Banten Optimis Jadi Tuan Rumah PON 2032
Banten semakin yakin bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 setelah sekitar 70 persen venue olahraga dinyatakan layak. Kesiapan infrastruktur dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor utama dalam proses ini. Bersama Provinsi Lampung, Banten mengandalkan kesiapan fasilitas olahraga serta kemudahan akses transportasi untuk mendukung penyelenggaraan ajang olahraga nasional terbesar.
Proses penentuan tuan rumah PON 2032 masih berlangsung, dengan keputusan akhir akan diambil dalam Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada Mei 2026. Saat ini, beberapa provinsi telah menyatakan minat menjadi tuan rumah, baik secara mandiri maupun bersama. Di antaranya adalah Sumatera Barat dan Jambi yang berkolaborasi, serta Sulawesi Tengah yang mengajukan diri secara mandiri.
Persaingan Ketat Antardaerah
Banten tidak sendirian dalam persaingan ini. Daerah-daerah lain seperti Sumbar-Jambi dan Sulteng juga menunjukkan komitmen kuat dalam memenuhi standar penyelenggaraan PON. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan yang ketat, mulai dari pendaftaran hingga verifikasi teknis dan administratif. Tim penyaringan melakukan kunjungan langsung ke berbagai venue yang diajukan oleh masing-masing provinsi.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, mengungkapkan bahwa sebanyak 70 persen venue olahraga yang diajukan telah dinyatakan layak. Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri final Liga 4 Piala Gubernur Banten 2025/2026, mewakili Gubernur Banten Andra Soni.
“Alhamdulillah, sebanyak 70 persen diterima dan Provinsi Banten layak sebagai tuan rumah PON 2032 mendatang,” ujarnya. Menurut Syaukani, penetapan tuan rumah akan diputuskan dalam Musornas KONI pada Mei 2026.
Kesiapan Infrastruktur dan Dukungan Masyarakat
Selain kesiapan venue, Pemprov Banten juga fokus pada penguatan ekosistem olahraga. Pada tahun 2026, dua agenda besar akan digelar, yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kota Cilegon dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Tangerang Selatan. Kedua acara ini bertujuan untuk memperkuat prestasi atlet lokal dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Ketua Asprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Banten, Pilar Saga Ichsan, menyebutkan bahwa Liga 4 Piala Gubernur Banten diikuti oleh 14 klub dari berbagai kabupaten/kota. Juara pertama dan kedua akan mewakili Banten di Liga 4 Nasional. Dalam partai final, Nathan FC Kabupaten Lebak berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Harin FC Kota Tangerang Selatan dengan skor 1-0 lewat gol Sirvi Arvani pada menit ke-13.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang juga turut mengusulkan sejumlah venue untuk mendukung PON 2032. Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, menyebut empat lokasi utama yang diajukan, yakni Climbing Sport Center Gondrong Cipondoh, GOR Nambo Jaya, GOR Gondrong Cipondoh, serta Stadion Benteng Reborn. Beberapa venue lain masih dalam tahap peninjauan, seperti GOR Dimyati dan Lapangan Golf Modernland.
Venue yang Siap Digunakan
Kaonang menegaskan bahwa fasilitas olahraga yang ada di Kota Tangerang telah memenuhi standar nasional dan internasional. Selain itu, akses transportasi yang memadai juga menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki kota ini.
“Fasilitas yang ada sudah sesuai standar dan sering digunakan untuk event nasional maupun internasional. Kami siap mendukung penuh,” tegasnya.
Dengan kesiapan venue yang terus dimatangkan dan dukungan berbagai pihak, Banten semakin percaya diri untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia pada 2032 mendatang. Meski persaingan cukup ketat, Banten dan Lampung tetap optimis dapat meraih kesempatan tersebut.
Agenda Olahraga Besar di Tahun 2026
Selain persiapan PON 2032, Banten juga akan menyelenggarakan beberapa agenda olahraga besar pada tahun 2026. Salah satunya adalah Popda di Kota Cilegon dan Porprov di Kota Tangerang Selatan. Kedua acara ini akan menjadi ajang pembuktian kesiapan infrastruktur dan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Pemerintah Provinsi Banten juga terus mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola. Hal ini ditunjukkan melalui berbagai program dan even olahraga yang diselenggarakan di berbagai wilayah.











