"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Warga Bedayan Kritik Jalan Rusak, Bupati Sintang Minta Maaf

Masalah Jalan di Bedayan, Sintang yang Menjadi Perhatian Publik

Masalah jalan di wilayah Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan masyarakat. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengakui bahwa kondisi jalan tersebut memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.

Keluhan Warga yang Viral di Media Sosial

Beberapa waktu lalu, keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan di Bedayan viral di media sosial. Seorang pengguna Instagram bernama Elisabet mengunggah konten yang menyoroti kondisi jalan yang rusak parah di wilayah tersebut. Dalam unggahannya, Elisabet secara terbuka menyentil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bahkan meminta perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk membantu memperbaiki jalan di daerahnya.

“Tolong, lah kang Dedi. Jalan kami babak belur. Gubernur kami pingsan kayaknya. Gak ada bangun jalan kami,” ujar Elisabet dalam salah satu videonya. Ia juga berharap Dedi Mulyadi bisa datang langsung ke Kalimantan Barat, meski hanya sementara waktu.

“Berhubung sama-sama Barat, tolong lah pindah ke sini. Ndak usah lama-lama. Dua bulan saja. Dijamin jalan kami bagus kalau KDM pindah sini,” ucapnya.

Konten tersebut diunggah berulang kali dan semakin menyita perhatian publik, terlebih dalam salah satu video turut menampilkan anak-anak yang ikut menyampaikan keluhan serupa terkait kondisi jalan yang rusak.

Tanggapan Bupati Sintang

Menanggapi hal itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengakui bahwa kondisi jalan di Bedayan memang memprihatinkan. Ia menyebut telah berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait persoalan tersebut.

“Saya sudah konfirmasi ke gubernur. Saya minta maaf, mungkin ini karena kepentingan anak-anak yang bikin konten. Tapi kenyataannya jalan itu memang jelek, saya akui,” kata Bala.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai terkait penanganan jalan tersebut dan mendapat respons positif. Namun, perbaikan masih menunggu proses lanjutan, termasuk penyusunan perencanaan yang komprehensif.

“Kita diminta membuat peta perencanaan yang komprehensif. Kadang ini seperti ‘mukjizat’, lewat konten masyarakat yang terlihat kesal, justru mendapat tanggapan positif,” ujarnya.

Bala menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Ia menegaskan bahwa status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, sementara keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.

“Uang tidak ada di kita. Tapi apa saja syarat yang diperlukan, akan kita lengkapi. Kita sudah komunikasi dan tinggal menunggu tindak lanjutnya,” tutupnya.

Penjelasan dari Kepala Dinas PUPR Kalimantan Barat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, menanggapi video viral yang membahas kerusakan Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

Dalam video yang disuarakan oleh sejumlah anak-anak melalui media sosial itu, Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur. Namun, dirinya menyayangkan cara penyampaian yang dinilai kurang tepat, terutama karena melibatkan anak-anak yang belum memahami konteks permasalahan secara utuh.

Menurutnya, narasi yang berkembang di publik cenderung menyudutkan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Ia juga mengungkapkan bahwa status Jalan Bedayan merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Perlu dipahami bersama bahwa pengelolaan jalan terbagi berdasarkan kewenangan, yaitu jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Jalan Bedayan adalah jalan kabupaten, sehingga penanganannya berada di bawah pemerintah kabupaten,” kata Iskandar, kepada , Jumat 27 Maret 2026.

Ia menilai, munculnya opini yang kurang tepat ini tidak terlepas dari kurangnya pemahaman, terutama di kalangan anak-anak yang dilibatkan dalam penyampaian aspirasi tersebut. Oleh karena itu, Iskandar mengingatkan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memberikan edukasi sejak dini.

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa anak-anak seharusnya dibimbing untuk memahami etika dalam berpendapat, serta didorong menyampaikan aspirasi berdasarkan data dan informasi yang akurat. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa penyampaian opini yang tidak tepat berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum jika mengandung unsur yang merugikan pihak tertentu.

“Kami sangat menyayangkan jika generasi muda justru diekspos dengan cara yang kurang mendidik. Seharusnya mereka dibekali nilai integritas, etika, dan kemampuan berpikir kritis agar mampu menjadi generasi yang unggul,” ujarnya.

Komitmen Pemerintah Provinsi

Terkait kondisi infrastruktur jalan di Kalimantan Barat, Iskandar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berkomitmen melakukan peningkatan kualitas jalan sesuai kewenangan yang dimiliki. Ia juga menyebut bahwa Gubernur Ria Norsan terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten/kota, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Kami sudah berupaya maksimal dalam menangani jalan provinsi. Dukungan dari gubernur sangat besar untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata,” paparnya.


Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *