"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Daerah  

Angin Kencang Hancurkan Tenda, Warga Wonosobo Bangun Ulang dalam Semalam

Kondisi Pasca Bencana di Desa Tegalsari

Di Desa Tegalsari, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, suasana pasca bencana masih terlihat jelas. Pada hari Sabtu (11/4/2026), warga tampak sibuk menjemur kasur dan perabotan rumah tangga di bawah sinar matahari setelah atap rumah mereka rusak akibat angin kencang yang melanda sehari sebelumnya.

Beberapa kasur dijemur di halaman rumah, sementara di depan mushala, karpet juga disusun rapi untuk dikeringkan. Di sekitar permukiman, pohon-pohon terlihat miring akibat terpaan angin kencang tersebut. Aktivitas warga terlihat ramai sejak pagi hari, dengan sebagian dari mereka sibuk memperbaiki bagian rumah yang rusak, sementara lainnya membersihkan sisa material yang berserakan.

Suara perbaikan atap terdengar di berbagai titik. Warga tampak bergotong royong memperbaiki genting dan rangka atap yang rusak. Beberapa rumah mengalami kerusakan cukup parah, bahkan ada bangunan yang seluruh bagian atapnya terangkat akibat kekuatan angin yang luar biasa.

Di tengah aktivitas pemulihan tersebut, perhatian tertuju pada sekelompok warga yang sedang memperbaiki tenda hajatan milik Slamet, warga Dusun Siwadas RT 06 RW 03. Tenda tersebut kini berdiri kembali dengan atap terpal setelah sebelumnya rusak diterjang angin saat persiapan acara yang hampir rampung.

Slamet menyampaikan bahwa sebelum kejadian, persiapan hajatan di rumahnya sudah mencapai sekitar 80 persen. “Sudah ada dekor, sudah sekitar 80 persen. Tinggal finishing. Rencana hajatan mulai besok, tapi biasanya di kampung itu persiapan jauh-jauh hari, kadang sudah ada yang datang dulu,” ujarnya saat ditemui.

Namun, saat kejadian, dirinya tengah melaksanakan salat Jumat sehingga tidak berada di rumah. Kondisi tersebut membuat hanya ibu-ibu yang berada di lokasi ketika angin kencang datang secara tiba-tiba. “Pas ditinggal jumatan, tiba-tiba datang angin. Di rumah tidak ada laki-laki, hanya ibu-ibu,” katanya.

Ia menggambarkan, angin datang dengan sangat cepat disertai suasana yang mendadak gelap dan petir. Dalam waktu singkat, tenda hajatan yang telah berdiri langsung rusak. “Suasananya gelap, anginnya muter seperti menggulung. Kejadiannya cuma sekitar dua menit saja. Kalau sampai 10 menit, mungkin habis-habisan semua,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Slamet bersama warga langsung melakukan perbaikan pada malam harinya. Tenda hajatan yang rusak dibongkar dan diganti agar acara tetap bisa berlangsung sesuai rencana. “Tarub yang lama hancur, jadi malamnya langsung didirikan lagi. Sekarang pakai terpal untuk atap, sebagai antisipasi. Soalnya info dari BMKG katanya masih ada angin,” jelasnya.

Ia juga mengaku sempat mendapat tawaran untuk memindahkan lokasi hajatan ke aula kecamatan. Namun, ia memilih tetap menggelar acara di rumah dengan berbagai pertimbangan. Menurut Slamet, kejadian angin kencang seperti ini baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

Data BPBD tentang Kerusakan Rumah

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, sedikitnya 20 rumah di Desa Tegalsari mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi selama kurang lebih empat jam pada Jumat (10/4/2026). Selain di Kecamatan Garung, kejadian bencana juga dilaporkan terjadi di wilayah lain seperti Kecamatan Watumalang dan Kepil, berupa tanah longsor yang sempat menutup akses jalan dan saluran irigasi.

Namun, kondisi tersebut telah berhasil ditangani oleh petugas. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.




Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *