Arema FC Kembali Dihukum Penalti, Pelatih dan Suporter Tak Setuju
Pertandingan antara Arema FC dan Malut United dalam ajang Super League 2025/2026 kembali menjadi sorotan setelah tim Singo Edan menerima hukuman penalti yang menimbulkan pro dan kontra. Hal ini tidak hanya mengundang perhatian dari pelatih Arema FC, Marcos Santos, tetapi juga suporter setia Arema, Aremania.
Laga Berlangsung di Stadion Kanjuruhan
Laga berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (3/4/2026). Arema FC sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Hansamu Yama pada menit ke-26. Gol tercipta setelah sepak pojok Gustavo Franca mengarah ke kepala Hansamu Yama yang kemudian masuk ke gawang Malut United.
Namun, di menit ke-36, wasit mengambil keputusan yang memicu kontroversi. Salah satu pemain Arema FC, Johan Alfarizi, dianggap melakukan pelanggaran terhadap Igor Inocencio di area terlarang. Setelah melalui tayangan VAR, wasit menunjuk titik putih.
Di menit ke-42, David da Silva, pemain Malut United, berhasil menjalankan tugasnya dengan sukses, sehingga skor berubah menjadi 1-1. Meskipun Arema FC memiliki peluang di babak kedua, mereka gagal memperbaiki skor, akhirnya hanya mampu bermain imbang.
Marcos Santos: Penalti Tidak Seharusnya Terjadi
Setelah pertandingan usai, Marcos Santos, pelatih Arema FC, menyampaikan pendapatnya mengenai hukuman penalti yang diberikan. Ia merasa bahwa keputusan tersebut terlalu keras dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
“Menurut saya, itu tidak penalti,” ujarnya seusai pertandingan. Ia juga membandingkan situasi ini dengan kejadian sebelumnya saat Arema FC bertemu Bhayangkara, di mana ia merasa kartu merah yang diberikan kepada pemain Arema juga terlalu berlebihan.
Marcos mengatakan bahwa keputusan wasit terkesan tidak adil dan bisa jadi merupakan pola kesalahan yang terus-menerus terjadi. Namun, ia tetap berusaha memahami bahwa wasit adalah manusia yang bisa saja membuat kesalahan.
“Saya percaya dia (wasit) mungkin telah mengkompensasi pelanggaran yang dia putuskan melalui VAR,” katanya. “Tapi menurut saya, itu tidak ada penalti. Tapi itu bagian dari permainan, kita manusia, bisa saja kita membuat kesalahan.”
Suporter Arema Turut Mengkritik
Tidak hanya pelatih, suporter Arema FC, Aremania, juga turut mengkritik keputusan wasit, terutama terkait hukuman penalti yang diberikan kepada tim kesayangan mereka. Hal ini dapat dilihat dari komentar-komentar yang muncul di kolom Instagram Arema FC, @aremafcofficial.
Beberapa komentar yang muncul antara lain:
* “Info IG Wasit ?”
* “Pinalti hororrrr”
* “penalti cap * ta?”
* “gk suka kalau Arema menang wasit e”
* “Penalti goib perlu dislidiki”
Kritik-kritik ini menunjukkan bahwa banyak suporter yang merasa keputusan wasit tidak adil dan berpotensi merugikan Arema FC.
Klasemen Sementara Super League
Hasil imbang melawan Malut United membuat Arema FC tetap berada di urutan 11 klasemen sementara Super League hingga pekan ke-26 dengan koleksi 32 poin. Meski tidak meraih kemenangan, Arema FC masih memiliki peluang untuk meningkatkan posisi mereka di liga.











