"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Akses Stadion GBLA Tenggelam 2 KM, Pompa Siaga Hadapi Laga Persib

Banjir di Jalan SOR GBLA Mengakibatkan Genangan Tinggi

Banjir yang terjadi di Jalan SOR GBLA, Kota Bandung, mengakibatkan genangan air setinggi 30 hingga 60 sentimeter. Ketinggian tersebut menyebabkan sepanjang 2 kilometer jalan tersebut terendam air. Peristiwa ini terjadi akibat luapan Sungai Cinambo dan fenomena backwater yang terjadi sejak dini hari Minggu (12/4/2026).

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung telah menyiagakan dua mesin pompa dan memanfaatkan tiga kolam retensi untuk menangani banjir. Namun, volume air yang sangat besar membuat genangan lambat surut. Akibatnya, kantor Dinas Perhubungan (Dishub) juga terendam air.

Petugas terus berupaya melakukan penyedotan air secara intensif. Selain itu, pihak DSDABM sedang merencanakan penambahan sumur imbuhan sebagai antisipasi jangka panjang. Upaya-upaya ini dilakukan agar genangan air bisa lebih cepat surut dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Penyebab Banjir dan Tindakan yang Dilakukan

Menurut Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, banjir terjadi akibat hujan deras pada 11 April 2026. Pihaknya langsung menyiapkan rumah pompa untuk menyedot air sejak malam hari. “Volumenya luar biasa dari tadi malam,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh air Sungai Cinambo yang meluap dan diperparah dengan adanya backwater. Hal ini menyebabkan air sungai langsung merendam ruas jalan tersebut dalam waktu yang cukup lama. “Muka air banjirnya backwater dan Sungai Cinambo penuh,” kata Rizki.

Meskipun ada beberapa kolam retensi di lokasi tersebut, namun kapasitasnya tidak cukup untuk menampung seluruh air. Oleh karena itu, pihak DSDABM terus menjalankan rumah pompa dan mesin pompa. Namun, karena debit air masih tinggi, genangan air tetap bertahan.

Upaya Menyedot Air dan Penggunaan Kolam Retensi

Rizki menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya penyedotan air. Di lokasi tersebut terdapat dua mesin pompa yang dijalankan sejak malam hari. Meskipun demikian, mesin-mesin tersebut harus dihentikan sementara agar tidak terlalu panas, kemudian dinyalakan kembali.

Selain itu, DSDABM juga memanfaatkan tiga kolam retensi yang ada di wilayah tersebut. Pihaknya juga menambahkan sumur imbuhan agar air yang merendam jalan bisa masuk ke dalam tanah. Namun, menurut Rizki, upaya ini belum cukup. “Kita akan coba tambah lagi,” katanya.

Pihak DSDABM terus berupaya untuk mengantisipasi kejadian serupa. Rizki berharap, ketika musim kemarau tiba, mereka bisa melakukan upaya tambahan untuk mencegah banjir.

Dampak pada Akses Menuju Stadion GBLA

Akses menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi penting, mengingat pertandingan Persib melawan Bali United akan digelar pada hari yang sama. Pertandingan tersebut akan dimulai pukul 19.00 WIB. Ribuan Bobotoh dijadwalkan datang ke stadion untuk menyaksikan laga tim kesayangannya.

Namun, kondisi banjir yang terjadi di Jalan SOR GBLA menyebabkan banyak pengendara memilih putar arah mencari jalan alternatif. Beberapa pengendara tetap menerobos banjir, meskipun risiko tinggi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya penanganan banjir agar akses ke stadion tetap lancar.


Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *