Penekanan pada Program yang Berdampak Langsung untuk Masyarakat
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, menekankan pentingnya perencanaan program oleh pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang. Ia meminta agar para pejabat, khususnya jabatan tinggi pratama (JPT), tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial tetapi harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikan Nanang usai melantik tujuh pejabat Pemkot Serang yang terdiri dari dua JPT Eselon II dan lima pejabat administrator Eselon III di Puspemkot Serang, Senin 2 Maret 2026. Dari tujuh pejabat tersebut, tiga di antaranya mendapatkan promosi. Dua di antaranya mengisi jabatan administrator, sedangkan untuk jabatan JPT Eselon II, seluruhnya merupakan hasil mutasi atau tour of duty antar instansi.
Nanang menekankan bahwa program yang dirancang harus benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat dan memberikan dampak nyata. Ia juga memperingatkan agar tidak terjadi ketimpangan alokasi anggaran dalam beberapa program. Contohnya, jika anggaran untuk pembinaan sumber daya manusia (SDM) mencapai Rp1 miliar, seharusnya sebagian besar dana tersebut sampai kepada masyarakat, bukan habis untuk kegiatan kunjungan kerja.
“Program harus betul-betul dirasakan langsung oleh masyarakat dan berdampak,” katanya. Hal ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan dan tercapainya visi-misi kepala daerah secara optimal.
Perbaikan Infrastruktur Jalan sebagai Prioritas
Tantangan pembangunan ke depan, seperti kerusakan infrastruktur jalan akibat intensitas hujan yang tinggi, menjadi perhatian utama. Nanang telah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan, minimal pemeliharaan atau penambalan jalan yang rusak.
Kenyamanan pemudik menjadi prioritas karena berkaitan erat dengan persiapan menyambut momentum mudik lebaran 2026. Pemkot Serang menargetkan akses jalan di wilayah Ibu Kota Provinsi Banten dalam kondisi mantap saat arus baik kedatangan maupun kepulangan warga dari luar daerah dimulai.
“Kami ingin masyarakat yang pulang kampung merasa nyaman saat kembali ke Kota Serang. Aspek pelayanan publik dalam infrastruktur transportasi ini juga penting,” ujarnya.
Etika dan Adab ASN di Media Sosial
Selain itu, Nanang juga menyoroti perilaku pejabat di media sosial yang seringkali memamerkan kekayaan dengan gaya hidup mewah atau hedonisme. Para Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat yang baru dilantik, diminta agar menjauhi gaya hidup hedonis. Hal ini menjadi salah satu poin tajam yang ditekankan terkait pentingnya adab dan etika bagi ASN.
“Adab dan etika itu lebih tinggi dari ilmu. Sangat tidak elok jika ASN di media sosial menonjolkan kemewahan, seperti memakai perhiasan berlebihan. Hal itu akan melukai perasaan masyarakat,” ujarnya.
Pengisian Jabatan Strategis
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Murni, menjelaskan bahwa pelantikan tujuh pejabat tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan yang kosong. Langkah ini diambil sebagai upaya cepat dalam menjaga ritme pelayanan publik yang sempat terkendala akibat kekosongan jabatan.
“Urgensinya untuk mengisi kekosongan jabatan. Harapan kami setiap ada kekosongan segera dilakukan pengisian agar roda organisasi tetap berjalan optimal,” tuturnya.
Meski tujuh pejabat telah dilantik, Pemkot Serang mengakui masih ada sejumlah posisi yang kosong per 1 Maret 2026. Salah satunya disebabkan oleh masa purna tugas (pensiun) sejumlah pejabat senior, yang tersebar di beberapa instansi krusial, seperti posisi Inspektur Pembantu (Irban) 3.
“Masih ada yang kosong, tapi tidak sampai belasan karena kami langsung lakukan pengisian-pengisian bertahap. Nanti untuk jumlah pastinya akan kami rilis kembali,” ucapnya.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











