Kekalahan Berat AC Milan di Tangan Udinese
AC Milan mengalami kekalahan telak 0-3 dari Udinese dalam pertandingan pekan ke-32 Liga Italia 2025/2026 yang berlangsung di Stadion San Siro. Hasil ini menjadi salah satu kekalahan terburuk bagi klub sepanjang musim ini, dan memperlihatkan penurunan performa yang cukup signifikan.
Pertandingan dimulai dengan gol bunuh diri dari Davide Bartesaghi pada menit ke-27, yang langsung memberi keunggulan bagi Udinese. Tak lama kemudian, Juergen Ekkelenkamp mencetak gol kedua setelah menerima umpan Nicolo Zaniolo. Pada babak kedua, Arthur Atta menambah gol ketiga untuk Udinese, yang akhirnya memastikan kemenangan tim tamu.
Hasil ini membuat AC Milan tertahan di peringkat tiga dengan 63 poin, sementara Udinese berada di posisi tengah dengan 43 poin. Kekalahan ini juga memperkecil peluang AC Milan dalam perburuan gelar Scudetto. Kini, mereka tertinggal 9 poin dari Inter Milan, yang berada di puncak klasemen. Jika Inter Milan berhasil mengalahkan Como pada pertandingan berikutnya, jarak poin bisa bertambah menjadi 12.
Selain itu, posisi AC Milan di zona Liga Champions juga terancam. Tim hanya terpaut lima poin dari Como, yang masih memiliki peluang untuk menembus zona UEFA Champions League. Hal ini membuat suporter AC Milan, Milanisti, merasa kecewa berat.
Cemoohan dari Suporter Sendiri
Setelah pertandingan usai, para pemain AC Milan mendapatkan cemoohan dan ejekan dari suporter sendiri saat mereka akan keluar dari lapangan. Ini menjadi bukti bahwa kekecewaan Milanisti terhadap performa klub sangat besar.
Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, menganggap wajar jika para pemainnya mendapat respons negatif dari suporter. Ia menyatakan bahwa dalam sepak bola, saat menang, Anda dihargai; saat kalah, Anda dikritik.
“Kita boleh saja mencemooh mereka hari ini, tapi itu tidak berarti tim tidak berusaha. Tidak ada yang perlu dikritik dari usaha yang telah dilakukan para pemain,” ujarnya dalam wawancara dengan DAZN Italia.
Allegri menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk bangkit adalah dengan bekerja keras dan mempersiapkan pertandingan selanjutnya melawan Hellas Verona dengan penuh ketenangan. Ia menilai kekalahan ini sebagai kesempatan untuk tampil lebih baik di masa depan.
Masa Depan AC Milan
Dengan enam pekan tersisa dalam kompetisi, AC Milan harus segera bangkit agar bisa menjaga posisi di zona Liga Champions. Meski mengejar Inter Milan dalam persaingan Scudetto hampir mustahil, tetapi mempertahankan posisi di empat besar tetap menjadi prioritas utama.
Mantan pelatih Juventus ini menekankan pentingnya fokus pada pertandingan berikutnya. “Kita harus melihat kekalahan ini sebagai kesempatan untuk tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.











