"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Berita  

Polisi Berhasil Menangkap 7 Pimpinan Situs Judi Online, 6 Orang dari Indonesia dan 1 Orang dari Negara Lain

7 Pimpinan Situs Judi Online Terjaring Razia Polisi, 6 Warga RI dan 1 Warga Asing Diamankan

POJOKMEDAN.COM – Satgas Pemberantasan Judi Online Polri telah berhasil mengamankan tujuh tersangka terkait praktik judi online. Dari tujuh tersangka tersebut, enam diantaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan satu merupakan warga negara asing (WNA).

“Kami berhasil menangkap tujuh tersangka yang terdiri dari satu WNA dan enam WNI dengan omzet miliaran Rupiah. Upaya ini merupakan bukti komitmen Polri dalam menjalankan Asta Cita ke-7,” ujar Wakabareskrim Polri Irjen Asep Edi Suheri, Sabtu (2/11/2024).

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Oktober 2024, dengan fokus pada situs judi slot yang telah menghasilkan omzet miliaran Rupiah. Situs tersebut dikenal dengan nama Slot 878 dan beroperasi secara internasional dengan pengelola yang berasal dari China.

“Situs ini memiliki 85.000 pemain dari Indonesia dan servernya berada di luar negeri,” tambahnya.

Situs tersebut melakukan promosi melalui media sosial dengan menawarkan deposit minimal Rp10.000 tanpa harus melakukan registrasi menggunakan email atau nomor telepon, sehingga banyak orang tertarik untuk bermain.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa aliran dana dari situs tersebut dialirkan ke perusahaan yang dikelola oleh beberapa individu.

“Dalam operasi ini, Polri berhasil menyita uang tunai senilai Rp70 miliar sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Asep juga menjelaskan bahwa sejak periode 15 Juni hingga 1 November 2024, Polri telah mengungkap 300 kasus judi online dan menangkap 370 tersangka. Hal ini merupakan bukti dari komitmen Polri dalam memberantas praktik judi online.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *