"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Effendi Simbolon Minta Megawati Mundur, Todung Mulya Lubis Jadi Curiga Kasus Hasto untuk Serang PDIP

Effendi Simbolon Minta Megawati Mundur, Todung Mulya Lubis Jadi Curiga Kasus Hasto untuk Serang PDIP

Pojokmedan.com – JAKARTA – Penasihat Hukum Hasto Kristiyanto , Todung Mulya Lubis merespons pernyataan Effendi Simbolon yang dimaksud memohon Megawati Soekarnoputri mundur dari kursi ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ). Todung jadi curiga perkara Sekretaris Jenderal PDIP Hasto untuk menyerang partai berlambang kepala banteng bermoncong putih tersebut.

Todung berharap pemberantasan korupsi yang tersebut dilaksanakan lembaga penegakan hukum tak ditunggangi oleh pihak tertentu. Hal ini diungkapkan Todung ketika menyinggung pernyataan mantan politikus PDIP Effendi Simbolon.

Kata dia, Effendi Simbolon beberapa hari setelahnya bertemu Mantan Presiden Jokowi juga meminta-minta Megawati Soekarnoputri mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP sebagai buntut penetapan Hasto Kristiyanto menjadi terperiksa dalam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Hal ini juga semakin menegaskan bahwa yang dimaksud hendak diserang adalah PDIP juga Bu Mega, sehingga Kami semakin meragukan perkara ini adalah murni penegakan hukum,” kata Todung di keterangannya, Kamis (9/1/2025).

Oleh karenanya, ia berharap pemberantasan korupsi tidak ada ditunggangi kepentingan pihak-pihak tertentu untuk menghabisi lawan politik. “Kejadian demi kejadian, perkara demi perkara yang tersebut sedang berjalan semakin mencemaskan jikalau pihak-pihak penegak hukum dapat dimanfaatkan atau salah langkah di kasus-kasus seperti ini,” ujarnya.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *