"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Isu 750 Dapur MBG Bikin Uya Kuya Khawatir, Teringat Pengalaman Rumah Diserang Hoax

Uya Kuya Bantah Miliki 750 Dapur MBG, Laporkan Penyebar Hoaks ke Polda Metro Jaya

Isu yang menyebutkan bahwa Uya Kuya memiliki 750 dapur makan bergizi gratis (MBG) dan menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah per hari membuatnya merasa kewalahan. Isu tersebut viral di media sosial dan menimbulkan berbagai spekulasi yang tidak benar.

Uya Kuya, anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), mengaku bahwa isu tersebut sama sekali tidak benar. Ia bahkan melaporkan penyebar hoaks tersebut ke Polda Metro Jaya untuk mencari kejelasan dan menjaga reputasinya.

Menurut Uya, dampak dari berita hoaks ini sangat besar. Ia pernah mengalami peristiwa pilu akibat video-video hoaks yang beredar di media sosial. Rumahnya dan keluarganya menjadi korban penjarahan karena informasi palsu yang disebarkan.

“Karena hoaks, saya merasa dirugikan. Apalagi, peristiwa penjarahan rumah saya juga terjadi karena video-video lama dari TikTok saya dikasih tulisan-tulisan seolah-olah itu statement saya, padahal saya nggak pernah bicara apapun saat itu,” ujarnya.

Tidak Ada Dapur MBG Milik Uya Kuya

Uya Kuya menegaskan bahwa ia tidak memiliki 750 dapur MBG seperti yang diberitakan. Ia hanya memiliki satu dapur yang merupakan bagian dari restoran miliknya di Benhil bernama Asli Rasa.

“Dan yang saya bingung dari mana itu cerita saya punya dapur MBG. Karena sampai saat ini saya tidak punya satupun dapur MBG kecuali dapur restoran saya di Benhil namanya Asli Rasa,” katanya.

Ia juga menyesalkan orang-orang yang mengarahkan informasi hoaks kepada fitnah. Menurutnya, mereka tidak memperhatikan dampak negatif dari berita palsu tersebut.

“Mereka mau apa lagi dari saya? Udah kemarin rumah dan keluarga saya di korbankan dengan menggunakan video hoaks dari video-video lama saya yang ditambahkan tulisan-tulisan seolah-olah saya. Dan rumah yang kemarin dijarah juga sampe sekarang aja belum selesai direnovasi, sekarang udah difitnah lagi, kenapa saya lagi yang difitnah,” ujarnya.

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, sebuah informasi memviralkan Uya Kuya memiliki 750 dapur makan bergizi gratis (MBG). Akun Threads bernama @anggur4351 memberikan keterangan postingan tersebut yakni soal pendapatan Uya Kuya dari dapur MBG hingga mencapai Rp4,5 miliar per hari.

“Uya Kuya dengan 750 dapur MBG

750 × 6.000.000 = 4.500.000.000

Jadi hasilnya 4,5 miliar per hari

Nikmat mana lagi yang kalian dustakan!?”

tulis akun tersebut seperti dikutip Minggu (19/4/2026).

Adapun dalam postingan tersebut terpampang wajah Uya Kuya dengan latar belakang aktivitas dapur yang tengah menyiapkan makanan dalam program tersebut.

Laporan Polisi atas Dugaan Hoaks

Atas hal tersebut, Uya Kuya membuat laporan ke Polda Metro Jaya soal dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait narasi di media sosial. Laporan tersebut telah diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Sabtu (18/4/2026).

“Iya benar (Uya Kuya membuat laporan) penyebaran berita bohong,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat dihubungi Minggu (19/4/2026).

Dalam laporan tersebut, ada sejumlah akun yang disebut mengunggah foto Uya Kuya yang diedit dan diberi narasi memiliki 750 dapur MBG. Uya Kuya yang merasa informasi itu hoaks, merasa dirugikan dan akhirnya memutuskan untuk membuat laporan polisi.

“Atas kejadian itu, korban merasa dirugikan dan mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tulis penggalan uraian laporan polisi Uya Kuya.

Profil Uya Kuya

Uya Kuya lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 April 1975. Ia dikenal sebagai entertainer multitalenta: presenter, penyiar radio, aktor, komedian, penyanyi, rapper, pesulap, hingga produser musik.

Kariernya dimulai dari dunia musik bersama grup vokal Tofu, lalu berlanjut dengan karier solo termasuk merilis album soundtrack film Cinta 24 Karat (2003). Ia juga dikenal luas sebagai presenter televisi, pemain sinetron, hingga produser.

Di luar panggung hiburan, Uya menekuni dunia bisnis. Beberapa usahanya antara lain showroom mobil, beternak ikan Louhan, penangkaran kucing ras, restoran Jepang, hingga pisang goreng Pontianak.

Pada tahun 2024, Uya resmi terjun ke dunia politik. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk daerah pemilihan DKI Jakarta II.

Dalam kehidupan pribadi, Uya menikah dengan Astrid Khairunnisha sejak 2003. Pasangan ini dikaruniai dua anak, Cinta dan Sydney.

Suara Tertinggi di Pileg 2024

Dalam Pemilu Legislatif 2024, Uya Kuya berhasil meraih suara terbanyak di dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, serta WNI di luar negeri). Ia mengantongi 41.385 suara dengan progres data masuk 34,20 persen.

Raihan itu bahkan melampaui rekan separtainya, Eko Patrio, yang menduduki peringkat kedua di dapil DKI Jakarta I (Jakarta Timur).

Deretan Kontroversi

Selain kiprahnya di dunia hiburan dan politik, Uya Kuya juga kerap tersandung kontroversi:

  • Konten kebakaran di Los Angeles

    Uya sempat dikritik karena membuat konten di lokasi kebakaran rumah di Los Angeles. Pemilik rumah menilai aksinya tidak sensitif terhadap penderitaan korban.

  • Konflik dengan Denise Chariesta

    Persahabatan Uya dengan Denise Chariesta retak setelah keduanya terlibat perseteruan endorsement. Perselisihan itu melebar hingga menyeret nama keluarga Uya.

  • Kritik kapabilitas politik

    Sejak maju sebagai caleg, Uya sering dipertanyakan keseriusannya di dunia politik. Publik menyoroti apakah popularitasnya bisa benar-benar diandalkan dalam kinerja legislatif.

  • Dugaan pelanggaran kampanye

    Uya pernah dilaporkan ke Bawaslu oleh Migrant CARE terkait dugaan pelanggaran kampanye saat pencalonannya sebagai anggota DPR RI.

  • Joget di sidang MPR 2025

    Aksinya bersama sejumlah anggota DPR berjoget di ruang sidang MPR menuai kritik dari pengamat politik. Uya sempat membela diri dengan menyebut dirinya adalah artis sekaligus politisi, namun pernyataannya dianggap meremehkan lembaga legislatif.


Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *