"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Gempa M2,0 Guncang Garut, BMKG: Pusat di Darat

Gempa-gempa Terkini di Jawa Barat dan Banten

Pada hari Senin (22/12/2025) pagi, wilayah Priangan, Jawa Barat diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 2,0. BMKG Wilayah II melaporkan bahwa gempa terjadi pukul 05.44 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 9 km Barat Laut Kabupaten Garut, Jawa Barat. Titik pusat gempa ini berada pada kedalaman 9 km, yang termasuk dalam kategori gempa dangkal.

  • “Info Gempa Mag:2.0, 22-Dec-2025 05:44:44 WIB, Lok: 7.16 LS – 107.84 BT, 9 km Barat Laut KAB-GARUT-JABAR, Kedlmn: 9 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Senin (22/12/2025) pagi.

Sebelumnya, gempa juga terjadi di Bogor pada Sabtu (20/12/2025) sore. Gempa bumi ini memiliki magnitudo 2,0 dan pusat gempa berada di darat, sekitar 28 km Barat Daya Kota Bogor. Kedalaman titik pusat gempa mencapai 27 km.

  • “Info Gempa Mag:2.0, 20-Dec-2025 16:05:11 WIB, Lok: 6.69 LS – 106.56 BT, 28 km Barat Daya KOTA-BOGOR-JABAR, Kedlmn: 27 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (20/12/2025) sore.

Di sisi lain, gempa juga mengguncang Pangandaran pada Sabtu (20/12/2025) pagi. Gempa ini memiliki magnitudo 3,1 dengan pusat gempa di laut, sekitar 174 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran. Kedalaman titik pusat gempa adalah 10 km. Meski berada di laut, lokasi gempa tampak seperti berada di selatan Bandung.

  • “Info Gempa Mag:3.1, 20-Dec-2025 06:04:55 WIB, Lok: 8.73 LS – 107.30 BT, 174 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (20/12/2025) pagi.

Gempa juga terjadi di Ciamis pada Sabtu (20/12/2025) jelang subuh. Gempa ini memiliki magnitudo 2,2 dengan pusat gempa di darat, sekitar 20 km Utara Kabupaten Ciamis. Kedalaman titik pusat gempa mencapai 18 km.

  • “Info Gempa Mag:2.2, 20-Dec-2025 03:36:29 WIB, Lok: 7.16 LS – 108.41 BT, 20 km Utara KAB-CIAMIS-JABAR, Kedlmn: 18 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (20/12/2025) jelang subuh.

Selain itu, gempa juga terjadi di Bekasi pada Jumat (19/12/2025) siang. Gempa ini memiliki magnitudo 2,1 dengan pusat gempa di darat, sekitar 17 km Barat Daya Kabupaten Bekasi. Kedalaman titik pusat gempa mencapai 38 km.

  • “Info Gempa Mag:2.1, 19-Dec-2025 12:21:40 WIB, Lok: 6.48 LS – 107.08 BT, 17 km Barat Daya KAB-BEKASI-JABAR, Kedlmn: 38 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Jumat (19/12/2025) siang.

Pada Kamis (18/12/2025) siang, gempa juga terjadi di Bogor dengan magnitudo 2,4. Pusat gempa berada di darat, sekitar 23 km Barat Daya Kota Bogor. Kedalaman titik pusat gempa adalah 10 km.

  • “Info Gempa Mag:2.4, 18-Des-25 13:16:06 WIB, Lok: 6.76 LS – 106.67 BT (23 km Barat Daya KOTA-BOGOR-JABAR), Kedlmn: 10 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (18/12/2025) siang.

Tidak hanya di Jawa Barat, gempa juga terjadi di Banten. Pada Kamis (18/12/2025) siang, gempa Magnitudo 4,0 mengguncang Sumur Banten. Pusat gempa berada di laut, sekitar 12 km Barat Daya Sumur Banten. Kedalaman titik pusat gempa adalah 6 km.

  • “Update Info Gempa Mag:4.0, 18-Des-25 12:23:40 WIB, Lok:6.7 LS – 105.47 BT (12 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedlmn: 6 Km, dirasakan Di Sumur II-III MMI ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (18/12/2025) siang.

Sebelumnya, gempa juga terjadi di Garut pada Kamis (18/12/2025) pagi dengan magnitudo 2,1. Pusat gempa berada di darat, sekitar 12 km Barat Laut Kabupaten Garut. Kedalaman titik pusat gempa adalah 8 km.

  • “Info Gempa Mag:2.1, 18-Dec-2025 09:09:31 WIB, Lok: 7.17 LS – 107.80 BT, 12 km Barat Laut KAB-GARUT-JABAR, Kedlmn: 8 km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (18/12/2025) pagi.

Skala Gempa MMI

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut informasi tentang skala MMI:

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Tindakan Saat Gempa Terjadi

Berikut langkah-langkah yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi:

  1. Tetap tenang

    Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

  2. Di dalam rumah

    Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  3. Di luar ruangan

    Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

  4. Di kerumunan

    Gempa bisa terjadi kapan saja. JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

  5. Di gunung atau dataran tinggi

    Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

  6. Di laut

    Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

  7. Di dalam kendaraan

    Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *