"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Berapa tagihan listrik rumah tangga 900 VA?

Tagihan Listrik Rumah Tangga dengan Daya 900 VA

Tagihan listrik merupakan salah satu pengeluaran yang wajib dibayarkan setiap bulannya. Besaran tagihan listrik rumah tangga berbeda-beda, tergantung dengan kebutuhan dan penggunaan listrik keluarga tersebut. Tak jarang, masyarakat berbagi tips untuk menghemat penggunaan listrik agar tagihan PLN tidak melonjak.

Di media sosial X misalnya, seorang warganet mempertanyakan tagihan listrik normal untuk rumah tangga dengan daya 900 VA. Dalam unggahan di @sbyfess, Selasa (6/1/2026), dia menyertakan tagihan listrik miliknya senilai Rp 118.976 per bulan untuk penggunaan lampu, lemari pendingin, rice cooker, hingga pompa air. “Yang sudah rumah tangga sendiri, kalian yg meteran daya 900, bulanan habis berapaan? Btw ini aku pemakaian lampu, kulkas, magicom, pompa air otomatis tandon, bebeapa kali gunain bor cz rmh baru. Sharing2 guys,” tulisnya.

Lantas, berapa normalnya tagihan listrik untuk pengguna rumah tangga dengan daya 900 VA?

Tarif Listrik Per kWh untuk Daya 900 VA

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah menetapkan tarif listrik untuk Januari 2026. Berdasarkan ketentuan tersebut, tarif listrik per kWh untuk daya 900 VA adalah sebagai berikut:

  • Daya 900 VA subsidi: Rp 605 per kWh
  • Daya 900 VA non-subsidi: Rp 1.352

Penetapan tarif listrik per kWh di atas bisa digunakan sebagai acuan tagihan listrik per bulan untuk kelompok rumah tangga.

Dosen Pendidikan Teknik Elektro dari Universitas Negeri Yogyakarta, Toto Sukisno mengatakan, tagihan listrik sangat bergantung dengan penggunaan listrik dalam sebulan. “Untuk biaya pemakaian, sebenarnya tergantung pemakaian dan utilitas yang dimiliki,” kata dia, saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).

Untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA non-subsidi, tagihan listrik per bulan biasanya berkisar antara Rp 90.000-Rp 200.000. “Pelanggan 900 VA non-subsidi biasanya berkisar antara Rp 90.000 sampai Rp 200.000 sebulan,” ucapnya.

Apabila tagihan yang diterima melebihi perkiraan tersebut, Toto mengimbau supaya pemilik rumah mengecek utilitas, seperti pompa air dan kulkas. Khawatirnya, alat elektronik tersebut sudah berumur sehingga efisiensinya menurun. Akibatnya, konsumsi listrik alat elektronik tersebut akan meningkat.

Penyebab Tagihan Listrik Naik

Tagihan listrik rumah tangga yang naik bisa disebabkan karena berbagai faktor. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menyampaikan, salah satu faktornya adalah kebiasaan tidak mencabut colokan ketika tidak digunakan. Dia menjelaskan, mematikan alat elektronik dengan kondisi colokan di stopkontak masih tertancap, sama saja membiarkan aliran listrik masih berjalan. Ini artinya, colokan tersebut masih mengonsumsi listrik.

Namun, penyebab tagihan listrik paling umum adalah karena kebocoran listrik. “Penyebab tagihan listrik membengkak, salah satunya bisa disebabkan oleh adanya kebocoran listrik pada instalasi dalam rumah pelanggan,” kata dia.

Kebocoran listrik adalah masalah kelistrikan yang terjadi karena arus listrik tidak mengalir di jalur yang seharusnya. Berikut ini dua faktor yang menyebabkan kebocoran listrik terjadi:

  1. Kondisi kabel

    Kebocoran listrik bisa disebabkan karena kondisi kabel dan instalasi listrik di rumah sudah berumur sehingga menyebabkan penurunan fungsi. “Kondisi tersebut juga menyebabkan kekuatan dielektrik kabel atau instalasi melemah,” tutur Greg.

  2. Sambungan tidak sesuai

    Sambungan instalasi yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan kebocoran listrik.

Sayangnya, kebocoran arus listrik tidak hanya membuat tagihan listrik melonjak, tetapi juga bisa mengakibatkan kondisi berbahaya, seperti kerusakan instalasi listrik, kebakaran, hingga ledakan.

Cara Cek Kebocoran Arus Listrik

Jika tagihan listrik untuk daya 900 VA di rumah Anda terus melonjak, cobalah mengecek kebocoran arus listrik dengan cara paling sederhana:

1. Pengguna prabayar

Pengguna prabayar bisa menggunakan fitur yang ada pada kWh meter prabayar. Cara ini hanya bisa digunakan untuk pelanggan PLN dengan sistem pembayaran listrik di muka, yakni dengan membeli token listrik.

Berikut caranya:
– Pastikan seluruh Miniature Circuit Breaker (MCB) atau sekring yang ada pada kWh meter dalam posisi mati (off)
– Kemudian, tekan tombol ’44’, lalu tekan “enter”
– Jika muncul angka selain 0 pada KWH meter, hal tersebut berarti terdapat potensi arus listrik yang bocor.

2. Pengguna pascabayar

Sementara itu, bagi pelanggan listrik pascabayar, pengecekan kebocoran arus listrik bisa dilakukan dengan melapor langsung ke PLN. Selanjutnya, petugas akan mengecek kelistrikan di rumah Anda.

Selama ini, PLN telah menyediakan sejumlah kanal resmi untuk pengaduan kebocoran arus listrik, antara lain:
– Telepon ke Contact Center PLN 123
– Gunakan menu “pengaduan” di aplikasi PLN Mobile, pilih “layanan informasi (kondisi jaringan listrik)”, atau lakukan live chat di menu “bantuan dan layanan”
– Kirim Direct Message (DM) ke media sosial resmi PLN di Twitter/X: @pln_123, Facebook: PLN 123, dan Instagram: pln123_official.

Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *