mana pun. Kesempatan Teja untuk melampaui rekor tersebut masih terbuka lebar. Persib Bandung masih memiliki sembilan pertandingan tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk menambah jumlah cleansheet.
Di sisi lain, Yoo Jae-hoon kini telah pensiun dari dunia sepak bola profesional. Ia sempat melanjutkan kiprahnya di dunia kepelatihan dengan bergabung dalam staf Timnas Indonesia saat ditangani oleh pelatih Shin Tae-yong.











