"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Kandidat Sekdaprov Bengkulu Terkuat: Profil Lengkap Aulia Sofyan, Hadianto, dan Herwan Antoni

Tiga Kandidat Kuat untuk Jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu

Tiga nama kandidat utama Aulia Sofyan, Hadianto, dan Herwan Antoni resmi masuk dalam bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Mereka kini bersaing ketat untuk menduduki kursi strategis sebagai Sekdaprov. Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Sekdaprov Bengkulu telah mengerucut pada tiga figur birokrat yang dianggap memiliki kapasitas dan pengalaman mumpuni.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat bernomor 821/21/PANSEL-JPTM/2025 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Dr. Thanon Aria Dewangga, S.IP., M.Si, pada Jumat 12 Desember 2025. Penetapan tiga besar ini dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan, serta merujuk pada surat rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 31672/AK.02.03/SD/II/2025 yang dikeluarkan pada 10 Desember 2025.

Berikut 3 Besar nama Calon Sekda Provinsi Bengkulu yang diumumkan:
1. Aulia Sofyan

2. Hadianto

3. Herwan Antoni

CTT: (Tiga nama tersebut disusun berdasarkan abjad, bukan peringkat)

Panitia menegaskan bahwa hasil penetapan tiga besar seleksi terbuka JPT Madya ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.


Profil-Rekam Jejak Aulia Sofyan

Dr Aulia Sofyan S Sos MSi saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat di Setjen DPR RI. Ia lahir pada 18 Oktober 1972 di Desa Meunasah Timu, Peusangan, Bireuen. Aulia adalah anak dari tokoh Peusangan, yaitu HMA Camat Jangka.

Aulia Sofyan menempuh pendidikan dasar di MIN 1 Matangglumpangdua, Peusangan. Kemudian SMPN 1 Matangglumpangdua, dan SMA 1 Banda Aceh. Setelah selesai SMA, Aulia melanjutkan pendidikan Diploma III STPDN Bandung tahun 1994, kemudian STIA LAN Jakarta tahun 1997. Ia melanjutkan studi S2 di Unpad Bandung dan meraih gelar Dokter dalam bidang perencanaan Pembangunan Kota (Urban Planning) dari The University of Queensland, Austria.

Karirnya dimulai pada tahun 1994 sebagai staf di Kantor Gubernur Aceh. Selanjutnya menjadi staf di BPM Aceh, kemudian pindah ke BPM Aceh Timur. Aulia juga pernah menjadi kepala seksi ekonomi di Kantor Camat Simpang Ulim, Aceh Timur. Setelah itu ia pindah ke Banda Aceh sebagai staf di Kantor Wali Kota Banda Aceh dan menduduki sejumlah jabatan lainnya.

Pada masa penanganan tsunami Aceh bersama BRR, Aulia Sofyan menjadi Manajer Pengembangan Ekonomi BRR, Manajer Perencanaan BRR, dan pengelola aset BRR tahun 2007-2008. Karirnya terus berkembang hingga menjadi Kepala Bidang Administrasi Pelaksanaan Transisi BRR. Selanjutnya menjadi Pj Kepala Pusat Pelaksanaan Transisi BRR.

Setelah itu dipercayakan menjadi Kepala Bidang Penelitian, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Aceh dan berbagai jabatan lainnya. Tahun 2018-2021, Aulia Sofyan dipercayakan menjadi Plt Kepala BPM Aceh. Sejak 2 September 2021, ia mendapat tugas sebagai Kepala Biro Organisasi dan Perencanaan DPR RI. Lalu sempat ditunjuk sebagai Pj Bupati Bireuen oleh Menteri Dalam Negeri.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Aulia Sofyan terakhir kali diperbarui pada 4 Februari 2025. Total harta kekayaannya mencapai Rp. 2.650.000.000, terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi, dan kas.


Profil-Rekam Jejak Hadianto

Hadianto pernah menjadi Sekda Seluma yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu. Ia lahir di desa Sukarami, Kabupaten Seluma. Pendidikannya dimulai dari SD MIM Sukarami, kemudian SMPN Sebayat. Setelah itu, Hadianto melanjutkan pendidikan SMA di SMAN Bengkulu, lalu D-III AMK Bengkulu-Manna.

Hadianto melanjutkan studi S1 di Universitas Hazairin (Unihaz) jurusan manajemen dan S2 di Universitas Bengkulu dengan jurusan manajemen dan administrasi publik. Awal karirnya sebagai ASN dimulai dari golongan CPNS tahun 1993.

Karir pertamanya sebagai kasi Pembangunan di Kelurahan Pasar Tais, Kabupaten Seluma. Setelah itu menjadi Kasubbag Pembukuan dan Verifikasi Bagian Keuangan Setda Kab Seluma (2005-2008), Plt Kabag Adm Keuangan Setda Kab Seluma (2008), Kabid Perencanaan dan Penelitian Dinas ESDM Kab Seluma (2009), Kabid Pengelolaan Keuangan Dinas PPKAD Kab Seluma (2010), Sekretaris Dinas PPKAD Kab Seluma (2011), Plt Kepala Dinas PPKAD Kab Seluma (2011-2012), Camat Seluma Timur Kab Seluma (2013) hingga tahun 2015 sebagai Kabag Adm Perekonomian Setda Kabupaten Seluma.

Di Kota Bengkulu, karir Hadianto dimulai pada tahun 2016 sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu. Tahun 2017 ia menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan 2021 dilantik menjadi Asisten I Pemkot Bengkulu. Lalu ditunjuk sebagai Sekda Seluma hingga 2025 lalu dan kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Hadianto terakhir kali diperbarui pada 7 Maret 2024. Total harta kekayaannya mencapai Rp. 8.426.988.338, terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi, dan kas.


Profil-Rekam Jejak Herwan Antoni

Herwan Antoni, sosok birokrat yang dikenal luas di Bengkulu, kini menempati posisi strategis sebagai salah satu kandidat kuat Sekdaprov Bengkulu. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu dan sempat dipercaya menjadi Pj Bupati Rejang Lebong.

Rekam jejak panjangnya di birokrasi dan catatan harta kekayaan yang terpublikasi lewat LHKPN KPK menjadi sorotan publik, terutama setelah Gubernur Helmi Hasan melantiknya sebagai Penjabat (Pj) Sekda pada 5 Maret 2025.

Profil Singkat:
– Nama Lengkap: H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes, M.Si.
– Jabatan Saat Ini: Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu, dilantik pada 5 Maret 2025.

Latar Belakang Karir:
Herwan Antoni memiliki karir yang panjang di bidang kesehatan dan pemerintahan daerah, dimulai sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Puskesmas Lebong pada tahun 1997. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu selama kurang lebih 6 tahun 9 bulan. Selain itu, ia juga pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu pada tahun 2014.

Sebelum diangkat sebagai Pj Sekda, ia menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu pada Februari 2024. Pada tahun 2024, ia juga pernah disambut sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Rejang Lebong.

Herwan Antoni dikenal karena rekam jejaknya dalam menata karir dari staf dinas kesehatan hingga menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan provinsi dan kabupaten di Bengkulu.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Herwan Antoni terakhir kali diperbarui pada 15 Februari 2024. Total harta kekayaannya mencapai Rp. 1.791.272.674, terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi, dan kas.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *