Pojokmedan.com – JAKARTA – Menyambut musim mudik Lebaran 2025 , PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI terus berinovasi guna meningkatkan kenyamanan dan juga kemudahan bagi pelanggan. Berbagai langkah strategis sudah disiapkan, termasuk peningkatan layanan, optimalisasi fasilitas, dan juga penguatan sistem digitalisasi.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, KAI menempatkan 170 Customer Service Mobile (CSM) di dalam 39 stasiun untuk memberikan informasi lalu bantuan secara langsung untuk pelanggan. Selain itu KAI menambah 383 personel guna memperkuat kebersihan dan juga kenyamanan, yang dimaksud terdiri dari 74 petugas kebersihan stasiun, 130 petugas on-train cleaning (OTC), juga 179 petugas pencuci kereta.
Dalam menggalang keberlanjutan serta mengempiskan pemanfaatan plastik sekali pakai, KAI memperluas infrastruktur water station ke empat stasiun baru (Kertapati, Lamongan, Wonokromo, serta Sidoarjo), sehingga saat ini tersedia dalam 28 stasiun. Selain itu, KAI akan membagikan takjil gratis untuk pelanggan yang tersebut berbuka puasa dalam 21 stasiun utama selama 10 hari menjauhi Lebaran.
Untuk meningkatkan efisiensi proses boarding, Face Recognition Boarding Gate saat ini telah lama tersedia di area 21 stasiun. KAI juga menambah petugas registrasi untuk mempercepat layanan lalu mengempiskan antrean.
Sebagai perubahan di layanan hiburan, KAI menghadirkan New EOB (Entertainment on Board) yang tersebut pada saat ini tersedia di tempat kelas Luxury serta Compartment Suites, dengan media NextGO sebagai penyedia hiburan digital bagi pelanggan.
NextGO merupakan salah satu barang unggulan PT. MNC Kabel Mediacom, kemudian hadir sebagai solusi hiburan digital yang mana menghadirkan pengalaman baru bagi pelanggan KAI. Melalui media NextGO, kami memberikan akses hiburan berkualitas selama perjalanan, sehingga pelanggan dapat lebih banyak menikmati perjalanan merek sama-sama KAI,” ujar Chief Sales and Marketing Officer PT MNC Kabel Mediacom, Iwan Sumarwan.
Dari sisi operasional, hingga 28 Februari 2025, KAI telah lama jual 1.393.836 tiket KA jarak jauh, atau sekitar 40,47% dari total 3.443.832 tiket yang tersedia. Pelanggan diimbau untuk melakukan pemesanan lebih tinggi awal melalui perangkat lunak Access by KAI, website kai.id, atau layanan Contact Center KAI 121.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transportasi berkelanjutan, KAI juga memperkenalkan ciri Carbon Footprint dalam perangkat lunak Access by KAI, yang tersebut memungkinkan pelanggan mengetahui total emisi karbon yang mana berhasil mereka itu hemat dengan menggunakan kereta api dibandingkan moda transportasi lainnya.
“KAI berjanji untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna memberikan pengalaman perjalanan yang tersebut lebih besar aman, nyaman, dan juga efisien bagi seluruh pelanggan. Melalui berbagai inovasi, optimalisasi fasilitas, dan juga digitalisasi layanan, kami berharap dapat menghadirkan mudik Lebaran yang lebih tinggi lancar juga berkesan,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.
- Tol Cibitung-Cilincing Diskon Tarif 46%, Catat Sampai Kapan Berlakunya
- Tambah Alokasi, Mudik Gratis BNI 2025 Siap Berangkatkan 6.050 Pemudik





