"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

45 Soal Esai Agama Buddha Kelas 10 Lengkap Kunci Jawaban Ujian Akhir 2026

Kumpulan Soal Agama Buddha Kelas 10 untuk Persiapan Ujian

Berikut ini adalah kumpulan soal agama Buddha kelas 10 yang dirancang untuk membantu siswa dalam mempersiapkan ujian dan ulangan semester 2. Soal-soal ini terdiri dari 35 soal pilihan ganda dan 10 soal essay, serta telah disusun berdasarkan standar pembelajaran terbaru di kurikulum 2026. Setiap soal dilengkapi dengan kunci jawaban untuk memudahkan proses belajar.

Soal Pilihan Ganda

  1. Agama Buddha tidak anti ilmu pengetahuan dan teknologi karena hal tersebut sebagai ….

    Jawaban: D (hal yang tidak bertentangan dengan kebenaran)

  2. Dhamma atau Dharma merupakan ajaran yang dibabarkan oleh Sang Buddha selama 45 tahun berisi kebenaran-kebenaran yang bersifat ….

    Jawaban: B (mutlak)

  3. Persyaratan ilmiah untuk meminimalisasi penyimpangan dalam mencari kebenaran disebut ….

    Jawaban: B (metodis)

  4. Teknologi berdampak positif bagi perkembangan agama Buddha karena ….

    Jawaban: C (melalui media lebih mudah dan cepat mendapatkan informasi agama Buddha)

  5. Pengaruh positif internet terhadap perkembangan agama Buddha adalah ….

    Jawaban: C (memberikan sumber-sumber tulisan tentang agama Buddha)

  6. Tidak semua pengetahuan dapat dikatakan ilmu pengetahuan. Suatu pengetahuan dapat disebut ilmu apabila bersifat ….

    Jawaban: A (realistis)

  7. Sabda Sang Buddha tentang kehormatan dan kedamaian terdapat dalam ….

    Jawaban: C (Anguttara Nikaya)

  8. Makna “jika agama tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi adalah lumpuh/pincang” yaitu ….

    Jawaban: E (Agama tidak akan berkembang baik)

  9. “Ehipassiko” artinya …

    Jawaban: D (mengundang untuk dibuktikan)

  10. Gatha dan Geya termasuk dalam ….

    Jawaban: A (seni sastra)

  11. Candi dan stupa termasuk kategori ….

    Jawaban: D (seni rupa)

  12. Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” berasal dari Kitab ….

    Jawaban: D (Sutasoma)

  13. Lagu daerah yang memiliki pengaruh Buddhis kental adalah ….

    Jawaban: C (Gending Sriwijaya)

  14. Contoh seni gabungan adalah ….

    Jawaban: A (pertunjukan wayang)

  15. Dalam agama Buddha, segala sesuatu diatur oleh ….

    Jawaban: C (Panca Niyama)

  16. Hukum energi yang berkenaan dengan benda tak hidup disebut ….

    Jawaban: E (Utu Niyama)

  17. Hukum energi yang berkenaan dengan makhluk hidup disebut ….

    Jawaban: D (Bija Niyama)

  18. Bencana banjir termasuk kerja hukum ….

    Jawaban: E (Kamma & Utu)

  19. Orang terkena virus baru merupakan proses kerja ….

    Jawaban: A (Bija & Utu)

  20. Candi Borobudur dibangun pada masa raja ….

    Jawaban: E (Smaratungga)

  21. Upaya meminimalisasi penyimpangan disebut ….

    Jawaban: B (Metodis)

  22. Pengaruh positif internet bagi agama Buddha adalah ….

    Jawaban: C

  23. Yang tidak termasuk keselarasan Dharma dengan IPTEK adalah ….

    Jawaban: C (kelahiran kembali)

  24. IPTEK memberi kebahagiaan bersifat ….

    Jawaban: B (fisik/duniawi)

  25. Kebenaran dalam IPTEK bersifat ….

    Jawaban: D (relatif)

  26. Menjelaskan sesuai kenyataan disebut ….

    Jawaban: D (objektif)

  27. IPTEK dikembangkan untuk ….

    Jawaban: B (kepentingan kemanusiaan)

  28. IPTEK memberi kebahagiaan bersifat ….

    Jawaban: B (fisik/duniawi)

  29. Kebenaran IPTEK bersifat ….

    Jawaban: D (relatif)

  30. Yang tidak termasuk keselarasan Dharma dengan IPTEK adalah ….

    Jawaban: C (kelahiran kembali)

  31. Secara luas agama bertitik tolak pada ….

    Jawaban: C (pengalaman batin terhadap yang suci)

  32. Dimensi horizontal menjelaskan hubungan manusia dengan ….

    Jawaban: A (manusia lain dan alam)

  33. Peranan agama sebagai faktor sublimatif berarti agama harus ….

    Jawaban: B (mendorong hidup lebih baik)

  34. Kerukunan hidup umat beragama ditunjukkan nomor ….

    Jawaban: A (1, 2, dan 3)

  35. Peranan agama sebagai pembawa perubahan pribadi manusia adalah ….

    Jawaban: A (Pembawa perubahan terhadap pribadi manusia)

Soal Essay

  1. Apa isi Prasasti Ciaruteun yang berasal dari Kerajaan Tarumanegara?

    Jawaban: Prasasti Ciaruteun berisi jejak telapak kaki Raja Purnawarman yang dianggap sebagai tanda kekuasaan dan keberanian raja. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Raja Purnawarman merupakan titisan Dewa Wisnu, yang menunjukkan bahwa pemerintahan saat itu dipengaruhi oleh konsep kepercayaan Hindu.

  2. Sebutkan perbedaan mendasar antara kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia!

    Jawaban: Kerajaan Hindu cenderung menerapkan sistem kasta dalam kehidupan sosial dan pemerintahan, sementara kerajaan Buddha lebih menekankan ajaran kesetaraan dan pembelajaran agama. Selain itu, kerajaan Hindu seperti Majapahit dan Kediri lebih mengutamakan pemerintahan turun-temurun, sedangkan kerajaan Buddha seperti Sriwijaya lebih dikenal sebagai pusat pendidikan agama.

  3. Apa faktor penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit?

    Jawaban: Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran akibat beberapa faktor, di antaranya perang saudara yang dikenal dengan Perang Paregreg, yang menyebabkan ketidakstabilan dalam pemerintahan. Selain itu, melemahnya ekonomi akibat persaingan dagang dengan Malaka serta mulai berkembangnya pengaruh Islam di Nusantara menyebabkan banyak daerah yang dulunya berada di bawah kekuasaan Majapahit melepaskan diri.

  4. Sebutkan kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang pernah berdiri di Indonesia!

    Jawaban: Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia antara lain Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno, Kediri, Singasari, dan Majapahit. Kerajaan-kerajaan ini memiliki pengaruh besar dalam perkembangan budaya, sistem pemerintahan, serta agama di Nusantara pada masa lampau.

  5. Apa bukti peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai?

    Jawaban: Peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang paling terkenal adalah Prasasti Yupa. Prasasti ini berupa tujuh tiang batu yang bertuliskan aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta. Di dalamnya, disebutkan bahwa Raja Mulawarman adalah raja yang adil dan dermawan, serta memberikan banyak sedekah kepada para Brahmana.

  6. Mengapa Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai pusat penyebaran agama Buddha?

    Jawaban: Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai pusat penyebaran agama Buddha karena memiliki hubungan erat dengan para biksu dan pusat pendidikan agama Buddha di Asia Tenggara. Di Sriwijaya terdapat banyak biara dan tempat belajar agama yang menarik perhatian biksu dari berbagai negara, seperti biksu I-Tsing dari Tiongkok yang pernah singgah untuk belajar di Sriwijaya sebelum melanjutkan perjalanannya ke India.

  7. Bagaimana sistem pemerintahan Kerajaan Sriwijaya?

    Jawaban: Sistem pemerintahan Kerajaan Sriwijaya bersifat maritim dan ekspansionis, di mana raja berperan sebagai penguasa utama dalam mengendalikan perdagangan dan hubungan internasional. Sriwijaya memiliki angkatan laut yang kuat untuk menguasai jalur perdagangan di Selat Malaka dan wilayah sekitarnya.

  8. Apa peran Gajah Mada dalam kejayaan Majapahit?

    Jawaban: Gajah Mada adalah mahapatih Majapahit yang terkenal dengan Sumpah Palapa, yaitu janji untuk menyatukan seluruh Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Melalui strategi militernya yang kuat, ia berhasil menaklukkan banyak kerajaan kecil, sehingga Majapahit mencapai puncak kejayaannya sebagai salah satu kerajaan terbesar di Asia Tenggara.

  9. Bagaimana pengaruh ajaran Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia?

    Jawaban: Ajaran Hindu-Buddha memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam sistem pemerintahan, raja dianggap sebagai titisan dewa yang memiliki kekuasaan mutlak. Dalam bidang sastra dan bahasa, banyak istilah dari bahasa Sanskerta yang masih digunakan hingga kini. Arsitektur juga sangat dipengaruhi, seperti terlihat pada candi Borobudur dan Prambanan. Bahkan dalam kehidupan sosial, sistem kasta sempat diterapkan dalam beberapa kerajaan Hindu.

  10. Sebutkan peninggalan Kerajaan Majapahit yang masih ada hingga sekarang!

    Jawaban: Beberapa peninggalan Kerajaan Majapahit yang masih dapat ditemukan hingga saat ini adalah Candi Penataran di Blitar, Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca, Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular yang berisi semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, serta Gapura Wringin Lawang di Mojokerto yang menjadi bukti kejayaan arsitektur Majapahit.


Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *