Pojokmedan.com – JAKARTA – KAI pada masa kini menghadirkan infrastruktur coworking space pada Stasiun LRT Jabodebek Cawang . Fasilitas yang dimaksud diharapkan dapat mengupayakan pengguna yang ingin tetap memperlihatkan produktif pada waktu bepergian atau sekedar transit.
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi mengungkapkan hadirnya coworking space di area Stasiun LRT Jabodebek Cawang merupakan bentuk komitmen LRT Jabodebek untuk lebih banyak dekat dan juga bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin LRT Jabodebek tak hanya sekali menjadi moda transportasi yang dimaksud nyaman kemudian aman, tetapi juga menjadi ruang produktif bagi masyarakat. Co-working space ini diharapkan mampu menjadi pilihan bagi pengguna yang dimaksud ingin bekerja dari mana saja, termasuk di tempat stasiun,” ujar Purnomosidi pada Awal Minggu (3/2/2025).
Coworking space ini berlokasi di tempat Concourse Barat, tepat pada depan Loco Cafe, Stasiun LRT Jabodebek Cawang. Fasilitas ini menyediakan meja juga kursi kerja yang tersebut nyaman dengan kapasitas hingga 48 orang. Penggunawan juga dapat menikmati ruang ber-AC, infrastruktur charger gratis, dan juga koneksi Wi-Fi.
Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis tanpa ketentuan apapun. Konsumen cukup datang dan juga segera menggunakan coworking space sesuai kebutuhan. Coworking space ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Selain itu, keamanan di dalam area working space juga dilengkapi dengan CCTV.
Menariknya, prasarana co-working space ini juga dapat digunakan oleh lembaga atau perusahaan untuk keperluan acara atau kegiatan korporasi, seperti meeting atau workshop. Proses reservasi dapat diadakan melalui petugas di area stasiun untuk melakukan konfirmasi ketersediaan ruang sesuai kebutuhan.
“Demi kenyamanan bersama, pengguna diharapkan untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas, kemudian menjaga suasana tetap memperlihatkan nyaman. User diharapkan untuk tidaklah melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban, seperti mengakibatkan minuman beralkohol, merusak fasilitas, tidur atau berbaring di area area working space, dan juga menyebabkan kegaduhan. Selain itu, kami juga mengimbau agar pengguna tetap memperlihatkan menjaga barang bawaan masing-masing untuk menghindari hal-hal yang dimaksud tidak ada diinginkan,” tambah Purnomosidi.
Dengan adanya infrastruktur ini, LRT Jabodebek berharap dapat menggalang rakyat yang digunakan membutuhkan ruang kerja fleksibel, baik untuk work from home (WFH) maupun menyelesaikan tugas kantor pada waktu transit di area stasiun.
LRT Jabodebek terus berupaya menghadirkan layanan terbaik demi kenyamanan serta kemudahan pengguna. Hadirnya coworking space ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen LRT Jabodebek untuk terus-menerus tumbuh juga berinovasi.





