Kredibilitas Konten Willie Salim Jadi Sorotan Publik
Sosok Youtuber Willie Salim kini tengah menjadi sorotan publik. Ia menghadapi berbagai hujatan dari netizen, terutama setelah munculnya komentar bernada sumbang di kolom komentarnya. Hal ini dipicu oleh pengakuan seorang pria bernama Risky yang mengaku pernah terlibat dalam salah satu konten YouTube Willie Salim.
Risky tampil dalam podcast YouTube Denny Sumargo dan menyatakan bahwa konten Willie yang ia ikuti sarat dengan faktor settingan. Menurutnya, awalnya ia dan pihak yang bekerja di bawah Willie Salim telah membuat kesepakatan tertentu.
“Menurut saya settingan karena awalnya kita perjanjian dulu sama dia. (Perjanjian) saya sama pihak orang yang kerja di Willie,” kata Risky, mengutip video YouTube Denny Sumargo, Minggu (25/1/2026).
Pernyataan Risky langsung memicu reaksi dari warganet. Nama Willie Salim menjadi sasaran hujatan dan kritik di berbagai platform media sosial. Tak sedikit yang mempertanyakan keaslian konten-konten giveaway yang selama ini ia unggah.
Tidak tinggal diam, Willie Salim akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi. Melalui unggahan di Instagramnya, @willie_27, pria berusia 23 tahun ini menyampaikan penjelasan terkait tudingan yang diarahkan kepadanya.
“Aku jarang menanggapi isu, tapi karena ini sudah jadi konsumsi publik, aku merasa perlu meluruskan beberapa hal dengan kepala dingin,” ujar Willie Salim, dikutip Minggu (25/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa dalam dunia pembuatan konten, terdapat format tertentu yang kerap digunakan sebagai bentuk penyampaian cerita.
“Di dunia konten, ada yang namanya storytelling, dramatization, dan re-enactment. Itu adalah format hiburan untuk menyampaikan cerita, bukan niat untuk menipu atau merugikan siapa pun.”
Willie juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk membohongi publik ataupun merugikan orang lain terkait hadiah dalam kontennya.
“Satu prinsip yang aku pegang: aku tidak pernah berniat membohongi soal hadiah atau merugikan orang. Kalau dalam perjalanan ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku.”
Terkait konten yang kini ramai dipersoalkan, kekasih dari Vilmei ini menyebut bahwa video tersebut merupakan konten lama.
“Konten yang banyak dibahas merupakan konten di tahun 2023, dan itu bagian dari proses belajar aku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Willie mengaku terbuka terhadap kritik, namun menegaskan ada batas yang tidak seharusnya dilanggar.
“Aku terbuka terhadap kritik. Tapi ada satu batas yang menurut aku tidak boleh dilewati: ketika kritik berubah menjadi doxxing, penyebaran data pribadi, atau tindakan nyata mendatangi rumah seseorang hingga membuat orang merasa terancam dan tidak aman di ruang hidupnya sendiri. Itu bukan lagi kritik, itu sudah membahayakan orang lain,” terang Willie.
Willie Salim menegaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, fokusnya berkarya adalah untuk memberikan dampak positif melalui konten sosial dan bantuan.
“Beberapa tahun terakhir fokus aku berkarya adalah menghibur sekaligus memberi dampak positif, lewat konten sosial, bantuan, dan hal-hal yang bermanfaat.”
Ia pun memilih untuk kembali fokus berkarya dan melanjutkan hal-hal yang dinilainya membawa manfaat bagi banyak orang.
“Aku memilih fokus berkarya dan melanjutkan hal-hal yang bermanfaat.”
Sementara untuk isu-isu yang bersifat sensitif, Willie memastikan akan menempuh jalur yang berlaku secara profesional.
“Untuk hal-hal yang bersifat sensitif, aku mengikuti proses yang berlaku secara profesional,” pungkasnya.
Pengakuan Risky Soal Situasi di Balik Layar Konten Willie Salim
Saat menjadi bintang tamu dalam YouTube Denny Sumargo, Risky menyebut dirinya mengenal asisten Willie Salim. Dari perkenalan tersebut, ia kemudian ditawari untuk terlibat dalam pembuatan konten bersama Willie Salim, yang diketahui merupakan kekasih Vilmei.
Risky pun muncul dalam salah satu video Willie Salim dengan alur cerita mencari pohon pisang. Dalam pengambilan gambar, Risky diminta memerankan adegan duduk di atas sepeda motor layaknya pengemudi ojek online yang sedang menunggu pesanan.
Pada saat itu, Willie Salim mendatanginya dan menawarkan sejumlah uang sebagai imbalan.
“Awalnya bilang, ‘Mas cariin saya pisang sama pohonnya kalau bisa saya kasih 2 juta’,” jelas Risky.
Mendengar tawaran tersebut, Risky langsung menyanggupi dan mulai mencari pohon pisang di sekitar rumah Willie Salim. Dalam prosesnya, ia tidak bekerja sendiri. Risky mengungkapkan bahwa tim Willie Salim turut membantu pencarian dan telah lebih dulu meminta izin kepada pemilik kebun untuk mengambil pohon pisang tersebut.
“Caranya duduk di motor diam, Kak Willie nyamperin. Seolah lu lagi narik disamperin sama Willie. Seolah-olah ketemu mendadak,” kata Risky.
Dalam lanjutan adegan, Risky membawa pohon pisang beserta buahnya dengan cara digotong dan berjalan kaki. Setelah tiba di rumah Willie Salim, ia menerima uang tunai sebesar Rp 2 juta.
“Dikasih ke saya duitnya, saya terima. Pas salaman saya disuruh bilang jangan lupa follow IG Willie Salim,” paparnya.
Meski proses pembuatan konten selesai, kerja sama antara keduanya belum benar-benar berakhir. Risky mengungkapkan bahwa setelah kamera dimatikan, ia diminta mengembalikan uang Rp 2 juta tersebut kepada tim Willie Salim.
“Duitnya kita kasih dia lagi. Diambil timnya,” kata Risky.
Usai seluruh rangkaian kegiatan selesai, Risky kemudian dipanggil kembali oleh asisten Willie Salim untuk menerima bayaran atas keterlibatannya dalam konten tersebut. Namun, jumlah yang diterimanya berbeda dari nominal yang ditampilkan dalam video, yakni hanya sebesar Rp500 ribu.
“Kok gopek (Rp500 ribu), ya udah. Saya pikir dua juta beneran tapi alhamdulillah senang,” ujarnya.
Kontroversi Konten Viral Masak Rendang di Palembang
Bukan cuma kali ini sosok Willie Salim jadi sorotan. Sebelumnya pada Ramadhan 2025, Ia juga pernah menuai kontroversi usai mengunggah video terkait insiden hilangnya 200 kg daging rendang saat dimasak di area publik di Palembang.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Willie Salim memasak rendang di Palembang, Sumatera Selatan. Awalnya, pria yang akrab disapa Willie ini berniat memasak rendang dalam jumlah besar untuk acara buka puasa bersama.
Dalam video itu disebut, di tengah proses memasak, rendang seberat ratusan kilogram tersebut tiba-tiba raib dalam waktu singkat. Diduga, makanan itu diambil oleh warga saat Willie tengah berada di toilet.
Video tersebut pun viral di media sosial dan memicu reaksi beragam, termasuk kemarahan sebagian warga Palembang yang merasa dihina. Kendati demikian, Willie telah menyampaikan permintaan maafnya di unggahan Instagramnya, @Willie27.
Kekasih dari Vilmei ini juga menegaskan, ia tidak berniat menyudutkan warga setempat.
“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti. Gara-gara kejadian rendang yang viral ini banyak narasi yang tidak enak terhadap warga palembang. Jujur ini bukan salah warga Palembang, ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan,” kata Willie, dikutip Senin (24/3/2025).
Meski sudah meminta maaf, namun pria yang berasal dari Toboali ini tetap menuai kritikan dari warganet. Tak sedikit netizen yang merasa kesal, karena Willie tetap menggabungkan video dengan konten tersebut.
“Idih, dah minta maaf tp msh nge stitch2 video nya,” ujar akun @anda*.
“Jadi intinya setingan? Kalo setingan knp harus trauma ?pula hade,” balas akun @pura.
“200kg dimasak dengan kompor sebutir, kondisi daging mentah, dimasukkan ke wajan jam 8 malam, sampe sahur belum jadi rendang, paling tidak 10 jam kalau baru jadi rendang, WS ini kan banyak deadlinenya, dak mungkin dio nak nungguke rendang itu sampe selesai masak, makonyo dipercepat dengan gimmick “membiarkan” warga mengambil rendang dalam kondisi mentah. viral, view tinggi, adsense tinggi. palembang boleh malu bae. tindakan kriminal sih menurut aku. kalo emang gimmick sengaja “membiarkan”,” timpal akun @helen****.











